PENDUGAAN SELANG (INTERVAL) NILAI TENGAH – Teori Statistika II Matakuliah
Download
Report
Transcript PENDUGAAN SELANG (INTERVAL) NILAI TENGAH – Teori Statistika II Matakuliah
Matakuliah
Tahun
: I0184 – Teori Statistika II
: 2009
PENDUGAAN SELANG (INTERVAL) NILAI
TENGAH Pertemuan 8
Materi Pokok 08
PENDUGAAN SELANG (INTERVAL) NILAI TENGAH
1. Pendugaan Satu Nilai Tengah
2. Pendugaan Dua Nilai Tengah
Bina Nusantara University
2
Materi Pokok 08
PENDUGAAN SELANG (INTERVAL) NILAI TENGAH
1. Pendugaan Satu Nilai Tengah
Misalkan satu contoh X1, X2, …., Xn dari sebaran normal X
N(, 2) maka
sebagai penduga tidak
X bias terhadap ,
maka
menyebar secara normal dengan nilai tengah dan
2). Bila 2 diketahui maka selang.
ragam 2/n; N(,
X -μ
P - Zα 2
Zα 2 1 - α
σ n
Bila: 1 - = 0,95 maka Z/2 = Z0,025 = 1,96
1 - = 0,90 maka Z/2 = Z0,005 = 1,645
Bina Nusantara University
3
Dengan σ 2 0 ketaksamaa n
X -μ
- Zα 2
Zα 2
σ n
- Zα 2 . σ
- X - Zα 2 σ
X - Zα 2 σ
PX Zα 2 σ
n X - μ Zα 2 σ
n
n - μ - X Zα 2 σ
n μ X Zα 2 σ
n μ X Zα 2 σ
n
n
n 1- α
Jadi μ tercakup pada selang X Zα 2 σ
n ; X Zα 2 σ
n
dengan peluang 1 - α
Bina Nusantara University
4
Contoh 06.1
Suatu contoh acak berukuran n = 4, X1 = 6,5, X2 = 9,2, X3
= 9,9 dan Y = 12,4 dari sebaran normal dengan fungsi
kepekatan
2
1
f x x; μ
2π 0,8
1 x -μ
-
e 2 0,8
,- x
x -μ
x - μ kepercayaan bagi .
Tentukan
selang
*
σ
n
0,8
4
~ N0,1 sehingga
x -μ
P- 1,96 Z 1,96 P - 1,96
1,96
0,8 4
6,5 9,2 9,9 12,4
dengan x
9,5
4
Bina Nusantara University
5
0,8
0,8
P x - 1,96
μ x 1,96
0,95
4
4
6,5 9,2 9,9 12,4
dengan x
9,5
4
0,8
0,8
P 9,5 - 1,96 .
μ 9,5 1,96 .
0,95
4
4
Selang kepercayaan 95 % menjadi 8,72; 10,28
Bila contoh acak bangsal dari sebaran normal dengan
ragam 2 dan n tidakx cukup besar maka
menyebar
secara t dengan bebas r = n – 1 sebagai derajat bebas
sehingga
PT t α 2 n - 1 PT - t α 2 n - 1 α 2
dan
P - tα
P - t α
Bina Nusantara University
2
n - 1 T t α 2 n - 1 1 - α
2 n - 1
x -μ
tα
S n
n
1
2
1- α
6
Selang kepercayaan (1 - ) 100% untuk :
S
S
x - t α 2 n - 1 . n ; x t α 2 n - 1 . n
2. Pendugaan Dua Nilai Tengah
Bila kita ingin membandingkan dua sebaran normal maka ambil
dua contoh acak bebas berukuran n dan m = X1, X2, …., Xn dan
Y1, Y2, ….., Yn daru dua sebaran normal N(x x2) dan N(y y2)
dengan x2 dan y2 xdiketahui
dan y maka nilai tengah contoh acak
ω Nx -(
yx, x2/n) dan N (y, y2/m). Sebaran
juga menyebar normal
dari
normal
2 juga sebaran
2
N μ x - μ y , σ x n σ y m sehingga
x - y - μ x - μ y
P - Z α 2
Zα 2 1 - α
2
2
σx n σy m
7
Bina Nusantara University
P x - y - Z α 2 . σ ω μ x - μ y x - y Z α 2 . σ ω 1 - α
2
2
σω σ x n σ y m
Bila ukuran contoh cukup besar dan x dan y tidak
diketahui maka x2 dan y2 dapat diganti dengan Sx2 dan
Sy2 sebagai penduga ragam X dan Y yang tidak bias,
sehingga dugaan selang 1 - 22 adalah
2
S
Sx
y
x - y zα 2
n
n
Perhatikan pembuatan selang kepercayaan beda dua nilai
tengah dari dua sebaran normal bila ragamnya tidak
diketahui tetapi ukuran contoh adalah kecil.
