pert-1_silabus_pengert-inf_def-inf1

Download Report

Transcript pert-1_silabus_pengert-inf_def-inf1

Penelusuran Informasi
Widodo
Email: [email protected]
WebBlog: http://widodo.staff.uns.ac.id
HP: 08562 999 385
Josroyo Indah D116 RT 7 RW XVI, Jaten, Karanganyar
DESKRIPSI SINGKAT MATAKULIAH
Matakuliah
Fakultas
Program Studi
SKS
: Penelusuran Informasi
: Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
: D3 Manajemen Administrasi
: 3 (tiga)
Deskripsi singkat:
Matakuliah ini memberikan pemahaman arti dan manfaat penelusuran
informasi, sekaligus kosep/teknik, proses, pelaksanaan penelusuran
informasi, sehingga setelah menyelesaiakan matakuliah ini mahasiswa
diharapkan mampu melakukan penelusuaran informasi, menyediakan
informasi dan menjadi “information organiser”.
Peta Kompetensi
Mampu menerapkan strategi penelusuran dan
menyediakan informasi
Menjelaskan arti/konsep dan
manfaat/tujuan penelusuran
informasi, “Information seekers”
and “Information Environment”,
serta “Information
infrastructures”
Menjelaskan “Indexing” dan
“Filing System”
Menjelaskan “Search
Stategies”,
“Information Network”
dan “Bibliographic Tools”
Menjelaskan
“Information
Resources” dan
mempraktekkannya
dalam penelusuran
informasi
SUMBER RUJUKAN (antara lain)
1. FOSKETT, A.C. The subject approach to information 4th ed. London : Clive Bingley, 1982.
2. WURSANTO, Ig. Kearsipan 2. Yogyakarta : Kanisius, 1991.
3. NEEDHAM, C.D. Organizing knowledge in libraries : an introduction to information retrieval 2nd ed.
London : Andre Devtsch, 1974.
4. PFEIFFER, William S. Technical writing : a practical approach 4th ed. Upper Saddle River, N.J.: Prentice
Hall, 2000.
5. Marchionini, Gary. Information-seeking perspective and framework dari :
http://www.unc.edu/~fazel/march.html diakses 25 Agustus 2011, jam 12.00.
6. BROGMAN, Christine L. The Primise and promise of a global information infratructure dari
http://www.firstmonday.dk/issues/issue5_8/borgman/index.html#author diakses 25 Agustus 2011, jam
12.05.
7. KAHN, Robert E. Digital Object Infrastructure Project. dari http://www.cnri.reston.va.us/ home/dobi.html
diakses 25 Agustus 2011, jam 12.10.
Isi Kuliah
Menjelaskan arti/konsep dan manfaat/tujuan penelusuran informasi, Menjelaskan “Information
seekers” and information environment”, serta “Information infrastructures”
1. Introduction to information seeking
2. Information seekers and information environment
3. Information infrastructures
4. Ergoeconomics
II. Menjelaskan Indexing, Filing System dan Abstracting
5. Indexing
6. Filing System
7. Abstracting
III. Menjelaskan “Search Stategies”, “Information Network” dan “Bibliographic Tools”
8. Search strategies
9. Information Network
10. Bibliographic Tools
IV. Menjelaskan “Information Resources”
11. Information on Indexes and Abstract
12. Online Public Access Catalog
13. Koleksi Referensi dan Layanan Referensi
14. Digital Library
15. Censorship
16. Terbitan Berkala
I.
Penilaian
1.
2.
3.
4.
Uji KD 1
Uji KD 2
Uji KD 3
Uji KD 4
bobot 1
bobot 1
bobot 1
bobot 1
Pengertian Informasi
1. MARTINO (1968): Informasi adalah secercah pengetahuan yang berisi
suatu unsur kejutan (surprise).
(merupakan suatu produk atau hasil suatu proses yang dapat memberikan
manfaat kepada si penerima)
2. LUCAS (1979): Informasi adalah suatu kesatuan yang tampak maupun
tidak tampak yang berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian suatu
keadaan atau periswtiwa di masa depan.
(bukan data mentah, tetapi berasal dari data umum yang sudah diproses
dengan sistem tertentu)
Pengertian Informasi (lanjutan)
3. DAVIS (1974): Informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk
yang memberikan arti kepada penerimanya dan mengandung nilai yang benarbenar tampak bagi pengambilan putusan-putusan pada masa kini atau mendatang.
4. PENGERTIAN UMUM:
Informasi adalah sekumpulan data yang telah diproses dalam format atau sistem
tertentu yang dapat memberikan arti, manfaat, dan kejutan (surprise) bagi yang
menerimanya dan bersifat tidak statis, dan dalam pengambilan keputusan.
Asal Mula Informasi
(OUTPUT)
KARYA ARTISTIK
produksi
NASKAH
INFORMASI
ideal
TUJUAN
produksi
material
(OUTPUT)
KARYA JURNALISTIK
KARYA ILMIAH
BISA JADI INFORMASI ADALAH DOKUMEN
 Istilah Dokumentasi dari kata document (Belanda), document
(Inggris), documentum (Latin).
 Sebagai kata kerja document berarti: menyediakan dokumen,
membuktikan dengan menunjukkan adanya dokumen.
 Sebagai kata benda berarti: wahana informasi, data yang terekam
atau dimuat dalam wahana tersebut beserta maknanya yang
digunakan untuk belajar, kesaksian, penelitian, rekreasi, dan
sebaginya. (Wahana = kebenaran, alat pengangkut, angkutan, alat
untuk mencapai tujuan)
BISA JADI INFORMASI ADALAH DOKUMEN (lanjutan)
Poerwadarminta, W.J.S. Kamus umum Bahasa Indonesia. (2007):
Dokumen:
• Sesuatu yang tertulis atau tercetak yang dapat dipakai sebagai bukti
atau keterangan (seperti akta kelahiran, surat nikah, surat
perjanjian).
• Barang cetakan atau naskah karangan yang dikirim melalui pos.
Dokumentasi:
• Pemberian atau pengumpulan bukti-bukti dan keterangan (seperti
kutipan-kutipan dari surat kabar dan gambar-gambar).
BISA JADI INFORMASI ADALAH DOKUMEN (lanjutan)
Badudu, Jus. Kamus umum Bahasa Indonesia (1976):
 Dokumen:
• Surat bukti tertulis atau tercetak yang dapat digunakan sebagai bukti.
• Barang tertulis yang disimpan yang sewaktu-waktu dapat dilihat kembali
bila diperlukan.
 Dokumentasi:
• Semua tulisan yang dikumpulkan dan disimpan yang dapat digunakan bila
diperlukan, juga gambar dan foto.
• Mendokumentasikan: mengatur dan menyimpan tulisan atau gambar atau
foto sebagai dokumen.
BISA JADI INFORMASI ADALAH DOKUMEN (lanjutan)
Ensiklopedi Umum (1977):
•
Dokumen adalah surat, akta, piagam, surat resmi dan bahan rekaman lain baik tertulis
atau tercetak yang memberi keterangan untuk penyelidikan ilmiah, dalam arti yang luas
termasuk segala macam benda yang dapat memberikan keterangan mengenai sesuatu
hal.
•
Dalam arti yang luas, segala macam benda yang dapat memberikan keterangan, yang
sifatnya tidak terbatas hanya tertulis atau tercetak saja.
Di Indonesia ada pengertian dokumentasi korporil dan dokumentasi literer.

