KELOMPOK SATU
Download
Report
Transcript KELOMPOK SATU
KELOMPOK SATU
IMAN KEPADA
ALLAH
Kelompok 1
•
•
•
•
•
•
Ratih Oktaviana
Rery Tiara Amalaia D
Amalia Alfi Karomallahu D
Hevi Netya Restu
Taufiq Wildan Laksono
Filcha Novia S
(211.121.0001)
(211.121.0002)
(211.121.0003)
(211.121.0004)
(211.121.0005)
(211.121.0066)
Pengertian Iman kepada Allah
• Iman menurut
bahasa : yakin terhadap sesuatu.
istilah : pengakuan di dalam hati, diucapkan
dengan lisan dan dikerjakan dengan anggota badan.
• Sesuai Hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi :
)• االيمان معرفة بالقلب و قول باللسا ن و عمل باالركان (رواه الطبران
Artinya : “Iman adalah pengakuan dengan hati, pengucapan
dengan lisan, dan pengamalan dengan anggota
badan.”(HR Thabrani)
Macam - macam Iman kepada Allah
• Mengimani Sifat Rububiyah Allah (Tauhid Rububiyah)
`
Bahwa Allah-lah memberi rizki, menolong, menghidupkan,
mematikan dan Dia itu adalah penguasa segala sesuatu.
• Mengimani Sifat Uluhiyah Allah (Tauhid Uluhiyah)
Dia lah yang tidak ada sekutu bagi-Nya, mengesakan Allah
melalui segala ibadah yang disyariatkan dan diperintahkan-Nya
dengan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu apapun.
• Mengimani Asma’ dan Sifat Allah (Tauhid Asma’ Wa Sifat)
Yaitu menetapkan apa-apa yang Allah dan RasulNya telah
tetapkan atas diriNya baik itu berkenaan dengan nama-nama
maupun sifat-sifat Allah.
Dua Prinsip dalam meyakini sifat Allah
SWT :
• Allah swt wajib disucikan dari semua sifat-sifat
kurang secara mutlak, seperti ngantuk, tidur,
lemah, bodoh, mati, dan lainnya.
• Allah mempunyai nama dan sifat yang
sempurna yang tidak ada kekurangan sedikit
pun juga, tidak ada sesuatu pun dari makhluk
yang menyamai Sifat-Sifat Allah.
Dzat Alloh
• Allah SWT merupakan zat pribadi dimana zat
pribadi merupakan satu perwujudan yang
berdiri sendiri tanpa adanya ketergantungan
pada dzat yang lain.
• Dzat Allah SWT memiliki sifat-sifat yaitu sifat
yang wajib, sifat yang mustahil bagi allah, dan
sifat yang ada pada dzat Allah.
Sifat - sifat Alloh
Sifat wajib yang menunjukkan makna
“Maha”
Sifat - sifat Allah yang Utama
Wujud
Berarti ada. Adanya Allah itu bukan karena ada
yang mengadakan atau menciptakan, tetapi
Allah itu ada dengan zat-Nya sendiri.
Adapun sifat mustahil-Nya adalah adam
Qidam
Berarti terdahulu. Allah SWT mempunyai sifat
terdahulu karena tidak ada yang mendahului.
Sifat mustahil-Nya adalah Hudus
َّ
ُ
َ
ِّ
ئ َعلِي ٍم
ش
ل
ك
ب
ُو
ه
و
ُن
اط
ب
ال
و
ر
ُ
ه
ا
الظ
خ ُر َو
ِ
ِ
ِ ه َُو االوَّ ُل َواال
َ
َ
َ
َ
ٍ
ِ
﴾3»﴿الحديد
“Dialah yang Awal dan yang akhir yang Zhahir
dan yang Bathin; dan dia Maha mengetahui
segala sesuatu”.(QS.Al-Hadiid:3)
Baqa’
Berarti kekal. Kekalnya Allah SWT tidak
berkesudahan atau penghabisan. Sifat
mustahilnya adalah fana’
الل ِواالك َر ِام
َ ﴾ َو ِيبقى ِوج ُه َربّك ُذوا26﴿ ان
ِ الج
ٍ ُك ُّل َمن َع َلي َها َف
﴾٢٦–٢٧»﴾ ﴿الرحمن27﴿
Artinya : Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
Dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai
kebesaran dan kemuliaan. (QS.Ar Rahman :26-27)
Mukhalafatu lil Hawadisi
Berarti berbeda dengan semua yang baru (mahluk).