8
Bina Nusantara University
Misalkan X1, X2, …., Xn dan Y1, Y2, ….., Yn adalah dua
contoh acak bebas dari sebaran normal N(x x2) dan (y
y2). Untuk hal ini boleh kita membuat asumsi ragam x2 =
y2 = 2.
Seperti diketahui :
Z
X - Y - μ x - μ y
2
σx2 σy
n
m
~ N0,1
dan karena contoh acak adalah bebas
n - 1 Sx 2 m - 1 S y 2
U
adalah
σ2
σ2
Jumlah dua peubah acak Khi - Kuadrat bebas dengan
sebaran U ~ χ 2 n m - 2
Bina Nusantara University
9
Z
mempunyai
U n m - 2
Peubah acak Z dan U juga bebas
T
Sebaran t dengan derajat bebas n + m – 2.
X - Y - μ x - μ y
T
T
σ2 n σ2 m
n - 1 S 2 m - 1 S y 2
x
2
2
σ
σ
X - Y - μ x - μ y
n m - 2
n - 1 Sx 2 m - 1 Sy 2 1
nm-2
dan P- t 0 T t 0 1 - α
Bina Nusantara University
1
n m
10
Penyelesai an ketidaksam aan menjadi
P x - y - t 0 S p
dengan Sp
1 1
μ1 - μ2 x - y t 0 Sp
n m
1 1
n m
n - 1 Sx 2 m - 1 Sy 2
nm-2
Jika x, y dan Sp adalah nilai pengamatan X, Y dan Sp maka
1 1
1 1
x
y
t
S
;
x
y
t
S
0 p
0 p
n m
n m
adalah selang 1001 - α % bagi μ x - μ y
Seperti diketahui sebelumnya P- Zα
2
ω Zα
2
1- α
Jika n dan m lebih kecil Welch dan Aspin mendekati dengan
sebaran t dengan derajat bebas r.
Bina Nusantara University
11
1 c2
1 - c 2
Sx 2 n
dan c 2
r n -1
m -1
Sx n S y 2 m
r
S
2
x
n Sy
2
m
2
2
2
S
1 Sx
1 y
n - 1 n
m -1 m
Selang kepercayaan 100 1 - α % diperkirakan :
2
x - y tα
2
r
2
2
Sx 2 S y
n
m
Jika dua pengukuran misalnya X dan Y diambil dari satu
subyek sehingga X dan Y tidak bebas. Ambil (X1, Y1), (X2,
Y2), …., (Xn, Yn) merupakan pasangan yang tidak bebas
dan Di = Xi – Yi, i = 1, 2, ….,n.
12
Bina Nusantara University
D1, D2, …, Dn dipandang sebagai contoh acak dari sebaran
normal N(D, D2) dengan D dan D2 sebagai nilai tengah dan
simpangan baku setiap perbedaan.
Selang x - y = D diperoleh dengan menggunakan
D - μD
T
dengan
SD n
D dan SD sebagai nilai tengah dan simpangan baku dari n beda.
Selang kepercayaan 100% (1 - )% bagi D = x - y adalah:
sd
d t α 2 n - 1
dengan
n
d dan SD adalah nilai tengah dan simpangan baku hasil
pengamatan contoh.
Bina Nusantara University
13