Sosialisasi PPGJ sertifikasi 2015

Download Report

Transcript Sosialisasi PPGJ sertifikasi 2015

Sertifikasi Guru
Tahun 2015
Melalui
Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan
(PPGJ)
Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan
Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMK-PMP)
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Proses Memperoleh Sertifikat Profesi Pendidik
1
GURU
PRA JABATAN
PENDIDIKAN
PROFESI
SERTIFIKAT
PENDIDIK
2
GURU
DALAM JABATAN
UJI KOMPETENSI
Permendiknas No 11 Tahun 2011
Kelompok Guru dan Pola Sertifikasi Guru
Pola Sertifikasi Guru
Guru Dalam
Jabatan
Guru Pra
Jabatan
Mengajar sampai dengan
31 Des 2005
PSPL, Portofolio, PLPG
Mengajar tahun
2006-2015
Sertifikasi Guru
melalui
PPGJ
Calon Guru
Pendidikan Profesi Guru
(PPG) Pra Jabatan
• PPG PGSD Berasrama
• PPG Basic Science
• SM-3T (PPG SM-3T)
3
Capaian Sertifikasi Guru dan Rancangan 2015-2019
3.015.315*
GTT
2.298.058
717.257
PNS & GTY
2.298.058
Diangkat s.d. 2005
Diangkat sesudah 2005
1.747.037
551.021
PNS : 1.404.303
GTY : 342.734
Memenuhi syarat:
212.976
PNS : 273.062
GTY : 277.959
Lulus Sertifikasi 2007-2013
Belum Sertifikasi
1.466.208
280.829
Rancangan 2015-2019 PPG
Dalam Jabatan
551.021+ 157.159 + 5.779
= 713.959
Memenuhi Syarat 2014
Blm memenuhi Syarat
123.670
157.159
Lulus Per 4 Des 2014:
111.874
Tidak lulus:
5.779
*) Catatan: Dari database NUPTK Per Maret 2014
Blm S-1/D-IV
123.538
Masa kerja irasional
4.305
Masa kerja kosong
31.289
Pensiun & Kemenag
3.084
4
Rasional
1. Guru yang belum memiliki kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik
wajib memenuhi kualifikasi akademik dan sertifikat pendidik paling lama
10 (sepuluh) tahun sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 14 Tahun
2014 tentang Guru dan Dosen (Pasal 82).
2. Sertifikasi guru dalam jabatan dilakukan melalui dua tahap, yaitu:
 Bagi guru yang diangkat sebelum ditetapkannya UUGD (sebelum tanggal 30
Desember 2005) dilaksanakan melalui:(1) Pemberian Sertifikat Pendidik secara
Langsung (PSPL), (2) Portofolio (PF),dan (3) Pendidikan dan Latihan Profesi
Guru (PLPG).
 Bagi guru yang diangkat setelah ditetapkannya Undang-Undang No. 14 Tahun
2005, sertifikasi dilaksanakan melalui Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan
(PPGJ).
3. Sertifikasi guru melalui PPGJ sebagai salah satu upaya peningkatan mutu
guru diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan pada satuan
pendidikan formal secara berkelanjutan.
5
PPG Pra Jabatan dan PPG dalam Jabatan
(Beban Belajar 36 SKS)
PPG
Prajabatan
Workshop SSP dan Pemantapan
Semester I
(60%)
PPL
Semester II
(40%)
Pembelajaran di Kampus
PPG Dalam
Jabatan
Rekognisi
Pembelajaran
Lampau (RPL)
(10 SKS)
Di sekolah
Workshop
Pendalaman
Materi
(12 SKS)
Pemantapan
Kemampuan
Mengajar (PKM)
(14 SKS)
Di Kampus
Di Sekolah
6
Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGJ)
 Program Pendidikan Profesi Guru bagi guru dalam jabatan yang
selanjutnya disebut PPGJ adalah program pendidikan yang
diselenggarakan untuk mempersiapkan guru agar menguasai
kompetensi guru secara utuh sesuai dengan standar nasional
pendidikan sehingga dapat memperoleh sertifikat pendidik
(Permendiknas Nomor 9 Tahun 2009 tentang PPG Dalam
Jabatan).
 Pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang yang
diperoleh dari pengalaman kerja, pendidikan nonformal, atau
pendidikan informal ke dalam sektor pendidikan formal
dilakukan melalui mekanisme rekognisi pembelajaran lampau
(RPL) – Permendikbud Nomor 73 Tahun 2013 tentang
Penerapan KKNI
7
Tujuan Sertifikasi Guru Melalui PPGJ
1. Untuk menghasilkan guru yang memiliki kompetensi
dalam merencanakan, melaksanakan, dan menilai
pembelajaran;
2. Mampu menindaklanjuti hasil penilaian dengan
melakukan pembimbingan, dan pelatihan peserta didik;
3. Mampu melakukan penelitian dan mengembangkan
profesionalitas secara berkelanjutan; dan
4. Mampu membimbing peserta didik menjadi pembelajar
yang baik.
8
Dasar Hukum
1.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
2.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru
3.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2013 Tentang Perubahan Atas Peraturan
Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan
4.
Permennegpan dan RB 16/2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya (Pengembangan
RPL)
5.
Permendiknas Nomor 35/2010 tentang Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya
(Pengembangan RPL)
6.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar
Kualifikasi dan Kompetensi Guru
7.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 9 Tahun 2010 Tentang Pendidikan Profesi Guru bagi Guru
Dalam Jabatan
8.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 49 Tahun 2014 Standar Nasional Pendidikan
Tinggi
9.
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 73/2013 tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi
10. Permendiknas Nomor 27 Tahun 2008 Tentang Konselor/Pendidikan profesi konselor,
11. Permendikbud Nomor 68 Tahun 2014 Tentang Peran Guru TIK dan KKPI Dalam Implementasi Kurikulum
2013
9
Mekanisme Sertifikasi Guru melalui PPGJ
Dinas Pendidikan Kab/Kota/Provinsi
Dikoordinasikan oleh LPMP
LPTK
Melengkapi RPL
pd Tahun
Berjalan
Seleksi
Administrasi
Tidak Memenuhi
RPL
Penyiapan
Dokumen RPL
(10 SKS)
L
Memenuhi
UKA
WORKSHOP
16 Hari
(12 SKS)
TL
Uji Tulis
Formatif
Remidi
Mandiri
Pengembangan
diri
Diusulkan
kembali tahun
berikutnya
TL
L
(14 SKS)
TL
UTF Ulang
Maks 2x
PKM
Uji
Kinerja
dan UTN
Remidi
Mandiri
L
L
SERTIFIKAT
PENDIDIK
TL
UK
& UTN Ulang
Maks 2x
TL
L
10
Perhitungan Beban SKS PPG Dalam Jabatan
No
A.
B.
1
2
3
4
5
C.
Mata Diklat
Rekognisi Pengalaman Lampau *)
Workshop Pendalaman Materi dan
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
Pendalaman Materi
a. Kebijakan Pengembangan Profesi Guru dan
Kurikulum
b. Pedagogik
c. Bidang Studi/BK/TIK
Workshop Perangkat Pembalajaran/Bimbingan
Konseling/TIK
a. RPP/RPBK/RPTIK
b. Bahan Ajar/Bahan Layanan Bimbingan/TIK
c. Media Pembelajaran/Inovasi Layanan
Bimbingan/TIK
d. Instrumen Penilaian
Workshop PTK/PTBK/PTTIK
Peerteaching/Peerconseling
Ujian Tulis Formatif (UTF)
Ujian Tulis Nasional (UTN)
PKM dan Implementasi PTK/PTBK/PTTIK
diakhiri Uji Kinerja
SKS
10
Jumlah
Tatap
Muka
-
Satuan
Menit
Menit
JP
hari
-
-
-
-
176
16
12
0.5
14
50
350
7
0.6
0.5
1.5
14
14
50
50
350
1.050
7
21
0.6
1.9
2
1.5
14
14
50
50
1.400
1.050
28
21
2.5
1.9
1
14
50
700
14
1.3
1.5
2
1.5
14
14
14
50
50
50
50
50
1.050
1.400
1.050
200
200
21
28
21
4
4
1.9
2.5
1.9
0.4
0.4
14
16
160
35.840
60
11
Rekognisi Pembelajaran Lampau
(RPL)
12
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
RPL adalah suatu sistem penghargaan terhadap wawasan,
pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap yang mencerminkan
pengalaman kerja dan hasil belajar yang dimiliki guru sebagai
pengurang beban studi yang wajib ditempuh dalam sertifikasi guru
melalui PPGJ.
Pengalaman kerja
Hasil belajar
Berkaitan dengan masa bakti,
kemampuan dalam menyusun rencana
dan melaksanakan pembelajaran, dan
prestasi tertentu yang dicapai.