Dokumentasi korporil menyangkut dokumen yang tidak tercetak atau terekam
(dokumen peluru, barang antik, preparat, dsb.)

Dokumentasi literer mengacu pada dokumen yang tercetak dan atau terekam,
misalnya: buku, majalah, kaset, peta, dan sejenisnya.
BISA JADI INFORMASI BERUPA ARSIP
--------------- Kamus Besar bahasa Indonesia (1989). Jakarta: Balai Pustaka.
Arsip adalah dokumen tertulis yang mempunyai nilai historis, disimpan dan
dipelihara di tempat khusus untuk referensi
BISA JADI INFORMASI BERUPA ARSIP (lanjutan)
Pengertian Arsip menurut undang-undang Nomor 7 Tahun 1971 tentang Ketentuan-Ketentuan
Pokok Kearsipan, yang dinyatakan bahwa arsip adalah:
1. Naskah-naskah yang dibuat, dan diterima oleh Lembaga-Lembaga Negara dan
Badan-Badan Pemerintah dalam bentuk corak apapun baik dalam keadaan tunggal maupun
berkelompok, dalam rangka pelaksanaan kegiatan pemerintahan.
2. Naskah-naskah yang dibuat dan diterima oleh Badan-Badan swasta dan pemerintah atau
perorangan dalam bentuk corak apapun baik dalam keadaan tunggal maupun berkelompok,
dalam rangka kehidupan kebangsaan.
 Yang dimaksud dengan naskah-naskah dalam bentuk corak bagaimanapun juga dari sesuatu
arsip dalam pasal ini adalah meliputi baik yang tertulis maupun yang dapat dilihat dan
didengar seperti halnya hasil-hasil rekaman, film dan lain sebagainya.
(http://id.wikipedia.org/wiki/Arsip)
= Information Seeking
= Information Exploration
= Information Searching
= Information Retrieval
= Information Digging
= Survey of Information
MacMillan dictionary information techology the techniques for storing and
searching large quantities of data and making seleced data available
(teknik penyimpanan dan pencarian sejumlah data dan memungkinkan data
tersebut ada (tersedia)
Lasa Hs. penemuan balik informasi, yaitu proses pencarian kembali
informasi yang disimpan suatu perpustakaan, pusat informasi dengan
menggunakan petunjuk, simbol tertentu (Kamus istilah perpustakaan).
Kowalski (1997): “An Information Retrieval System is a system
that is capable of storage, retrieval, and maintenance of
information. Information in this context can be composed of text
(including numeric and date data), images, audio, video, and other
multi-media objects).”
(Sistem temu kembali adalah suatu sistem yang mampu untuk
menyimpan, menemukan kembali, dan me-maintance informasi.
Informasi dalam konteks ini dapat terdiri atas teks, yang
mencakup angka-angka dan data tanggal, gambaran, audio, video,
dan objek multi-media lain).
1. Search for documents that fall in a given topic
2. Search for a specific information
3. Search an answer to a question
4. Search for information in a different language
•
•
•
•
Conventional (library catalog, indexes, abstract)
Multimedia (CD-ROMs, Vidoe Recordings)
WWW - more than 3 billion documents indexed
IR systems on the Web:
Search for Web pages: http://www.google.com
http://www.yahoo.com
Search for images:
http://images.google.com
Search for answers to questions:
http://www.askjeeves.com
Search for music
http://www.iomusic.com/
Materi Information Seekers and
Information Environment