Sifat mustahilnya adalah mumasalatu lil hawadisi.
Firman Allah SWT :
﴾١١» ِصي ُر ﴿الشور
ِ س َك ِمثلِ ِه ِش ٌئ َوه َُو ال َّس ِمي ُع ال َب
َ َلي.…
Artinya :”……… Tidak sesuatu pun yang serupa
dengan Dia. Dan Dialah yang Maha Mendengar
lagi Maha Melihat.”(QS Asyura’: 11)
Qiyamuhu Binafsihi
Berarti Allah SWT itu berdiri dengan zat sendiri
tanpa membutuhkan bantuan yang lain.
Maksudnya, keberadaan Allah SWT itu ada
dengan sendirinya tidak ada yang mengadakan
atau menciptakan. Sifat mustahilnya adalah
ihtiyaju lighairihi.
﴾٢»الحيُّ ال َقيُّو ُم ﴿على عمران
َ • َللَاُ ال ِال َه ِاال ه َُو
• Artinya : “Allah tidak ada Tuhan selain Dia. Yang
hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri.” (QS Ali
Imran:2)
Wahdaniyah
Berarti esa atau tunggal. Allah SWT adalah Tuhan Yang
Maha Esa., baik esa zat-Nya, sifat-Nya, maupun
perbuata-Nya. Sifat mustahil-Nya adalah ta’adud .
﴾ َولَم َي ُكن لَ ُه3﴿ ﴾ لَم َيلِد َولَم يُولَد2﴿ ِص َم ُد
َّ ﴾ َللَا ُ ال1﴿ • قُل ه َُو للَا ُ اَ َح ٌد
﴾4﴿ ُكفُ ًوا اَ َح ٌد
”Katakanlah (Muhammad ). Dialah Tuhan Yang Maha
Esa . Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada_Nya
segala sesuatu . dia tidak beranak dan tidak
diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara
dengan Dia.” (QS Al Ikhlas :1-4)
Qudrat
Berarti kuasa. Kekuasaan Allah SWT, atas segala
sesuatu itu mutlak, tidak ada batasnya dan
tidak ada yang membatasi. Sifat mustahilnya
adalah ‘ajzu.
• Firman Allah SWT :
﴾٢٠»للَا َعلى ُك ِّل َشئ ٍٍ َق ِدير ٍ﴿البقرة
َ َّ ِان.… •
• Artinya : “Sesungguhnya Allah berkuasa atas
segala sesuatu”. (QS.Al Baqarah:20)
Iradat
Apapun yang Allah SWT kehendakin pasti
terjadi, begitu juga setiap setiap Allah SWT
tidak kehendaki pasti tidak terjadi. Adapun
sifat mustahilnya adalah karahah.
﴾٧٢»• ِانَّ ٍَ َما اَم ُرهُ ِا َذا اَ َرادَ َشي ًئا اَن َيقُو َل َل ُه ُكن َف َي ُكونُ ﴿يس
• Artinya : “Sesungguhnya perintah-Nya apabila
dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata
kepadanya:”Jadilah”maka terjadilah”. (QS.
Yasin : 82)
Ilmu
• Berarti mengetahui. Sifat mustahilnya adalah Jahlun
yang artinya bodoh. Allah SWT memiliki pengetahuan
atau kepandaian yang sangat sempurna, artinya ilmu
Allah SWT itu tidak terbatas dan tidak pula dibatasi
ض َوللَا ُ ِب ُكل َشئ ٍٍ َعلِي ٌم
ِ َّموا
َ َوللَا ُ َيعل ُم َما فِى الس.… •
ِ ت َو َما فِى االر
﴾١٦»﴿الحجرات
• Artinya :”…..Allah SWT mengetahui apa yang ada
dilangit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al Hujurat:16).
.
Hayat
• Hayat berarti hidup. Hidupnya Allah tidak ada
yang menhidupkannya melainkan hidup dengan
zat-Nya sendiri. Sifat mustahilnya adalah mautun.