Berkaitan dengan kualifikasi akademik
yang telah diperoleh, pendidikan dan
pelatihan yang pernah diikuti, dan prestasi
akademik yang dicapai.
13
Komponen dan Sub Komponen RPL
No
Komponen
1
Pengalaman Pembelajaran dan
Pengembangan Diri
2
Analisis Buku Ajar Sesuai Kurikulum/Analisis
Program Layanan BK/TIK
3
Perangkat Pembelajaran/Layanan Sesuai
Kurikulum
4
Analisis Penilaian Hasil Belajar/Layanan
Bimbingan Siswa Sesuai Kurikulum
5
Pembelajaran/Layanan Bimbingan Sesuai
Kurikulum yang dibuktikan dengan rekaman
video
6
Penilaian Atasan Langsung
7
Prestasi Akademik dan/atau Karya
Monumental
Sub Komponen
a. Deskripsi diri
b. Pengalaman Mengajar
c. Pendidikan S2/S3
d. Pelatihan
Analisis Buku Guru/Siswa (Guru Kelas/ Guru Mapel)
atau Analisis Program Layanan BK/TIK (Guru BK/TIK)
a. RPP/RPBK/RPTIK
b. Pengembangan Bahan Ajar/Layanan
c. Media Pembelajaran/Inovasi Layanan
d. Instrumen Penilaian
a. Dokumen Analisis Hasil Penilaian
b. Dokumen Penyajian Hasil Belajar
a. Orisinalitas
b. Keterlaksanaan Langkah Pembelajaran/ Layanan
BK/TIK
c. Pendekatan Saintifik/Inovasi Layanan BK/TIK
a. Penilaian Kepala Sekolah
b. Penilaian Pengawas
a. Guru Berprestasi/Guru Teladan/ Pemandu/
Instruktur/Guru Inti
b. Karya Tulis Terpublikasi
c. Presentasi Karya Ilmiah
d. Penghargaan Prestasi di Masyarakat yg Relevan
14
1.a. Deskripsi Diri
1.
2.
3.
4.
Menjelaskan keunggulan atau kebanggaan pribadi seorang guru atas prestasi
dan/atau kontribusi yang telah dilakukan dalam menjalankan karirnya sebagai
guru, khususnya terkait dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi guru.
Menguraikan dengan jelas apa saja yang telah dilakukan yang dapat dianggap
sebagai pengalaman bermakna dan/atau kontribusi bagi pelaksanaan tugas pokok
dan fungsi guru.
Dilengkapi dengan contoh nyata yang dialami/dilakukan dalam kehidupan profesi
sebagai guru (sebagai motivator, inspirator, fasilitator, dan menumbuhkan rasa
keingintahuan/curiosity).
Mencakup tiga aspek, yaitu:
Pengembangan kualitas
pembelajaran
• Usaha kreatif
• Dampak instruksional
• Kedisiplinan
• Keterbukaan terhadap
saran dan kritik
Pengembangan institusi
sekolah
• Penyusunan EDS
• Keterlibatan dalam RKAS
• Kegiatan ekstra
kurikulum
Pengembangan kegiatan
kesiswaan
• Peran guru terhadap
kegiatan kesiswaan
• Interaksi dengan siswa
• Manfaat kegiatan
15
1.a. Deskripsi Diri
 Pengembangan kualitas pembelajaran
 Usaha kreatif
 Dampak instruksional
 Kedisiplinan
 Keterbukaan terhadap saran dan kritik
 Pengembangan institusi sekolah
 Penyusunan EDS
 Keterlibatan dalam RKAS
 Kegiatan ekstra kurikulum
 Pengembangan kegiatan kesiswaan
 Peran guru terhadap kegiatan kesiswaan
 Interaksi dengan siswa
 Manfaat kegiatan
16
Contoh uraian deskripsi diri untuk aspek pengembangan kualitas
pembelajaran
a.
Pengembangan Kualitas Pembelajaran
Aspek ini menguraikan contoh nyata semua usaha kreatif yang telah atau
sedang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang
disertai dengan uraian dampak instruksional, kedisiplinan, dan keterbukaan
terhadap saran dan kritik kepala sekolah dan teman sejawat.
