TUJUAN PEMBELAJARAN               A. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN A.1. KONSEP TUJUAN PENDIDIKAN A.2. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN B.

Download Report

Transcript TUJUAN PEMBELAJARAN               A. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN A.1. KONSEP TUJUAN PENDIDIKAN A.2. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN B.

TUJUAN PEMBELAJARAN














A. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN
A.1. KONSEP TUJUAN PENDIDIKAN
A.2. KLASIFIKASI TUJUAN PENDIDIKAN
B. PENGERTIAN , TEORI-TEORI, DAN CIRI-CIRI PEMBELAJARAN
B.1. PENGERTIAN PEMBELAJARAN
B.2. TEORI-TEORI PEMBELAJARAN
B.3. CIRI CIRI PEMBELAJARAN
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
C.1. RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
C.2. BAGAIMANA MERUMUSKAN
TUJUAN PEMBELAJARAN
KONSEP TUJUAN PENDIDIKAN
Menurut Zais (1976:439)
Aims,Goals
,Objectives
Learning
Aktivities
Content
Evaluasi
KLASIFIKASI TUJUANPENDIDIKAN
Broudy (dalam Zais, 1976: 307)
Tujuan pendidikan dapat diklasifikasikan menjadi 4
kategori yang saling berkaitan ;
1. Tujuan pendidikan diarahkan pada pencapaian pola nilai
utama
2. Organisasi sosial yang lebih disukai
3. Peranan sosial yang lebih diinginkan
4. Gaya hidup yang lebih disenangi.
KLASIFIKASI TUJUANPENDIDIKAN
Schubert (1986, 202-206)
Empat tujuan pendidikan yaitu;
1. Sosialisasi
2. Pencapaian
3. Pertumbuhan
4. Perubahan sosial
PENGERTIAN PEMBELAJARAN

Belajar adalah proses perubahan perilaku secara aktif, proses
mereaksi terhadap semua situasi yang ada di sekitar individu,
proses yang diarahkan pada suatu tujuan, proses berbuat melalui
berbagai pengalaman, proses melihat, mengamati, dan memahami
sesuatu yang dipelajari.

Mengajar sendiri memiliki pengertian :
@ Upaya guru untuk “membangkitkan” yang berarti menyebabkan
atau mendorong seseorang (siswa) belajar. (Rochman Nata
Wijaya,1992)
@ Menciptakan lingkungan yang memungkinkan terjdinya proses
belajar. (Hasibuan J.J,1992)
@ Suatu usaha untuk membuat siswa belajar, yaitu usaha untuk
terjadinya perubahan tingkah laku. (Gagne)
PENGERTIAN PEMBELAJARAN

Instruction atau pembelajaran adalah suatu sistem yang
bertujuan untuk membantu proses belajar siswa, yang berisi
serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa
untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar
siswa yang bersifat internal. Gagne dan Briggs (1979:3)

Pembelajaran adalah Proses interaksi peserta didik dengan
pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. (UU
No. 20/2003, Bab I Pasal Ayat 20)

Pembelajaran adalah usaha sadar dari guru untuk membuat
siswa belajar, yaitu terjadinya perubahan tingkah laku pada diri
siswa yang belajar, dimana perubahan itu dengan didapatkannya
kemampuan baru yang berlaku dalam waktu yang relatif lama dan
karena adanya usaha
Komponen Kegiatan Pembelajaran :
1. Siswa
Seorang yang bertindak sebagai pencari, penerima, dan
penyimpan isi pelajaran yang dibutuhkan untuk mencapai
tujuan.

2. Guru
Seseorang yang bertindak sebagai pengelola, katalisator,
dan peran lainnya yang memungkinkan berlangsungnya
kegiatan belajar mengajar yang efektif.

3. Tujuan
Pernyataan tentang perubahan perilaku (kognitif,
psikomotorik, afektif) yang diinginkan terjadi pada siswa
setelah mengikuti kegiatan pembelajaran.

Komponen Kegiatan Pembelajaran :
4. Isi Pelajaran
Segala informasi berupa fakta, prinsip, dan konsep yang diperlukan
untuk mencapai tujuan.

5. Metode
Cara yang teratur untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk
mendapat informasi yang dibutuhkan mereka untuk mencapai tujuan.

