1. Audio Multimedia
Download
Report
Transcript 1. Audio Multimedia
AUDIO MULTIMEDIA
Pertemuan 2
Suara mungkin merupakan elemen multimedia yang paling
inderawi. Ini berarti "perkataan" memiliki makna. dalarn
bahasa apa saja, mulai dari bisikan sampai teriakan. Suara
dapat memberikan kenikmatan saat mendengarkan musik,
aksen yang mengejutkan dari efek-efek khusus, atau
ambience (lingkungan) dari setting latar belakang.
Beberapa musik yang bercita rasa bagus akan memenuhi
hati dengan kuat, menggerakkan emosi cinta atau jika tidak,
mengarahkan pendengar untuk lebih dekat ke Surga.
Bagaimana Anda menggunakan kekuatan. suara dapat
membuat perbedaan antara presentasi multimedia yang
umurn dengan presentasi profesional spektakuler. Akan
tetapi, jika tidak menggunakan suara, proyek Anda akan
menjadi rusak
KEKUATAN SUARA
Ketika sesuatu bergetar di udara saat digerakkan maju mundur (seperti
kerucut pengeras suara (loudspeaker)), akan menciptakan tekanan
gelombang. Gelombang ini menyebar seperti riak yang ditimbulkan oleh batu
yang dilemparkan ke kolam yang tenang, dan ketika mencapai gendang
telinga anda, Anda mengalami perubahan tekanan, atau getaran, sebagai
suara. Di udara, riak ini menyebar sekitar 750 mil per jam, Atau Mach 1 untuk
level laut. Gelombang suara bervariasi dalam level tekanan suara (amplitudo)
dan dalam frekuensi atau pitch. Banyak gelombang suara bercampur
menjadi satu membentuk lautan audio dari musik simfoni, percakapan, atau
hanya sekadar noise.
• Akustik merupakan cabang fisika yang mempelajari bunyi.
Level tekanan suara (kekerasan atau volume) dihitung
dalam desibel (dB); perhitungan desibel sebenamya rasio
antara point referensi yang dipilih dalam. skala logaritmik
dan level yang benar-benar dialami. Saat Anda melipatkan
kekuatan output suara empat kalinya, hanya terdapat
kenaikan 6 dB; ketika Anda membuat suara lebih intens; 100
kali, peningkatan dB tidak menjadi 100 kalinya, tetapi
hanya 20 dB. Skala ini beralasan karena. manusia menerima
level tekanan suara di atas range dinamis yang luas. Skala
desibel, dengan beberapa contoh, ditunjukkan pada Tabel
1-1; menunjukkan hubungan antara daya (dihitung dalam
watt) dan dB
TABEL 1-1 TIPIKAL LEVEL SUARA DALAM
DESIBEL (DB) DAN WATT
dB
195
170
160
150
140
Waft
25-40 juta
100.000
10.000
1.000
100
Contoh
Roket Saturnus
Mesin jet dengan afterburner
Mesin turbojet dengan daya dorong 7.000 pon
Granat ALSETEX yang memekakkan telinga
Speaker 2 JBL2226 yang memiliki daya 2.400 watt di dalam mobil
130
120
110
100
90
80
70
60
50
40
30
20
10
1
0.1
0.01
0.001
0.0001
0.00001
0.000001
0.0000001
0.00000001
0.000000001
0.0000000001
75 potongan orkestra, dalam fortissimo
Kepingan palu besi yang besar
Mesin pernancang
Mobil di jalan raya
Lintasan kereta api; suara teriakan
Ruang dalam sebuah Corvette 1952 pada 60 mph
Suara percakapan; kereta barang dengan panjang 100 kaki
Toko swalayan yang besar
Tempat tinggal standar atau. kantor bisnis kecil
Area tempat tinggal di Chicago pada malam hari
Bisikan yang sangat lembut
Studio suara
Suara merupakan energi, seperti gelombang yang menghantam
pantai berpasir, dan terlalu banyak volume yang secara permanen
dapat merusak mekanisme penerimaan yang rentan di belakang
gendang telingaAnda, biasanya memekakkan telinga Anda pada
range frekuensi 6 kHz.