Deskripsi:
1) Usaha kreatif:
…...……………………….…………………………… (kurang lebih 100 kata)
1) Dampak instruksional:
…………………………….…………………………… (kurang lebih 100 kata)
1) Kedisiplinan:
………...………………….……………………………(kurang lebih 100 kata)
1) Keterbukaan terhadap saran dan kritik kepala sekolah dan teman
sejawat:
.…...……………………….……………………………(kurang lebih 100 kata)
17
1.b. Pengalaman Mengajar
 Pengalaman mengajar adalah masa kerja dalam melaksanakan
tugas sebagai guru pada satuan pendidikan tertentu yang
dibuktikan dengan Surat Keputusan (SK) dari lembaga yang
berwenang (pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau
kelompok penyelenggara pendidikan).
 Bukti fisik dari sub komponen ini dapat berupa surat
keputusan/surat keterangan yang sah dari lembaga yang
berwenang.
 Pengalaman mengajar yang diakui harus memenuhi persyaratan:
(1) relevansi antara komponen RPL dengan bidang studi
sertifikasi yang diajukan dalam PPGJ, (2) lama mengajar (3)
dokumen komponen RPL harus orisinal (benar dan memenuhi
asas legalitas).
18
1.c. Pendidikan
 Pendidikan adalah pendidikan tertinggi yang dimiliki guru
dan dibuktikan dengan ijazah.
 Pendidikan yang dapat diakui dalam penilaian RPL ini
adalah ijazah S2 dan/atau S3, baik kependidikan maupun
non kependidikan dari lembaga yang memiliki ijin
penyelenggaraan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi.
 Dokumen yang dilampirkan berupa foto kopi ijazah S2
dan/atau S3 yang dilegalisasi oleh perguruan tinggi
(lembaga pendidikan formal) yang mengeluarkannya.
19
1.c. Diklat
 Pendidikan dan pelatihan adalah pengalaman mengikuti kegiatan dalam
rangka pengembangan dan/atau peningkatan kompetensi selama
melaksanakan tugas sebagai pendidik yang relevan dengan bidang sertifikasi,
baik pada tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun
tingkat internasional, yang dapat mendukung pelaksanaan tugas sebagai
guru.
 Lembaga penyelenggara pelatihan yang diakui adalah LPMP, P4TK, MGMP,
KKG, dinas pendidikan, perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan lembaga lain
yang diakui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian
Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
 Workshop/lokakarya yang sekurang-kurangnya dilaksanakan 30 jam pelatihan
dan menghasilkan karya dapat dikategorikan ke dalam sub komponen ini.
 Bukti fisik sub komponen pendidikan dan pelatihan ini berupa sertifikat atau
piagam asli yang dikeluarkan oleh lembaga penyelenggara yang sah.
Sertifikat/piagam pendidikan dan pelatihan dapat dinilai apabila:
 dikeluarkan oleh lembaga/institusi penyelenggara yang kredibel;
 memenuhi asas kepatutan dan kewajaran;
20
2. Analisis Buku Ajar sesuai kurikulum 2013/Analisis Program layanan
BK/TIK
 Analisis buku ajar merupakan kegiatan yang menggambarkan kemampuan
guru dalam melakukan analisis materi ajar sesuai dengan kompetensi dasar
dan indikator pembelajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran yang
bersumber dari buku guru dan buku siswa kurikulum 2013.
 Dokumen yang dikumpulkan pada komponen ini adalah hasil analisis buku
ajar sesuai dengan format yang disediakan (format terlampir). Kemampuan
analsis buku ajar akan terlihat pada kualitas pengembangan materi ajar
sebagai suplemen RPP.
 Analisis program layanan BK/TIK merupakan kemampuan guru Bimbingan
Konseling (BK) atau guru TIK dalam melakukan analisis program layanan yang
akan dilaksanakan di sekolah dalam implementasi BK/TIK.
 Kemampuan analisis guru BK/TIK akan terlihat dalam inovasi program
layanan yang dituangkan sebagai komponen RPPBK/RPBTIK.
21
3. Perangkat pembelajaran/layanan sesuai kurikulum 2013
Dokumen yang dikumpulkan pada komponen ini adalah
perangkat pembelajaran/layanan yang meliputi:
(a) RPP/RPPBK/RPBTIK,
(b) pengembangan bahan ajar/layanan,
(c) media pembelajaran/inovasi layanan, dan
(d) instrumen penilaian.
Peserta yang pernah mengikuti PLPG, dapat melampirkan
perangkat pembelajaran yang dihasilkan dari workshop
pengembangan perangkat pembelajaran (workshop SSP).
