PERENCANAAN USAHA

Download Report

Transcript PERENCANAAN USAHA

PERENCANAAN USAHA
• Perencanaan dalam bahasa yang sederhana adalah
berfikir ke depan. Dalam bisnis/usaha perencanaan
adalah berfikir mengenai tujuan, strategi, dana, produksi,
prospek keuntungan dan kemungkinan pertumbuhan
usaha.
• Perencanaan mempunyai dua maksud: perlindungan
dan kesepakatan (protective dan affirmative).
• Maksud protektif adalah meminimisasi resiko dengan
mengurangi ketidakpastian di sekitar kondisi usaha dan
menjelaskan konsekuensi tindakan manejerial yang
berhubungan.
• Tujuan affirmatif adalah untuk meningkatkan tingkat
keberhasilan organisasional, karena semua unit
mempunyai pemahaman yang sama mengenai
perencanaan dan tujuan yang akan dicapai.
• Prinsip dan Tahap Perencanaan
1. Perencanaan Harus Realistis; Rencana harus didasarkan atas
sumberdaya yang tersedia.
2. Perencanaan Harus Didasarkan Atas Kebutuhan
3. Perencanaan Harus Fleksibel ;Sumberdaya, kebutuhan masyarakat dan
kondisi ekonomi selalu berubah. Perencanaan harus disesuaikan dengan
perubahan-perubahan tersebut.
4. Perencanaan Harus Dimulai dengan Aktivitas Sederhana dan Kecil
• Kriteria Rencana Efektif
a. Tujuan usaha harus dinyatakan secara jelas.
b. Menyatakan ukuran-ukuran pencapaian seperti ukuran kuantitatif, kualitatif,
waktu serta biaya.
c. Dilengkapai dengan kebijakan sehingga bisa memandu orang-orang
mencapai tujuan.
d. Harus mengindikasikan bagian-bagian mana yang ikut serta dalam
pencapaian tujuan.
e. Harus mengindikasikan waktu yang jelas untuk kegiatan.
f. Harus menyatakan sumberdaya dan biaya dengan jelas.
g. Harus menyatakan siapa yang berkompeten dalam pencapaian tujuan.
• Jenis-Jenis Perencanaan
1. Perencanaan Taktis; Perencanaan taktis adalah perencanaan jangka
pendek yang menekankan pada operasi pada berbagai bagian organisasi
yang sedang berjalan. Jangka pendek adalah kurun waktu kedepan yang
berkisar datu tahun atau kurang.
2. Perencanaan Strategis ; Perencanaan strategis adalah perencanaan jangka
panjang yang dipusatkan pada organisasi secara keseluruhan. Jangka
panjang didefinisikan sebagai periode waktu antara 3 sampai 5 tahun
kedepan. Perencanaan jangka panjang ini ditujukan untuk menentukan apa
yang akan dilakukan oleh organisasi agar berhasil dalam kurun waktu 3
sampai 5 tahun kedepan.
• Bagaimana merumuskan strategi ? Sebagai pedoman ada 4 pertanyaan
dasar yang harus dijawab:
a) Apakah tujuan dan maksud dari organisasi itu ?
b) Kemanakah organisasi dewasa ini diarahkan ?
c) Dengan jenis kondisi lingkungan apa organisasi tersebut mempunyai
keberadaan?
d) Apakah yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan dengan baik dimasa
datang?
• Tahap dan Langkah-Langkah Perencanaan
• Profesor Philip Kotler, dalam buku Manajemen Pemasaran
mengatakan bahwa ada 4 tahap perencanaan usaha:
1. Tahap Perencanaan Awal; Pada saat akan dan memulai usaha,
manejer pemilik sibuk mencari dana, pelanggan, material dan
peralatan.
2. Tahap Sistem Anggaran; Manejer pemilik mewujudkan keinginan
mengembangkan dan menggunakan suatu sistem
anggaran/budgetting.
3. Tahap Perencanaan Tahunan; Tahap perencanaan tahunan ini
biasanya dalam kurun waktu satu tahun, dan pembuatan rencana
dapat menggunakan metode top-down maupun metode buttom-up.
4. Tahap Perencanaan Strategis; Dengan bertambah besarnya usaha
maka perencanan jangka panjangpun diperlukan 2-3 tahun.
Perencanaan jangka panjang ini dikenal pula dengan perencanaan
strategis.
• Langkah-langkah dalam membuat perencanaan adalah sebagai
berikut:
1. Evaluasi sumberdaya yang ada, baik material maupun sumberdaya
yang ada ditengah masyarakat
2. Analisa pasar
3. Pemilihan lokasi
4. Menyiapkan rencana finansial
5. Menyiapkan rencana produksi
6. Menyiapkan rencana organisasi
7. Menyiapkan rencana pengelolaan
•
1.
2.
3.
Keuntungan Perencanaan
Perencanaan dapat mengurangi resiko kegagalan
Perencanaan meminimkan biaya produksi
Perencanaan dapat mendeteksi kelemahan usaha
PROSES DAN TAHAPAN RENCANA
BISNIS/ STUDI KELAYAKAN
Berdasarkan tahapannya,
RU/SKB dpt dilakukan
melalui langkah2 sbb:
1. Penemuan Ide atau
perumusan Gagasan.
