Manajemen Fasilitas Rumah Sakit Pertemuan 4

download report

Transcript Manajemen Fasilitas Rumah Sakit Pertemuan 4

FASILITAS EMERGENCY
(UNIT GAWAT DARURAT)
RUDY KRISTIANTO
RUANG EMERGENCY
PENDAHULUAN
 Pasien emergency, adalah pasien pengunjung RS yang “tidak
direncanakan”. Kedatangannya ke RS akibat dari kondisi
kegawatan yang sedang dideritanya.
 Semua RS harus memiliki fasilitas pelayanan Emergency (=
Gawat Darurat), yang siap menerima pasien tiap hari 24-jam.
 Untuk melaksanakan fungsinya Unit EMG (UGD) memerlukan
dukungan Dokter/Nurse selalu std.by 24-jam.
 Kegiatan UGD perlu dukungan Radiologi (foto Rontgen),
lab.klinik, operasi kecil, namun tidak jarang perlu dukungan
operasi besar.
Pengunjung UGD

Pola kunjungan UGD:
– Pasien, datang dengan ambulance, kendaraan
lainnya, bahkan ada yang datang dengan jalan
kaki.
– Pengunjung lain:



Pengatar pasien,
Keluarga/kerabat yang bezuk,
Polisi (pada pasien kecelakaan, kejahatan),
– Kendaraan: ambulance, mobil pribadi, motor,
kendaraan lain,
Kondisi Pasien Umum dan Penyimpangan
Pada umumnya pasien UGD, adalah pasien yang tidak mampu jalan
sendiri, memerlukan pertolongan orang lain, sehingga perlu ada
troley pasien EMG, kursi roda, tongkat dll. Sehingga
kedatangannya ke UGD memang dalam kondisi kegawatan.
Penyimpangan, sering pasien sengaja datang melalui UGD dengan
tujuan agar mendapat pelayanan yang lebih mudah dan cepat,
baik pelayanan maupun persyaratan administrasinya:
1. Pada RS yang bekerja sama dengan PT Askes (Askes
Miskin). Jika melalui UGD persyaratan administrasi ada
kelonggaran dapat diselesaikan dalam waktu 3 x 24 jam
sejak pasien diterima.
2. Jika kelas rawat inap semuanya penuh, ada kesengajaan
pura2 Emergency, dengan tujuan pasti pasien dapat masuk
dan dilayani, yang menimbulkan kesulitan bagi RS untuk
mengendalikannya.
Fasilitas Pendukung ruang
EMERGENCY











Pintu masuk harus mudah di akses dari luar.
Ruang kegiatan klinis harus terpisah dengan sekat dari ruang
umum/penunjang.
Area pertama digunakan untuk ruang triage
Ruang Tindakan treatment berdekatan dengan triage.
Ruang pemulihan / recovery dirancang untuk one day care.
Suply obat dan farmasi sebaiknya melalui loket, untuk
menghidari lalu lalang petugas non medik.
Counter perawat diupayakan dapat langsungmengamati secara
langsung perkembangan pasien.
Sebaiknya dekat dengan Laboratorium PA dan mudah ke OK
Tersedia fasilitas gas medis.
Tersedia supply listrik untuk mobile x-ray
Alat2 live saving sangat diperlukan.
FASILITAS EMERGENCY
Fasilitas yang diperlukan dipengaruhi oleh lingkup pelayanan yang dapat
diberikan oleh RS, antara lain:
1. Fasilitas Bangunan:
1. Pintu mudah dicapai oleh pengunjung,
2. Ada jalur ramp yang memudahkan masuknya kereta dorong EMG,
dan kursi dorong, disamping tangga pejalan kaki.
3. Ruang Tunggu,
4. Toilet pengunjung.
2. Ruang penerimaan, triage, treatment
1. Kereta dorong, Kursi roda.
2. Persediaan Medical gas (O2 danlain-lain).
3. Obat-obatan (EMG seperti bethadine, dll, obat life saving)
4. Bahan farmasi/alkes( bius, kapas, kasa pembalut, spalk, dll)
5. Linen, gown,
6. Tensi meter, bantuan pernapasan, Lampu periksa (lampu senter,.)
7. Instrument set EMG (gunting, pisau, pinset, forceps, korintang, dll).
8. Defibrilator
LANJUTAN…FASILITAS EMERGENCY
3.
Ruang Observasi, one-day care:
1.
Bed pasien, mayo table, bed side cabinet, tangga, kursi / stool,
2.
Monitor jantung, pressure, temperatur, Respirator,
3.
Tensimeter,
4.
Ventilator,
5.
Defibrilator.
6.
Linen, laken,
4.
Ruang Penyimpanan Alat,
Ruang Linen (bersih / kotor),
Fasilitas Mobile X-ray unit + acessories.
Ruang Operasi Kecil
Ruang Jaga Petugas Emergency,
Ruang Monitor Observasi,
Ruang Obat / Barang Farmasi,
Ruang Toilet,
Ruang Pan flusher,
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
RANCANGAN RUANG / BANGUNAN
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
Pintu masuk mudah di capai dari luar dengan ukuran daun pintu
ukuran min. 140 cm (double swing door),
Area acess pengunjung terbatas, tidak mudah masuk kedalam
area “kegiatan klinis”,
Alur kegiatan lalu-lintas petugas penunjang medik/umum
diupayakan dibatasi pintu-pintu,
Lebar koridor minimum 220 cm,
Ruang tunggu pengunjung terbatas,
Mudah acess lintasan pasien darurat menuju ruang operasi,
ICU/ICCU,
Ruang-ruang pendukung administrasi (loket keuangan,registrasi,
apotik, dll)
Dinding warna dinding pintu, terang dan mudah dibersihkan,
dilapisi bahan tahan benturan trolley, bed dll.
Lantai halus terang dan mudah dibersihkan.
Office
Office
28 sq. ft.
28 sq. ft.
apotek
Office
Office
28 sq. ft.
112 sq. ft.
reception
dokter
recovery
nurse
triage
Supply
farmasi
treatment
Office
Office
28 sq. ft.
linen
recovery
28 sq. ft.
Office
cv
28 sq. ft.
Office
Office
Office
28 sq. ft.
28 sq. ft.
28 sq. ft.
Office
Office
28 sq. ft.
cv
Office
Office
28 sq. ft.
29 sq. ft.
28 sq. ft.
Waste
Dry Utility
Room
Clean Utility
Room
L1
L2
Storage
Labor Room
(First Stage)
L3
L4
P4
P3
ORT 1
Clean
Storage
Operating
Room
D1
Delivery Room
(Second Stage)
Scrub
ORT 2
Changing
D2