22
4. Analisis Penilaian hasil belajar/layanan bimbingan siswa
sesuai kurikulum 2013
Bukti fisik yang dilampirkan dalam komponen ini adalah:
 dokumen hasil analisis penilaian hasil belajar berupa
analisis penilaian hasil belajar dan dokumen penyajian hasil
belajar (guru kelas dan guru mapel),
 analisis layanan BK dan dokumen penyajian hasil layanan
BK (guru BK), dan
 analisis bimbingan TIK dan dokumen penyajian hasil
bimbingan TIK (guru TIK).
23
5. Pembelajaran/layanan bimbingan sesuai kurikulum 2013
yang dibuktikan dengan rekaman video
 Guru kelas atau guru mata pelajaran harus mampu
mengimplementasikan kurikulum 2013 dalam pembelajaran (dengan
pendekatan saintifik).
 Dalam komponen ini guru wajib mengumpulkan rekaman video
pembelajaran berdurasi 1 (satu) JP. Rekaman video tersebut
menggambarkan kemampuan guru dalam mengimplementasikan
kurikulum 2013.
 Video pembelajaran dibuat orisinal yang berisi keterlaksanaan
langkah pembelajaran dengan pendekatan saintifik.
 Demikian juga guru BK/TIK wajib mengumpulkan rekaman video yang
menunjukkan bahwa guru BK/TIK telah melaksanakan layanan
BK/bimbingan TIK.
 Video bersifat orisinal yang berisi keterlaksanaan layanan
BK/bimbingan TIK.
24
6. Penilaian Atasan Langsung
 Penilaian atasan langsung dilakukan oleh kepala sekolah
dan pengawas yaitu penilaian terhadap kompetensi
kepribadian dan sosial (format terlampir).
 Aspek yang dinilai merujuk pada jabaran kompetensi
kepribadian dan sosial guru yang tertuang dalam
Permendiknas Nomor 16 Tahun 2007 tentang kualifikasi
akademik dan kompetensi guru.
25
7. Prestasi Akademik dan/atau Karya Monumental
 Prestasi akademik adalah prestasi yang dicapai guru dalam
pelaksanaan tugasnya sebagai pendidik dan agen pembelajaran yang
mendapat pengakuan dari lembaga/panitia penyelenggara, baik
tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, nasional, maupun
internasional.
 Dokumen prestasi akademik dan/atau karya monumental dapat
berupa sertifikat, piagam penghargaan, buku, dan artikel/makalah.
 Prestasi akademik dapat berbentuk:
 Lomba karya akademik
 Sertifikat keahlian/jeterampilan
 Karya tulis (buku, artikel)
 Karya monumental adalah suatu karya hasil usaha kreatif dalam
bidang pendidikan yang dilandasi oleh pengalaman dan penghayatan
dengan melibatkan cipta, rasa, dan karsa yang mendapat pengakuan
masyarakat pada suatu tempat dan kurun waktu tertentu (karya
teknologi tepat guna atau karya seni).
26
Workshop Pendalaman Materi dan
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
27
Rambu-Rambu
Workshop Pendalaman Materi dan
Pengembangan Perangkat Pembelajaran
1. Workshop dilaksanakan setelah peserta memenuhi persyaratan RPL.
2. Workshop dilaksanakan di LPTK penyelenggara PPGJ.
3. Beban belajar Workshop 12 SKS, setara dengan 168 JP dengan durasi
waktu 16 hari.
4. Peserta wajib membawa dokumen RPP/RPBK/RPTIK, bahan ajar/bahan
layanan bimbingan/TIK, media pembelajaran/inovasi layanan
bimbingan/TIK, dan instrumen penilaian, serta PTK.
5. Peerteaching/Peerconseling dilaksanakan dalam kelompok kecil, masingmasing peserta mendapatkan kesempatan 2 (dua) kali.
6. Ujian tulis formatif (UTF) dilaksanakan di akhir workshop.
7. Peserta yang belum lulus UTF, diberikan kesempatan menempuh ujian
ulang maksimum dua kali.
8. Peserta yang lulus UTF melanjutkan program berikutnya yaitu PKM di
sekolah masing-masing selama 2 (dua) bulan.
28
No.
