Analisis Jalur

Download Report

Transcript Analisis Jalur

Sejarah
• Diperkenalkan oleh Sewall Wright
(1921) - ahli genetika
• Dipopulerkan oleh Otis Dudley
Duncan (1966) - ahli sosiologi
• Land (1968) membahas secara teoritis
dan prosedur analisis jalur
Analisis Jalur
• Berkaitan dengan Korelasi dan Regresi
Korelasi :
– kuat hubungan antar variabel
– secara tidak langsung : dapat meramalkan apa
yang akan terjadi pada satu variabel, jika
variabel yang lain mempunyai nilai tertentu
Regresi :dapat melakukan peramalan terhadap
variabel dependen jika variabel independen
dikendalikan
Korelasi dan Regresi
• Tidak mempermasalahkan mengapa
(why) hubungan tersebut terjadi
• Tidak mempermasalahkan apakah
hubungan antar variabel disebabkan
oleh variabel itu sendiri atau mungkin
dipengaruhi oleh variabel lain
Analisis Jalur
• Mempelajari apakah hubungan yang terjadi
disebabkan oleh pengaruh langsung dan
tidak langsung dari variabel independen
terhadap variabel dependen
• Mempelajari ketergantungan sejumlah
variabel dalam suatu model (model kausal)
• Menganalisis hubungan antar variabel dari
model kausal yang telah dirumuskan oleh
peneliti atas dasar pertimbangan teoritis
Analisis Jalur
• Menguji seperangkat hipotesis kausal
dan menginterpretasikan hubungan
tersebut (langsung atau tidak langsung)
• Penting : Cara berpikir kausal !!!!
Contoh Analisis Jalur
Pekerjaan
Orang tua
Pekerjaan
Anak
Status
Sosial
Anak
Pendidikan
Orang tua
Pendidikan
Anak
Asumsi dalam Analisis Jalur
1. Hubungan antar variabel linier
2. Sifat aditif
3. Skala pengukuran minimal interval
4. Hubungan sebab akibat (landasan
teoritis)
5. Syarat lain ~ multiple regression
Model Analisis Jalur
1
11
X1
21
31
31
21
Y3
32
12
X2
Y1
32
22
Y2
2
3
Variabel dalam Analisis Jalur
Variabel Eksogen ~ variabel independen
• Ditetapkan sebagai variabel pemula,
memberi efek pada variabel lain
• Tidak dipengaruhi oleh variabel lain
• Hubungan antar variabel eksogen bersifat
simetris (korelasi)/bukan sebab akibat
• X1 dan X2
Variabel dalam Analisis Jalur
Variabel Endogen ~ variabel dependen
• variabel yang keragamannya terjelaskan
oleh variabel eksogen dan/atau variabel
endogen lainnya
• Ada variabel sisa (error/residual) yaitu
keragaman yang tak terjelaskan dan
dihubungkan dengan variabel endogen ()
• Y1, Y2, dan Y3
Koefisien dalam Analisis Jalur
• Merupakan koefisien regresi yang
distandarisasi (standardized)
• Tidak mempunyai satuan, dapat digunakan
untuk kepentingan perbandingan antar
koefisien jalur
• Hubungan antara :
– variabel eksogen dengan variabel endogen : 
– variabel endogen dengan variabel endogen : 
Persamaan Struktural
Y1 = 11 X1 + 12 X2 + 1
Y2 = 21 X1 + 22 X2 + 2
Y3 = 31 X1 + 32 X2 + 31Y1 + 32Y2 + 3
Langkah Analisis Jalur
1. Merancang model berdasarkan konsep dan
teori
2. Pemeriksaan terhadap asumsi yang
melandasi
3. Pendugaan parameter atau perhitungan
koefisien jalur
4. Pengujian model
5. Interpretasi model
Pendugaan Parameter /
Penghitungan Koefisien Jalur
• Analisis regresi bertahap (Standardized
Coefficient = Beta)
• Analisis simultan : LISREL
AMOS
SEPATH
EQS
Pengujian Model
• Overall model : Statistic Goodness of Fit
• Pengujian koefisien jalur :
uji signifikansi koefisien jalur ( dan )
transformasi t
signifikan bila p < 0,05
Model ‘fit’
• Memenuhi kriteria Statistic Goodness of Fit
• Semua koefisien dalam model signifikan
• Model belum ‘fit’
=> remodeling : model trimming
model bulding
Penghapusan jalur
Dua kriteria (Heise, 1969) :
1. Statistical significancy
2. Meaningfulness
(Land : koefisien jalur < 0,05)
Interpretasi Model
• Efek satu variabel terhadap variabel lainnya :
1. Langsung
2. Tidak langsung
3. Total : Efek langsung + semua efek tidak
langsung
Contoh Hasil Analisis Jalur
(Koefisien Jalur)
Contoh Hasil Analisis Jalur (nilai t)
Contoh Hasil Analisis Jalur
(Koefisien Jalur)
Contoh Hasil Analisis Jalur (nilai t)