Penggunaan suara dalam proyek multimedia Anda tidak.
membutuhkan spesialisasi yang tinggi mengenai harmoni, interval,
gelombang -sinus, notasi, oktaf, atau fisik dari akustik dan vibrasi
(getaran), namun Anda perlu mengetahui hal berikut:
• Bagaimana membuat suara
• Bagaimana merekam dan mengedit suara pada komputer Anda
• Bagaimana menggabungkan suara ke dalarn karya multimedia Anda
SISTEM SUARA MULTIMEDIA
• Dalam Windows, sistem suaranya adalah file WAV, yang
terletak dalam subdirektori Windows/ Media. Sistem event
suara yang tersedia adalah start.wav, chimes.wav,
chord-wav, ding.wav, logoff.wav, notify.wav, recycle-wav,
tada.wav, dan Microsoft sound.wav yang biasa muncul
saat Windows start up. Jika Anda menginstal Microsoft
Office, Anda akan mendapatkan lebih banyak pilihan:
applausewav, camera.wav, carbrake.wav, cashreg.wav,
chimes.wav, clap,wav, driveby.wav, -drumroll.wav,
explode.wav, glass.wav, gunshot.wav, laser.wav,
projector-wav, ricochet.wav, type.wav, dan whoosh-wav.
• Seperti ditunjukkan oleh Gambar 1-1, Anda dapat menetapkan suara
tersebut pada sistem event seperti startup Windows, peringatan dari aplikasi
lain, atau klik di luar kotak dialog open (yang akan menampilkap bunyi
default dalam Windows).
Gambar 1-1
AUDIO DIGITAL
• Audio digital dibuat saat Anda mengonversikan sebuah gelornbang suara
ke dalam angka-prosesnya disebut digitizing (mendigitalkan). Anda dapat
mernbuat suara digital dari sebuah mikrofon, synthesizer, tape recording
yang ada, siaran televisi dan radio secara. live, dan CD-CD populer. Anda
dapat mendigitalkan suara dari sumber apapun, natural atau sudah
direkam.
• Suara digital merupakan sampel suara. Setiap fraksi n dalam satu detik,
sampel suara diambil dan disimpan sebagai informasi digital dalam bit dan
byte. Kualitas dari recording digital tergantung pada seberapa. sering
sampel diambil (angka sampling atau frekuensi, dihitung dalam kilohertz,
atau seribu sampel per detik) dan berapa banyak angka yang digunakan
untuk merepresentasikan nilai dari tiap sampel bitdepth, ukuran sampel,
resolusi, range dinamis).
• Tiga frekuensi sampling yang paling sering
• Semakin sering Anda mengambil
sampel dan semakin banyak data yang digunakan dalam multimedia adalah
kualitas CD 44.1 kHz (kilohertz), 22.05 kHz,
Anda simpan mengenai sampel,
dan 11.025 kHz. Ukuran sampelnya 8 bit
semakin bagus resolusi dan kualitas
dan 16 bit. Semakin besar ukuran sampel,
semakin baik data yang mendeskripsikan
suara yang ditangkap ketika diputar.
suara. Ukuran sampel 8-bit menyediakan
Karena. kualitas audio Anda
256 unit untuk mendeskripsikan range
berdasarkan kualitas recording Anda
dinamis atau amplitudo-level suara dalam
dan bukan perangkat di mana
satu waktu-dari potongan suara yang
pengguna akhir Anda akan
ditangkap. Sementara itu, ukuran file 16-bit
menyediakan 65.536 unit untuk
memainkan audio tersebut, audio
mendeskripsikan range dinamis. Seperti
digital disebut perangkat independen
yang Anda lihat dalarn Gambar 1-2,
potongan bentuk gelombang analog
diambil sampelnya pada berbagai
frekuensi, dan masing-masing sampel yang
berbeda kemudian disimpan pada data 8
bit dan 16 bit.
Nilai dari masing-masing sampel berkisar
pada bilangan bulat (integer) terdekat
(kuantisasi), dan jika amplitudonya lebih
besar dibanding interval yang ada, akan
terjadi clipping pada bagian atas dan
bawah gelombang. Kuantisasi dapat
menghasilkan latar belakang suara desahan
yang tidak diinginkan, dan clipping akan
mendistorsi suara
Gambar 1-2
Mempersiapkan file audio digital dapat dilakukan berurutan. jika Anda memiliki
sumber material analog-musik atau efek suara yang Anda rekam pada media analog
seperti kaset tape-langkah pertama adalah mendigitalkan material analog dengan
merekamnya ke dalam media digital yang dapat dibaca komputer. Dalam
kebanyakan kasus, ini sama saja dengan memainkan suara dari satu perangkat
(seperti tape recorder) ke dalam komputer Anda, menggunakan perangkat lunak
audio digital yang cocok.