Materi Workshop
1 Pendalaman Materi
a. Kebijakan Pengembangan Profesi Guru dan Kurikulum
b. Pedagogik
c. Bidang Studi/BK/TIK
2 Workshop Perangkat Pembalajaran/Bimbingan Konseling/TIK
a. RPP/RPBK/RPTIK
b. Bahan Ajar/Bahan Layanan Bimbingan/TIK
c. Media Pembelajaran/Inovasi Layanan Bimbingan/TIK
d. Instrumen Penilaian
3 Workshop PTK/PTBK/PTTIK
4 Peerteaching/Peerconseling
5 Ujian Tulis Formatif (UTF)
29
Pemantapan Kemampuan Mengajar
(PKM)
30
Rambu-Rambu
Pemantapan Kemampuan Mengajar (PKM)
1. PKM dilaksanakan oleh peserta yang sudah lulus UTF.
2. PKM dilaksanakan di sekolah di tempat guru bertugas.
3. Beban belajar PKM 14 SKS dengan durasi waktu 60 hari, dengan ekivalen waktu
10 jam perhari.
4. Supervisi dilakukan sebanyak 2 kali oleh guru inti atau pengawas/kepala sekolah
yang ditunjuk.
5. Peserta PKM wajib melaksanakan dan membuat laporan Penelitian Tindakan
Kelas/PTBK/PTTIK yang disahkan oleh kepala sekolah dan dipublikasikan di
perpustakaan/ruang baca sekolah.
6. Uji kinerja dilaksanakan di akhir PKM oleh Asesor LPTK Penyelenggara dan guru
inti (supervisor setempat), peserta wajib menyerahkan perangkat pembelajaran
sebelum uji kinerja.
7. Peserta yang belum lulus ujian kinerja, diberikan kesempatan menempuh ujian
ulang maksimum dua kali.
8. Peserta wajib menyusun laporan akhir PKM sesuai dengan format dan waktu
yang ditentukan.
31
Rincian kegiatan dan bobot sks PKM
No.
Kegiatan
Bobot
Kerangan sks
1.
Persiapan dan eksplorasi
sumber belajar
2.
Implementasi hasil workshop ke
8 sks (8 sks x 16 TM x 160 menit)/600 = 34 hari
dalam pembelajaran
3.
Kegiatan persekolahan lainnya
(misal ekstra kurikuler, evauasi
diri sekolah, pembinaan budaya
sekolah)
1 sks (1 sks x 16 TM x 160 menit)/600 = 4,5 hari
4.
Penyusunan laporan hasil PTK
1 sks (1 sks x 16 TM x 160 menit)/600 = 4,5 hari
Jumlah
4 sks (4 sks x 16 TM x 160 menit)/600 = 17 hari
14 sks (14 sks x 16 TM x 160 menit)/600 = 60 hari
32
Penetapan Peserta
33
KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
No
Uraian
Kebijakan
1
Sasaran
a. Guru yang belum bersertifikat (diangkat sebelum dan sesudah
UUGD terbit)
b. Guru yang akan mengikuti sertifikasi kedua (memenuhi syarat)
2
Nilai UKA yang
digunakan
a. UKG 2013 dan 2014
b. UKA 2015 (untuk guru yang belum UKA dan sertifikasi kedua)
3
Peserta UKA
2015
a. Tidak lulus 2013-2014 dan pindah mapel
b. Sertifikasi kedua
c. Bidang studi sertifikasi tidak sama dengan UKG 2013/2014 (pindah
mapel)
4
Nilai Minimum
UKA sebagai
peserta PPGJ
a. Ranking
b. Tidak ada batas nilai utk guru yg diangkat sebelum Januari 2006)
Guru dapat melihat nilai UKA melalui pencarian di laman
sergur.kemdiknas.go.id
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
34
KEBIJAKAN SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
No
Uraian
Kebijakan
5
Prioritas
penetapan
peserta PPGJ
a. Tidak Lulus Sertifikasi Guru 2013-2014 (tidak melihat batas nilai UK,
bagi yang pindah mapel harus ikut UKA ulang)
b. Sertifikasi kedua
c. Guru yang diangkat sebelum 2006 (tdk melihat batas nilai UK)
d. Peserta UKG 2013/2014 dan diangkat mulai 2006 (berdasarkan batas
nilai UK)
6
Penetapan
sekolah cluster
Ujian Kinerja
Oleh Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota
7
Penetapan Bidang a. Linear dengan bidang studi kualifikasi akademik S-1/DIV
Studi Sertifikasi
b. Kecuali guru yang diangkat sebelum tahun 2006 (dapat linear dengan
bidang studi pada kualifikasi akademik S-1/DIV atau bidang studi
yang diampu minimal lima tahun berturut-turut)
8
Batas minimal SKS Yang boleh memperbaiki RPL adalah jika memiliki minimal 7 SKS RPL. Jika
untuk perbaikan
kurang dari 7, maka mengikuti tahun berikutnya.
