Kemiringan Lereng Definisi lereng menurut KBBI: Sisi bidang yang landai atau miring Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope) Slope = Grade =

Download Report

Transcript Kemiringan Lereng Definisi lereng menurut KBBI: Sisi bidang yang landai atau miring Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope) Slope = Grade =

Slide 1

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 2

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 3

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 4

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 5

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 6

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 7

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 8

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 9

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 10

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 11

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 12

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13


Slide 13

Kemiringan Lereng

Definisi lereng menurut KBBI:
Sisi bidang yang landai atau miring
Lereng dalam arsitektur lanskap = kemiringan lereng (slope)
Slope = Grade = Gradient

Slope dinyatakan dalam bentuk:

• derajat sudut
• persen
• rasio

Universitas Udayana

bidang geografi dan geologi
bidang desain dan konstruksi

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-2

Menghitung Kemiringan Lereng
RASIO

panjang : tingggi = x : 1
30

90 : 30 = 9 : 3 = 3 : 1

90

Konvensi penggunaan rasio adalah tinggi selalu dinyatakan dalam angka 1

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-3

Menghitung Kemiringan Lereng
PERSEN

10
% slope = 0.333
30
atau

Rumus:

%=

slope = 33.3%

V
H

10

x 100%

V = Hx%
H =

V
%

30

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-4

Menghitung Kemiringan Lereng
DERAJAT SUDUT

O

sudut = arc tan

(

berseberangan
berdekatan

)
opposite

?

adjacent

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-5

Fungsi Kemiringan Lereng
• DRAINASE

: kemiringan cukup memadai untuk aliran positif dan
tidak terlalu curam sehingga menyebabkan erosi.

• SIRKULASI

: kemiringan maksimum untuk pedestrian adalah 8%;
untuk kendaraan akan sangat tergantung pada kecepatan
dan panjang lereng.

• ESTETIKA

: tidak ada batas minimum atau maksimum dalam hal ini,
sepanjang kemiringan lereng sesuai dengan kondisi alam
setempat atau sesuai dengan tujuan desain.

• LINGKUNGAN

: kemiringan lereng sangat dipengaruhi oleh faktor alam

• PEMELIHARAAN : pada lereng yang landai juga beresiko terjadinya erosi
tanah, oleh sebab itu penutupan dengan vegetasi
merupakan hal penting.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-6

Fungsi Kemiringan Lereng

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-7

SIMPLE SLOPELereng

Sederhana

Lereng Sederhana :
permukaan lahan
yang miring hanya
ke satu arah

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-8

Lereng Sederhana

?

6
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-9

Lereng Menyilang & Lereng Longitudinal
10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
CROSS
SLOPE

ARAH ALIRAN AIR

INGAT : arah aliran air selalu tegak lurus (90O) terhadap garis kontur

lereng menyilang
Universitas Udayana

lereng longitudinal

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-10

Lereng Crown
Bentuk crown dibuat untuk mengalirkan air dari badan jalan.
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG

2%
LERENG
SILANG
2%
LERENG
SILANG

10 % LERENG LONGITUDINAL

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-11

Lereng Kombinasi
Bentuk lereng kombinasi terjadi karena kondisi lanskap yang beragam
dan beragamnya fungsi yang dibuat pada lanskap tersebut.

Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-12

Selesai
Universitas Udayana

konstruksi bangunan taman – 2011/12

NK-13