LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN SPI
Download
Report
Transcript LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN SPI
LANGKAH-LANGKAH
PELAKSANAAN SPI
Agus Dian Alirahman
Secara umum proses pembelajaran dengan
menggunakan SPI dapat mengikuti langkahlangkah sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Orientasi
Merumuskan Masalah
Mengajukan Hipotesis
Mengumpulkan Data
Menguji Hipotesis
Merumuskan Kesimpulan
1. Orientasi
Orientasi secara bahasa yaitu pandangan, yang berarti
pandangan yang mendasarkan pikiran, perhatian atau
kecenderungan.
Dalam SPI orientasi dapat dikatakan suatu langkah untuk
membina situasi atau iklim pembelajaran yang responsif.
Pada langkah ini guru mengkondisikan agar siswa siap
melaksanakan proses pembelajaran. Beberapa hal yang
dapat dilakukan dalam tahapan orientasi ini adalah:
a. Menjelaskan topik, tujuan, dan hasil belajar yang
diharapkan dapat dicapai oleh siswa.
b. Menjelaskan pokok-pokok kegiatan yang harus dilakukan
oleh siswa untuk mencapai tujuan. Pada langkah ini
dijelaskan langkah-langkah inkuiri serta tujuan setiap
langkah, mulai dari langkah merumuskan masalah sampai
dengan merumuskan kesimpulan.
c. Menjelaskan pentingnya topik dan kegiatan belajar. Hal ini
dilakukan dalam rangka memotivasi kepada para siswa.
2. Merumuskan Masalah
Merumuskan masalah berarti membawa siswa
pada sebuah permasalahn yang mengandung
teka-teki dan menantang siswa untuk
memecahkan teka-teki tersebut.
Teka-teki yang menjadi masalah dalam berinkuiri
adalah teka-teki yang mengandung konsep yang
jelas yang harus dicari dan ditemukan.
Beberapa
hal
yang
diperatikan
dalam
merumuskan masalah diantaranya:
a. Masalah hendaknya dirumuskan sendiri oleh
siswa.
b. Masalah yang dikaji adalah masalah yang
mengandung teka-teki yang jawabannya pasti.
c. Konsep-konsep dalam masalah adalah konsep
yang sudah diketahui terlebih dahulu oleh
siswa.
3. Merumuskan Hipotesis
Hipotesis
adalah
jawaban
sementara
dari
suatu
permasalahan yang sedang
dikaji.
Sebagai
jawaban
sementara, hipotesis perlu diuji
kebenarannya.
Berhipotesis bisa juga dikatakan
menebak atau mengira-ngira
dari suatu permasalahannya
secara rasional dan logis.
Untuk menanamkan minat anak
berhipotesis dapat dimulai
dengan mengajukan beberapa
pertanyaan.
4. Mengumpulkan Data
Mengumpulkan data adalah aktivitas
menjaring informasi yang dibutuhkan
untuk menguji hipotesis yang
diajukan. Dalam proses inkuiri
mengumpulan
data
merupakan
proses mental yang sangat penting
dalam
pengembangan
pengetahuannya.
Pross pengumpulan data bukan
hanya memerlukan motivasi yang
kuat dalam belajar, akan tetapi juga
membutuhkan
ketekunan
dan
kemampuan menggunakan potensi
berpikir anak.
5. Menguji Hipotesis
Menguji hipotesis adalah proses
menentukan jawaban yang
dianggap
diterima
sesuai
dengan data atau informasi
yang diperoleh berdasarkan
pengumpulan data.
Menguji
hipotesis
berarti
mengembangkan kemampuan
berpikir rasional, artinya bukan
hanya
berdasar
kepada
argumen akan tetapi didukung
berdasarkan
data
yang
diperoleh
dan
dapat
dipertanggungjawabkan.
6. Merumuskan Kesimpulan
Merumuskan kesimpulan adalah
proses mendeskripsikan temuan
yang diperoleh berdasarkan hasil
pengujian hipotesis.
Untuk mencapai kesimpulan yang
akurat sebaiknya guru mampu
menunjukan pada siswa data mana
yang relevan.