• .… الحيُّ القيُّو ُم ال َتا ُخذهُ ِس َنة َوال َنو ٌم
َ للَاُ ال ال َه اال ه َُو
”Allah tidak ada Tuhan melainkan Dia yang hidup
kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya,
tidak mengantuk dan tidak tidur”. (QS Al
Baqarah: 255)
Sama’
• Sama’ berarti mendengar . Yidak ada suara yang
terlepas dari pendengaran Allah SWT walaupun
suara itu lemah dan pelan., seperti suara bisikan
hati dan jiwa manusia.Sifat mustahilnya adalah
summun.
﴾٧٦»العلِي ُم ﴿الماﺋده
َ الس ِمي ُع
َ َوللَاُ ه َُو.… •
• Artinya :”Dan Allah-lah Yang Maha Mendengar
lagi Maha Mengetahui”.(QS Al Maidah :76)
Bashar
• Basar berarti melihat. Penglihatan Allah bersifat
mutlak, artinya tidak dibatasi oleh jarak segala
sesuatu yang ada di alam semesta ini, kecil
maupun besar, tampak atau tidak tampak, pasti
semuanya terlihat oleh Allah SWT. Sifat mustahilNya adalah ‘umyun.
﴾٢٦٥ »ِصي ٌر﴿البقرة
ِ لون َب
َ • َوللَاُ ب َما َتع َم
• Artinya :”………Dan Allah maha Melihat apa yang
kamu kerjakan.”(al-Baqarah: 265)
Kalam
• Allah SWT bersifat kalam artinya Allah SWT berfirman
dalam kitab-Nya yang diturunkan kepada para nabi dan
rasul-Nya. Allah SWT berbicara tanpa menggunkan alat
bantu yang berbentuk apapun sebab sifat kalam Allah
SWT sangat sempurna. Sifat mustahi-Nya adalah
bukmun.
﴾١٦٤»• َو َكلَّ َم للَا ُ مُوسى َتكلِي ًما ﴿النسأ
• Artinya :”…….Dan Allah berkata kepada Musa dengan
satu perkataan yang jelas.(QS AnNisa’ :164)
Qadiran
• Adalah kadaan Allah Ta’ala Yang Berkuasa
Mengadakan Dan Mentiadakan. Hakikatnya
yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala,
tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum , yaitu
lain daripada sifat Qudrat.
Muridan
Keadaan Allah Ta’ala Yang Menghendaki dan
menentukan tiap-tiap sesuatu..
‘Aliman
• Keadaan Allah Ta’ala Yang Mengetahui akan
Tiap-tiap sesuatu. Hakikatnya Yaitu sifat yang
berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud
dan tiada ia ma’adum , yaitu lain dari pada
sifat ‚Ilmu.
Kaunuhu Hayyun
• Keadaan Allah Ta’ala Yang Hidup. Hakikatnya
Yaitu sifat yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala,
tiada ia maujud dan tiada ia ma’adum, Yaitu
lain daripada sifat Hayat.
Kaunuhu Sami’an
• Keadaan Allah Ta’ala Yang Mendengar akan
tiap-tiap yang Maujud. Hakikatnya Yaitu sifat
yang berdiri dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia
maujud dan tiada ia ma’adum, Yaitu lain
daripada sifat Sama’
Kaunuhu Bashiran
• Keadaan Allah Ta’ala yang Melihat akan tiaptiap yang Maujudat ( benda yang ada ).
Hakikatnya yaitu sifat yang berdiri dengan zat
Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan tiada ia
ma’adud, yaitu lain daripada sifat Bashar
Kaunuhu Mutakalliman
• Artinya : Keadaan Allah Ta’ala Yang Berkatakata. Hakikatnya Yaitu sifat yang berdiri
dengan zat Allah Ta’ala, tiada ia maujud dan
tiada ia ma’adum , Yaitu lain daripada sifat
Kalam.
Hikmah Beriman Kepada Allah SWT
•
•
•
•
Meyakini kebesaran Allah SWT
Meningkatkan rasa syukur
Selalu menjalankan perinyah-Nya.
Selalu berusaha menjauhi dan meninggalkan
larangan-Nya.
• Tidak takut menghadapi kematian