RPL
9
Batas waktu
perbaikan RPL
Maksimal 20 hari setelah diumumkan.
Jika lebih
dari 20 hari
tahun
SERTIFIKASI
GURUdiikutkan
MELALUI PPGJ
2015berikutnya
35
PERSYARATAN PESERTA
1. Memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan
(NUPTK).
2. Guru yang belum memiliki sertifikat pendidik dan masih aktif
mengajar di sekolah di bawah pembinaan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, kecuali guru Pendidikan Agama.
3. Guru yang telah memiliki sertifikat pendidik dengan ketentuan:
a. Guru PNS yang sudah dimutasi sebagai tindak lanjut dari SKB 5
menteri harus memiliki Surat Keputusan Mutasi dari
Bupati/Walikota.
b. Guru bukan PNS yang sudah dimutasi oleh yayasan pada bidang
studi sertifikasi yang berbeda karena alasan linearitas, diusulkan oleh
kepala sekolah dan disetujui oleh kepala dinas pendidikan
provinsi/kabupaten/kota.
Sertifikasi Guru Melalui PPGJ 2015
36
PERSYARATAN PESERTA
4. Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat
(D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal
memiliki izin penyelenggaraan.
5. Guru bukan PNS:
a. pada sekolah swasta yang memiliki SK pengangkatan sebagai
guru tetap dari penyelenggara pendidikan (GTY),
b. pada sekolah negeri harus memiliki SK pengangkatan dari
Bupati/Walikota, masa kerja minimum 2 tahun secara terus
menerus yang dibuktikan dengan SK dimaksud.
6.Pada tanggal 1 Januari 2016 belum memasuki usia 60 tahun.
7.Sehat jasmani dan rohani dibuktikan dengan surat keterangan
sehat dari dokter.
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
37
PENETAPAN PESERTA
1. Ketentuan Umum
– Semua guru yang memenuhi persyaratan peserta sebagaimana
tersebut di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk
dilakukan seleksi akademik berbasis hasil uji kompetensi (UKA
atau UKG).
– Guru yang didiskualifikasi pada sertifikasi tahun 2007-2014
karena pemalsuan dokumen, yang bersangkutan kehilangan hak
sebagai peserta sertifikasi guru melalui PPGJ sesuai Pasal 63 ayat
(5) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru.
– Guru berkualifikasi akademik S-1/D-IV yang tidak lulus (TL)
sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun sebelumnya dapat
langsung menjadi peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun
2015.
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
38
PENETAPAN PESERTA
1. Ketentuan Umum
– Penetapan bidang studi sertifikasi harus linear dengan
kualifikasi akademik S-1/DIV, kecuali guru yang diangkat
sebelum tahun 2006 mengacu pada bidang studi sesuai
mapel yang diampu minimal 5 (lima) tahun berturut-turut.
– Penetapan peserta dilakukan secara berkeadilan dan
transparan melalui online system dengan menggunakan
Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ
(AP2SG-PPGJ). Daftar rangking bakal calon peserta
sertifikasi guru melalui PPGJ diumumkan oleh Badan
PSDMPK-PMP melalui situs www.sergur.kemdiknas.go.id
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
39
PENETAPAN PESERTA
• Dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dapat menghapus
calon peserta yang sudah tercantum namanya dalam daftar calon
peserta Sertifikasi Guru melalui PPGJ atas persetujuan LPMP
dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan yaitu:
–
–
–
–
–
–
–
–
–
meninggal dunia,
sakit permanen,
melakukan pelanggaran disiplin,
mutasi ke jabatan selain guru,
dimutasikan ke kabupaten/kota lain,
mengajar sebagai guru tetap di Kementerian lain,
pensiun,
mengundurkan diri dari calon peserta,
sudah memiliki sertifikat pendidik baik di Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan maupun di Kementerian lain, kecuali sebagaimana yang
dijelaskan pada poin 3 persyaratan peserta di atas.
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
40
PENETAPAN PESERTA
• Calon peserta sertifikasi guru melalui PPGJ tahun 2015 tidak
dialihtugaskan pada jabatan lain, baik fungsional maupun
struktural.
