Introduksi - Blog at UNY dot AC dot ID

download report

Transcript Introduksi - Blog at UNY dot AC dot ID

Mekanika Teoritis
Persamaan
Kesetimbangan
Badan Kaku (Rigid
Body)
 Tidak pernah ada “badan kaku ideal” pada
elemen struktur
 Elemen berdeformasi pada suatu taraf
pembebanan
DEFORMASI
PENGARUH
BEBAN LUAR
Tidak dapat
diamati
secara
langsung
Untuk menjawab/menyelesaikan masalahmasalah penyebab kerusakan struktur
KEMAMPUAN ELEMEN-ELEMEN STRUKTUR UNTUK MENAHAN
KERUNTUHAN DINAMAKAN “KEKUATAN” (STRENGTH)
DEFOR
MASI
HARUSKA
H DI
BATASI?
YA
WHY?
MAMPU
MENYEDIAKAN
KAPASITAS
LAYAN YANG
MEMADAI
ELEMEN-ELEMEN
STRUKTUR MAMPU
MENAHAN
DEFORMASI
KEMAMPUAN ELEMEN-ELEMEN STRUKTUR UNTUK MENAHAN DEFORMASI
DINAMAKAN “KEKAKUAN” (STIFFNESS)
APABILA KEKUATAN DAN KEKAKUAN TELAH
DICAPAI, SUATU BENTUK BADAN (ELEMENELEMEN STRUKTUR) HARUS STABIL BERDASARKAN KONDISI KESETIMBANGAN
KEKUATAN
KEKAKUAN
KEMAMPUAN SEBUAH BADAN (ELEMENELEMEN STRUKTUR) UNTUK BERTAHAN TERHADAP BEBAN-BEBAN BERDASARKAN KONDISI
KESETIMBANGAN, DINAMAKAN “STABILITAS”
(STABILITY)
STABILITAS
AHLI
STRUKTUR
HARUS
BERHUBUNGAN
DENGAN BENTUKBENTUK YANG RUMIT
UPAYA
PENYEDERHANAAN BENTUK
YANG RUMIT
BATANG MERUPAKAN BENTUK BADAN TIGA DIMENSI
DIMANA DUA DIMENSI PERTAMANYA LEBIH KECIL
DARIPADA DIMENSI KETIGANYA
PLAT MERUPAKAN BENTUK BADAN TIGA DIMENSI
DIMANA SATU DIMENSINYA LEBIH KECIL DIBANDINGKAN DENGAN DUA DIMENSI LAINNYA
CANGKANG MERUPAKAN BENTUK BADAN TIGA
DIMENSI DIMANA SATU DIMENSINYA LEBIH KECIL
DIBANDINGKAN DENGAN DUA DIMENSI LAINNYA
DAN DIBATASI OLEH SISI-SISI YANG MELENGKUNG
BLOK MERUPAKAN BENTUK BADAN TIGA DIMENSI
DIMANA KETIGA DIMENSINYA MEMILIKI BESARAN
DIMENSI YANG HAMPIR SAMA.
Bahan-bahan badan memiliki struktur yang
pada dan menerus  kebanyakan bahanbahan struktur memiliki struktur bergradasi
baik yang dapat dianggap padat dan
menerus.
 Bahan-bahan badan (dalam batas
tertentu) homogen dan isotropis (memiliki
sifat yang sama pada setiap titik dan arah).
 Tidak terdapat gaya-gaya dalam (initial /
residu) yang bekerja pada badan.

Prinsip-prinsip superposisi; efek sistem gayagaya yang bekerja pada sebuah badan
asma dengan jumlah efek gaya yang
sama yang bekerja pada sebuah badan
dalam segala hal  efek-efek: deformasideformasi, gaya-gaya dalam, pergeseran
titik-titik.
 Prinsip-prinsip Saint Vernant; pada titik-titik
yang cukup jauh dari lokasi bekerjanya
gaya, gaya-gaya dalam tergantung pada
bagian kecil ragam beban tersebut
bekerja.