6. Media
Bahan pengajaran dengan atau tanpa peralatan yang digunakan untuk
menyajikan informasi kepada siswa.

7. Evaluasi
Cara tertentu yang digunakan untuk menilai suatu proses dan hasilnya.

TEORI-TEORI PEMBELAJARAN
1. Behavioristik
Pembelajaran selalu memberi stimulus kepada siswa agar menimbulkan respon
yang tepat seperti yang kita inginkan. Hubungan stimulus dan respons ini bila
diulang kan menjadi sebuah kebiasaan.
2. Kognitivisme
Pembelajaran adalah dengan mengaktifkan indera siswa agar memeperoleh
pemahaman sedangkan pengaktifan indera dapat dilaksanakan dengan jalan
menggunakan media/alat Bantu. Pembelajaran adalah dengan mengaktifkan
indera siswa agar memeperoleh pemahaman sedangkan pengaktifan indera dapat
dilaksanakan dengan jalan menggunakan media/alat Bantu.
3. Humanistic
Dalam pembelajran ini guru sebagai pembimbing memberi pengarahan agar
siswa dapat mengaktualisasikan dirinya sendiri sebagai manusia yang unik
untuk mewujudkan potensi-potensi yang ada dalam dirinya sendiri
4. Sosial/Pemerhatian/permodelan
Proses pembelajaran melalui proses pemerhatian dan pemodelan. Bandura
(1986) mengenal pasti empat unsur utama dalam proses pembelajaran
melalui pemerhatian atau pemodelan, yaitu perhatian (attention), mengingat
(retention), reproduksi (reproduction), dan penguatan (reinforcement),
motivasi (motivion).
CIRI CIRI PEMBELAJARAN

Menurut Eggen & Kauchak (1998)
enam ciri pembelajaran yang efektif, yaitu:
1.
Siswa menjadi pengkaji yang aktif terhadap lingkungannya melalui
mengobservasi, membandingkan, menemukan kesamaan-kesamaan dan
perbedaan-perbedaan serta membentuk konsep dan generalisasi berdasarkan
kesamaan-kesamaan yang ditemukan,
2.
Guru menyediakan materi sebagai fokus berpikir dan berinteraksi dalam
pelajaran,
3.
Aktivitas-aktivitas siswa sepenuhnya didasarkan pada pengkajian,
4. Guru secara aktif terlibat dalam pemberian arahan dan tuntunan kepada siswa
dalam menganalisis informasi,
5.
Orientasi pembelajaran penguasaan isi pelajaran dan pengembangan
keterampilan berpikir, serta
6.
Guru menggunakan teknik mengajar yang bervariasi sesuai dengan tujuan
dan gaya mengajar guru.
CIRI CIRI PEMBELAJARAN

Ciri-ciri pembelajaran yang menganut
unsur-unsur dinamis dalam proses belajar
siswa sebagai berikut :
1. Motivasi belajar
2. Bahan belajar
3.Alat Bantu belajar
4. Suasana belajar
5. Kondisi siswa yang belajar
RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
> Robert F. Mager (1962)
tujuan pembelajaran adalah perilaku yang hendak
dicapai atau yang dapat dikerjakan oleh siswa
pada kondisi dan tingkat kompetensi tertentu
Kemp (1977) dan David E. Kapel (1981)
tujuan pembelajaran suatu pernyataan yang
spesifik yang dinyatakan dalam perilaku atau
penampilan yang diwujudkan dalam bentuk
tulisan untuk menggambarkan hasil belajar
yang diharapkan

RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
@ Henry Ellington (1984)
tujuan pembelajaran adalah pernyataan yang
diharapkan dapat dicapai sebagai hasil belajar
@ Oemar Hamalik (2005)
tujuan pembelajaran adalah suatu deskripsi
mengenai tingkah laku yang diharapkan
tercapai oleh siswa setelah berlangsung
pembelajaran .
RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN

Dalam Permendiknas RI No. 52 Tahun
2008 tentang Standar Proses disebutkan
bahwa tujuan pembelajaran memberikan
petunjuk untuk memilih isi mata pelajaran,
menata urutan topik-topik, mengalokasikan
waktu, petunjuk dalam memilih alat-alat
bantu pengajaran dan prosedur pengajaran,
serta menyediakan ukuran (standar) untuk
mengukur prestasi belajar siswa.
RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
KESIMPULAN
(1) tujuan pembelajaran adalah
tercapainya perubahan perilaku
atau kompetensi pada siswa setelah
mengikuti kegiatan pembelajaran

(2) tujuan
dirumuskan dalam bentuk
pernyataan atau deskripsi yang
spesifik.
4 manfaat dari tujuan pembelajaran
Nana Syaodih Sukmadinata (2002)

(1) memudahkan dalam mengkomunikasikan
maksud kegiatan belajar mengajar kepada
siswa, sehingga siswa dapat melakukan
perbuatan belajarnya secara lebih mandiri;

(2) memudahkan guru memilih dan menyusun
bahan ajar;

(3) membantu memudahkan guru menentukan
kegiatan belajar dan media pembelajaran;

(4) memudahkan guru mengadakan penilaian.
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN

W. James Popham dan Eva L. Baker (2005)
pada masa lampau guru diharuskan
menuliskan tujuan pembelajarannya dalam
bentuk bahan yang akan dibahas dalam
pelajaran, dengan menguraikan topik-topik
atau konsep-konsep yang akan dibahas
selama berlangsungnya kegiatan
pembelajaran.
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN

