DESAIN TEROPONG BINTANG

Download Report

Transcript DESAIN TEROPONG BINTANG

Disusun oleh
 Sekar ayodya
 Sulastri
 Suranti puspita wardani
 Titis melani D.s
Tujuan:
 Untuk mengetahui cara kerja alat optik (teropong
bintang)
 Untuk mengetahui bagaimana cara menghitung fokus
lensa pada teropong bintang
 Untuk mengetahui kegunaan dan prinsip kerja
teropong bintang
DASAR TEORI
 Teropong bintang digunakan untuk mengamati
benda-benda langit seperti planet, bintang, dan
asteroid. Teropong bintang menggunakan dua buah
lensa cembung, satu lensa obyektif, dan satu lensa
okuler.
 Jarak fokus lensa obyektif lebih panjangdari pada jarak
fokus lensa okulernya (fob>fok). Kedua titik fokus
tersebut berimpit.
Prinsip Kerja
Prinsip kerja teropong bintang sama dengan prinsip kerja
mikroskop pada saat mata tidak berakomodasi.
Perbesaran bayangan pada teeropong bintang untuk mata
tak berakomodasi dapat ditentukan dengan rumus:
M= fob: fok
Panjang teropong bintang (d) adalah jarak lensa objektif dan
okulernya.
d= fob + fok
Untuk menghitung fokus lensa dengan cara
1/f = 1/s +1/s’
Alat dan Bahan
Selongsong kock
 Kertas Karton
 Kertas perak
 Sterofom
 Isolasi
 Kayu
 Lensa okuler
 Lensa obyektif
Cara Membuat









Siapkan alat dan bahan
Siapkan desain teropong yang telah dibuat
Mengukurr panjang selongsong sesuai kebutuhan
Mencari fokus lensa okuler dan lensa objektif
Membentuk steerofom menjadi lingkaran lalu lekatkan lensa
dengan sterofom
Bentuk kertas karton menjadi selongsong
Tutup selongsong kock dengan selongsong kertas yang telah
dibuat
Lalu masukkan lensa ke dalam selongsong, lensa okuler
diletakkan pada selongsong yang pendek, dan lensa obyektif
pada selongsong yang panjang
Teropong siap untuk digunakan
Gambar Desain
SEKIAN dan TERIMA
KASIH