• Penetapan calon peserta untuk jenjang TK, SD, dan SMP oleh
Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, sedangkan untuk jenjang
SMA/SMK dan SLB oleh Dinas Pendidikan Provinsi.
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
41
PENETAPAN BIDANG STUDI
• Bidang studi yang dipilih harus linier/berdasarkan latar belakang
pendidikan S-1/D-IV yang dimiliki.
• Peserta sertifikasi guru diharapkan tidak melakukan kesalahan
dalam menuliskan nomor kode bidang studi karena bidang studi
ini akan menjadi dasar penilaian oleh LPTK dalam pelaksanaan
sertifikasi guru melalui PPGJ.
• Bidang studi sertifikasi guru melalui PPGJ menjadi acuan dasar
dalam beberapa kebijakan, yaitu:
– penentuan soal uji kompetensi;
– penentuan pembagian tugas mengajar guru;
– pemberian tunjangan profesi guru;
– penilaian kinerja guru; dan
– pengembangan keprofesian berkelanjutan.
SERTIFIKASI GURU MELALUI PPGJ 2015
42
Jadwal Persiapan dan Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2014-2015
• Penyusunan Perangkat PPG dan
Pedoman Penetapan Peserta
• Pengembangan Soal UKA
• Rancangan LPTK Penyelenggara
• Penyusunan Permendikbud
• Penyusunan Pedoman Pelaksanaan UKA
• Persiapan UKA
• Koordinasi Pelaksanaan UKA
• Pelaksanaan UKA
• Penetapan Peserta PPG
Peserta Menyusun RPL
Okt
• Sosialisasi PPG ke LPTK
• Koordinasi Pelaksanaan PPG dgn LPTK
• Penyegaran Asesor PPG
Nov
Des
2014
Pelaksanaan Workshop
• Penilaian RPL
• Workshop Pengembangan Pembelajaran
• Peer-teaching
• Ujian Tulis Formatif
• Ujian Ulang 1 dan 2
Laporan
kelulusan
PKM + Ujian Kinerja & Tulis
Jan
Feb
Maret
April
Mei
Juni
2015
Juli
Agst
Sept
Okt
Nov
Des
43
No
A
1
2
B
1
a
b
c
d
e
2
a
b
c
3
4
a
b
C
1
2
3
D
1
2
3
4
Tahap dan Jenis Kegiatan
Persiapan dan Sosialisasi
Publikasi Data Guru
Sosialisasi PPGJ ke Provinsi/Kab/Kota
Tahap Seleksi dan Penetapan Peserta
Pendataan Calon Peserta UKA
Penyusunan Berkas Administrasi Calon Peserta UKA
Verifikasi dan Perbaikan Berkas Administrasi oleh Dinas
Verifikasi dan Perbaikan Berkas Administrasi oleh LPMP
Menentukan lokasi TUK
Pelaksanaan Uji Kompetensi Awal
Pendataan Calon Peserta PPGJ (Tidak Mengikuti UKA)
Penyusunan Berkas Administrasi
Verifikasi dan Perbaikan Berkas Administrasi oleh Dinas
Verifikasi dan Perbaikan Berkas Administrasi oleh LPMP
Publikasi Daftar Calon Peserta PPGJ Tahun 2015
Persetujuan Format A1 oleh LPMP
Mencetak Format A1 oleh Dinas
Distribusi Format A1 ke Guru
Tahap Penyusunan dan Pengumpulan Dokumen RPL
Penyiapan Dokumen RPL
Mengumpulkan Dokumen RPL ke Dinas dan LPMP
Mengirim Dokumen RPL ke LPTK oleh LPMP
Tahap Pelaksanaan PPGJ
Penilaian RPL
Perbaikan Dokumen RPL (20 hari)
Pelaksanaan Workshop
Pelaksanaan PKM
Jadwal Pelaksanaan
15 Desember 2014
9-31 Desember 2014
16 Desember 2014 - 28 Februari 2015
22 Desember 2014 - 14 Februari 2015
2 Januari 2015 - 28 Februari 2015
1-6 Maret 2015
9-14 Maret 2015
16 Desember 2014 - 28 Maret 2015
22 Desember 2014 - 14 Maret 2015
2 Januari 2015 - 28 Maret 2015
21 Maret 2015
23-24 Maret 2015
23-26 Maret 2015
23-26 Maret 2015
23 Maret-23 Mei 2015
April-29 Mei 2015
1-10 Juni 2015
Juni 2015
Juni 2015
Juli-September 2015
Agustus-November 2015
44
Terima Kasih