Voltage Divider and Amplifier

Download Report

Transcript Voltage Divider and Amplifier

Prategangan Transistor
• Transistor sebagai switch  rangkaian digital
• Transistor sebagai sumber arus  rangkaian
linier
• Amplifier sebagai contoh rangkaian linier
• Perancangan amplifier menggunakan
transistor didahului dengan menentukan titik
quiescent yang berada ditengah garis beban
• Dioda emiter  bias maju
• Dioda collector  bias mundur
Prategangan Basis
Prategangan Umpan Balik Emmiter
Prategangan Umpan Balik
Collector
Prategangan Pembagi
Tegangan
• Banyak digunakan pada rangkaian-rangkaian
linier
• Ide dasarnya adalah rangkaian pembagi
tegangan (voltage divider)
Arus pada emiter
V TH 
IE 
R2
R1  R 2
V CC
V TH  V BE
RE
Macam pembagi tegangan
• Stiff voltage divider (RTH≤0,01dcRE)
• Firm voltage divider (RTH≤0,1dcRE)
R TH 
R1  R 2
R1  R 2
V BE  I E R E  V TH  I B R TH  0
I B  I E  dc
IE 
IE 
V TH  V BE
R E  R TH  dc
V TH  V BE
RE
Tegangan pada transistor
V C  V CC  I C R C
V E  I E R E  V TH  V BE
V B  V TH
Pedoman perancangan
V E  0 ,1V CC
R1 
V1
V2
R2
RC  4 R E
R 2  0 , 01  dc R E
R 2  0 ,1  dc R E
RE 
VE
IE
Rangkaian hasil perancangan
Contoh perancangan
Penguat dgn pemberi prategangan
Rancanglah prategangan pembagi tegangan
dengan ketentuan sbb : VCC = 20 V, IC = 5 mA,
Variasi dc berkisar 80 - 400
VE  2 V
RE 
2V
 400 
5 mA
R C  4 ( 400  )  1600 
V B  2 ,7 V
V1  V CC  V 2  20 - 2,7  17 ,3
R 2  0,01(80)(4 00)  320
R1 
V1
V2
R 2  1992 
Prategangan Emiter
IE 
V EE  V BE
RE
Rumus
IE 
yang untuk tepa
V EE  V BE
R E  R B β dc
R B  0,001 β dc R E
V C  V CC  I C R C
t IE
Pemindahan Ground
• Arus dan tegangan transistor tidak berubah
karena pemindahan ground