• Anda harus memfokuskan dua aspek krusial untuk mempersiapkan file audio digital:
• Menyelaraskan kebutuhan kualitas suara dalam sumber daya RAM dan hard disk
• Menyeting level recording yang sesuai untuk mendapatkan recording yang bersih
dan bagus
UKURAN FILE VERSUS KUALITAS
• Ingatlah bahwa angka sampling menentukan frekuensi di mana sampel
akan digambar untuk recording. Sampling dengan angka tinggi (seperti 44.1
kHz atau 22.05 kHz) akan menangkap isi berfrekuensi tinggi dari proyek Anda
lebih akurat. Resolusi audio (misal 8-bit dan 16-bit) menentukan akurasi di
mana suara akan didigitalkan. Menggunakan bit lebih besar untuk ukuran
sampel menghasilkan recording dengan suara menyerupai versi orisinalnya.
• Peringatan semakin tinggi kualitas suara semakin besar file Anda.
TABEL 1-2 RECORDING AUDIO DIGITAL
SATU MENIT PACLA ANGKA SAMPLING
DAN RESOLUSI YANG UMUM
Angka
Res Ster Byte yang Keterangan
oeo
Samplin lusi ata Diperluka
g
u
n
Mon untuk 1
o
Menit
44.1
16- Ster 10.5 MB
Recording berkuahtas CD;
kHz
bit eo
standar terkenal untuk kualitas
audio.
44.1
16- Mon 5.25 MB
Recording mono berkualitas
kHz
bit o
tinggi untuk trade-off yang
bagus seperti pengisi suara.
44.1
8Ster 5.25 MB
Merniliki kualitas pernutaran yang
kHz
bit eo
tertinggi dalarn perangkat
berteknologi rendah seperti
kebanyakan sound card dalam
PC Windows.
44.1
8Mon 2.6 MB
Trade-off yang cocok untuk
kHz
bit o
recording mono.
22.05
16- Ster 5.25 MB
Suaranya lebih gelap dibanding
kHz
bit eo
recording berkualitas CD karena
angka sampling lebih rendah,
namun masih tetap penuh dan
"muncul" karena bit resolusi tinggi
dan stereo.
Disukai untuk proyek CD-ROM
Mon 2.5 MB
o
22.05
kHz
16bit
22.05
kHz
8-bit Ster
eo
22.05
kHz
8-bit Mon 1.3 MB
o
11 kHz
8-bit Ster
eo
11 kHz
8-bit Mon 650 K
o
5.5 kHz
8-bit Ster 650 K
eo
8-bit Mon 325 K
o
5.5 kHz
2.6 MB
1.3 MB
Bukan pilihan yang buruk untuk
pembicaraan, namun lebih baik
menghilangkan beberapa ketelitian
untuk ruang disk yang besar dengan
menurunkannya menjadi 8-bit.
Pilihan yang populer untuk
recording stereo di mana
bandwidth pemutaran tidak penuh.
Suara lebih tipis dibanding pilihan di
atas, namun sangat bermanfaat.
Macintosh atau MPC apa pun
dapat memainkan tipe file ini. Sama
bagusnya seperti saat Anda
mendengarkan televisi Anda.
Dengan angka sampling rendah,
hanya. sedikit keuntuhgan yang
diperoleh saat menggunakan
stereo.
Dalam praktik pekerjaan Anda
mungkin tidak banyak/berat,
namun masih mendapatkan hasil
yang berguna; sangat gelap.
Stereo tidak efektif.
Sama seperti koneksi telepon yang
buruk.
SETTING LEVEL RECORDING YANG
SESUAI
• Recording yang terdistorsi akan terdengar menyedihkan. Jika sinyal yang
Anda masukkan ke dalam komputer Anda terlalu "panas" untuk dibawa,
hasilnya akan tidak menyenangkan atau suara latar belakang yang
putus-putus (ripping). Sebaliknya, recording yang dibuat dengan level terlalu
rendah terkadang tidak terpakai karena jumlah suara yang direkam tidak
memadai untuk menandingi level noise yang tidak terpakai dalarn proses
recording itu sendiri. jenis perangkat lunak recording dan editing audio akan
men-display meter digital untuk memberitahu Anda seberapa keras suara
Anda. Perhatikan meter dengan teliti, biasanya terdapat 0 di tengah dan
memiliki range +5, +8, atau bahkan lebih tinggi, puncak meter digital.
Untuk menghindari distorsi, jangan melebihi batas tersebut. jika ini terjadi,
kecilkan volume Anda (baik dengan menurunkan level input dari perangkat
recording atau. level output dari sumber Anda). dan mencobanya. lagi.
Cobalah menjaga level puncak antara -3 dan -10. Setiap saat Anda
mencapai puncak, apakah Anda mendengarnya atau tidak, Anda
mengenalkan distorsi ke dalam recording.