2. Memformulasikan
tujuan.
3. Tahapan Analisis.
4. Tahap Keputusan.
1. TAHAP PENEMUAN IDE
SUMBER-SUMBER IDE
•
Koran, majalah bisnis, media
elektronik dll.
•
Melihat keberhasilan orang lain.
Dirumuskan melalui:
1. Peluang dan kemampuan
(75% - 25%).
2. Ikut-ikutan
(25% - 75%).
2. TAHAP MEMFORMULASIKAN TUJUAN
BISNIS
Tahap perumusan misi
dan visi melalui formulasi tujuan bisnis:
1. Kontinuitas usaha.
2. Keuntungan usaha.
3. ANALISIS KELAYAKAN BISNIS
1. Aspek legalitas/
manajemen.
2. Aspek
pemasaran.
3. Aspek produksi/
operasi.
4. Aspek keuangan.
4. TAHAP KEPUTUSAN
GAGASAN USAHA
(BUSINESS IDEA)
TUJUAN
(Visi dan Misi)
Dievaluasi, dipelajari dan
analisis maka, diambil
keputusan dijalankan atau
tidak usaha tersebut
ANALISIS/EVALUASI
1. Legalitas/mjn
2. Pasar
3. Produksi/operasi
4. Keuangan
5. Ekonomi/dampak lingkungan
Keputusan
(
•
Go
Not go
• Jika disederhanakan, rencana bisnis adalah sebuah rencana kerja
untuk sebuah bisnis misalnya, mengalokasikan sumber daya, fokus
pada poin-poin penting, dan mempersiapkan bisnis untuk masalahmasalah dan peluang pasar. Sayangnya, banyak orang hanya
memikirkan rencana bisnis dan tidak betul-betul merencanakan
dengan baik. Bagaimana merencanakan bisnis dengan baik?
• Rencana awal sederhana mencakup ringkasan, pernyataan misi,
kunci sukses, analisis pasar, dan analisis keseimbangan dana dll.
Ini adalah rencana bisnis paling sederhana.
• Apakah ada standar rencana bisnis? Sebuah rencana bisnis yang
standar (yang mengikuti nasihat dari para ahli bisnis) mencakup
seperangkat elemen standar. Rencana format dan uraian bervariasi,
tetapi umumnya sebuah rencana akan mencakup komponen seperti
deskripsi perusahaan, produk atau layanan, sasaran pasar,
prakiraan, tim manajemen, dan analisis keuangan.
•
1.
2.
3.
4.
10 langkah menyusun bisnis plan ini mungkin baik untuk anda pertimbangkan
untuk membantu Anda menyelesaikan rencana bisnis yang luar biasa.
Tentukan mengapa Anda menulis rencana bisnis tersebut. Apakah karena Anda
ingin mengumpulkan uang? Memperjelas masa depan Anda? Meluncurkan
usaha baru? Mencari mitra strategis? Perencanaan untuk menghancurkan
pesaing Anda? Apa pun alasannya sangat penting untuk mendapatkan
komitmen terhadap proses penulisan rencana bisnis.
Tentukan gambaran intinya. Sebelum melakukan penelitian dan mencari
informasi informasi, perhatikan rencana bisnis Anda melalui berbagai sudut
pandang untung ruginya untuk mendapatkan gambaran yang pasti. Kunjungi
perpustakaan atau toko buku lokal dan cari beberapa buku rencana bisnis.
Dengan wawasan yang luas, menyiapkan garis besar yang termasuk bagian
utama dan subbagian yang Anda percaya akan muncul dalam rencana bisnis
Anda.
Cari semua informasi yang terkait dari berbagai sumber. Anda harus menggali
informasi yang sudah tersedia untuk Anda. Anda akan semakin mantap dengan
apa yang Anda temukan dan langkah ini akan membawa Anda maju.
Mulailah mengetik pikiran, gagasan, kata, pertanyaan dan setiap bagian dari
garis besar rencana bisnis Anda. Buat layout kasar di atas kertas dan
gambarkan ide Anda. Jangan terlalu terpaku tentang kalimat lengkap atau tata
bahasa yang harus baik
5.
Siapkan draf rencana bisnis Anda; Sekarang saatnya untuk membuat
garis besar, informasi yang berguna dan punya ide-ide brainstorming
Anda dan membentuknya menjadi konsep kasar yang bisa digunakan.
Menyusun seluruh bagian outline rencana, bagian demi bagian dan mulai
menulis kalimat dan paragraf lengkap.
6. Lakukan Research. Sekarang waktunya untuk untuk mengumpulkan
informasi dan penelitian untuk mendukung pernyataan yang Anda buat
dalam rencana Anda. Singkatnya, berbicara dengan siapa pun dan semua
orang manapun yang mungkin dapat membantu Anda mengumpulkan
informasi untuk rencana bisnis Anda adalah hal yang bijaksana.
7. Mulai berpikir tentang angka-angka. Dianjurkan untuk mulai
mengembangkan format laporan keuangan pada saat ini. Jika Anda
mempersiapkan laporan keuangan Anda pada tahap ini, Anda memiliki
kesempatan yang lebih baik yang mendukung ide dalam rencana bisnis
Anda.
8.
Menulis rancangan akhir dan menetapkan biaya.
9. Menetapkan tenggang waktu
10. Finishing.