W. James Popham dan Eva L. Baker (2005)
Menegaskan bahwa seorang guru profesional
harus merumuskan tujuan pembelajarannya
dalam bentuk perilaku siswa yang dapat diukur
yaitu menunjukkan apa yang dapat dilakukan
oleh siswa tersebut sesudah mengikuti
pelajaran.
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN


Bloom (Gulo, 2005)
(1) kawasan kognitif yaitu kawasan yang berkaitan aspek-aspek
intelektual atau berfikir/nalar, di dakamnya mencakup:
pengetahuan (knowledge), pemahaman (comprehension),
penerapan (application), penguraian (analysis), memadukan
(synthesis), dan penilaian (evaluation);

(2) kawasan afektif yaitu kawasan yang berkaitan aspek-aspek
emosional, seperti perasaan, minat, sikap, kepatuhan terhadap
moral dan sebagainya, di dalamnya mencakup: penerimaan
(receiving/attending), sambutan (responding), penilaian
(valuing), pengorganisasian (organization), dan karakterisasi
(characterization); dan

(3) kawasan psikomotor yaitu kawasan yang berkaitan dengan
aspek-aspek keterampilan yang melibatkan fungsi sistem syaraf
dan otot (neuronmuscular system) dan fungsi psikis
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN

W. James Popham dan Eva L. Baker (2005)
menyarankan dua kriteria yang harus dipenuhi
dalam memilih tujuan pembelajaran, yaitu:
(1) preferensi nilai guru yaitu cara pandang dan
keyakinan guru mengenai apa yang penting dan
seharusnya diajarkan kepada siswa serta
bagaimana cara membelajarkannya; dan
(2) analisis taksonomi perilaku sebagaimana
dikemukakan oleh Bloom di atas.
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Oemar Hamalik (2005)
komponen-komponen yang harus terkandung
dalam tujuan pembelajaran, yaitu :
(1) perilaku terminal,

(2) kondisi-kondisi dan
(3) standar ukuran. Hal senada dikemukakan
Mager
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN

(Hamzah B. Uno, 2008)
bahwa tujuan pembelajaran sebaiknya mencakup tiga
komponen utama, yaitu:
(1) menyatakan apa yang seharusnya dapat
dikerjakan siswa selama belajar dan kemampuan apa
yang harus dikuasainya pada akhir pelajaran;
(2) perlu dinyatakan kondisi dan hambatan yang
ada pada saat mendemonstrasikan perilaku
tersebut; dan
(3) perlu ada petunjuk yang jelas tentang standar
penampilan minimum yang dapat diterima.
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Dick dan Carey (Hamzah Uno, 2008) menyatakan
bahwa tujuan pembelajaran terdiri atas:
(1) tujuan harus menguraikan apa yang akan dapat
dikerjakan atau diperbuat oleh anak didik;

(2) menyebutkan tujuan, memberikan kondisi atau
keadaan yang menjadi syarat yang hadir
pada waktu anak didik berbuat; dan
(3) menyebutkan kriteria yang digunakan untuk
menilai unjuk perbuatan anak didik yang
dimaksudkan pada tujuan
MERUMUSKAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Hamzah B. Uno (2008)
mengemukakan tentang teknis penyusunan tujuan
pembelajaran dalam format ABCD.
A=Audience (petatar, siswa, mahasiswa, murid dan sasaran didik
lainnya),
B=Behavior (perilaku yang dapat diamati sebagai hasil belajar),
C=Condition (persyaratan yang perlu dipenuhi agar perilaku yang
diharapkan dapat tercapai, dan
D=Degree (tingkat penampilan yang dapat diterima)

KESIMPULAN

1. Tujuan pendidikan merupakan suatu elemen penting dalam pengembangan
kurikulum. Tujuan pendidikan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam
merancang kurikulum, terutama dalam memilih dan menetapkan materi,
metode/proses dan menetapkan alat evaluasi. Tujuan juga sebagai alat untuk
mengukur keberhasilan sebuah rancangan kurikulum

2. Seorang guru dalam merencanakan pembelajaran dituntut untuk dapat
merumuskan tujuan pembelajaran secara tegas dan jelas.

3. Perumusan tujuan pembelajaran dapat memberikan manfaat tertentu bagi
guru maupun siswa

4. Saat ini telah terjadi pergeseran dalam merumuskan tujuan pembelajaran dari
penguasaan bahan ke penguasan performansi.

5. Tujuan pembelajaran adalah suatu pernyataan yang spesifik yang dinyatakan
dalam perilaku atau penampilan yang diwujudkan dalam bentuk tulisan untuk
menggambarkan hasil belajar yang diharapkan.

6. Tujuan pembelajaran seyogyanya dirumuskan secara jelas, yang didalamnya
mencakup komponen: Audience, Behavior, Condition dan Degree
TERIMA KASIH