Transcript met lipid 2 - FK UWKS 2012 C
KILOMIKRON
•
Diproduksi di usus halus.
•
d < 0,94
•
Mobilitas elektroforesis: origin
•
Kaya akan TG
absorbsi oleh usus
•
Hanya ada di darah post prandial
•
Fungsi: transport lipid exogen (dari usus halus ke jaringan tubuh)
1
2
VLDL (Pre ß Lipoprotein)
•
d = 0,96-1,006.
•
Mobilitas elektroforesis: pre-Beta
•
Fungsi : Mengangkut TG & lemak lain yang disintesis di hati ke jaringan perifer
3
4
LDL (ß-Lipoprotein)
•
d = 1,006 – 1.063
•
Kaya akan kolesterol & dibentuk di plasma, berasal dari degradasi VLDL.
•
Fungsi: mengangkut kolesterol ke jaringan perifer.
•
Apoprotein: B100, B48
5
Small dense-LDL
Bersifat aterogenik karena : 1. Ukuran kecil subendotel lebih mudah masuk ke 2. Terjadi peningkatan angkutan trans-endotel sehingga sd-LDL lebih mudah masuk dinding arteri 6
Small dense-LDL
3. Perubahan konformasi Apo-B, menyebabkan penurunan afinitas sd-LDL pada reseptor LDL sehingga sd-LDL berada lama disirkulasi dan terpapar radikal bebas.
4. Lebih mudah terikat dengan proteoglikan pada dinding arteri dan lebih mudah teroksidasi sehingga terbentuk sel busa 7
8
HDL (α-Lipoprotein)
•
d = 1,063 – 1,21
•
Kandungan protein tinggi (Apo A,C,E, tu A1)
•
Fungsi: mengambil kolesterol dari jaringan perifer ke hati, lalu didegradasi atau diekskresi empedu (removal / reverse transport dari kolesterol )
•
Faktor protektif
9
10
Lp (a)
• • • • • • Autosomal dominant > 30 mg/dl resiko PJK 2X Faktor resiko sendiri, tak berhub. dg fraksi lemak lain Struktur mirip LDL, tapi punya “ekor” apo(a) & apoB100 Struktur Apo(a) mirip plasminogen menghambat kerja plasminogen terbentuk tak terjadi Fibrinolisis .
Plasmin tak Jadi punya efek TROMBOGENIK
Sifat2 Lp(a)
• • • • Bergerak pada pre-ß elektroforesis Struktur mirip LDL Ukuran LDL < Lp(a) < VLDL Mempunyai bagian protease serine yang mirip plasminogen
DISLIPIDEMIA
Def: kln metabolisme lipid yg ditandai oleh adanya peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma Gbr lab : Kenaikan LDL, kenaikan TG, kenaikan kolesterol total, penurunan HDL Etio : 1. Primer : tdk jelas sebabnya, genetik 2. Sekunder : penyakit dasar ( DM, sindroma nefrotik, Hipotiroid) 13
DISLIPIDEMIA
• • • • Klasifikasi berdasarkan profil lipid : 1. Hiperkolesterolemi 2. Hipertrigliseridemi 3. Isolated low HDL-cholesterol 4. Dislipidemi campuran 14
BATAS NORMAL LIPID (NCEP-ATP III)
• • • • • •
Kolesterol total : Kolesterol-HDL : Kolesterol-LDL : < 200 mg/dl > 45 mg/dl < 100 mg/dl Trigliserida : < 150 mg/dl Rasio Kolesterol total/HDL : < 5 Kolesterol LDL:
–
Perhitungan Formula Friedewald
Formula Friedewald
Kol-LDL = Kol Total – (Kol-HDL) – TG/5
Berlaku untuk serum/plasma puasa (kilomikron = 0 ) Syarat: TG < 400 mg/dl (Kol-VLDL≠TG/5)
17
PEMERIKSAAN LABORATORIUM DASAR
• • • • •
Pengamatan plasma/ serum segar: apakah keruh seperti susu = lipemik.
Tes kilomikron (Plasma standing test) Kadar Kolesterol (total) Kadar Trigliserida Pengendapan dengan poli-anion bervalensi dua : heparin-Mn.
HDL
tdpt pd supernatan LDL
tdpt pd bagian endapan
PEMERIKSAAN LIPID
Pemeriksaan Pola lipid yang umum meliputi : 1. Kolesterol total 2. Trigliserida 3. Kolesterol HDL 4. Kolesterol LDL • Pemeriksaan pola lipid lainnya yang sangat penting adalah : Apo AI, Apo B, Lp(a), sd-LDL 19
Pengukuran Apoprotein
• • • •
Pengukuran Apo A1
mewakili HDL Pengukuran Apo B (apo B100)
(VLDL) mewakili LDL + Pengukuran Apo A1 & Apo B
Lebih baik daripada Kolesterol-HDL &-LDL untuk menentukan resiko hiperlipidemia .
Apo A1 & B
Diperiksa bila Kolesterol HDL / LDL = abN atau ada faktor resiko + dislipidemia
21
KLASIFIKASI HIPERLIPOPROTEINEMIA MENURUT FREDRICKSON
TIPE I IIa IIb III IV V KELAINAN LIPOPROTEIN Lapisan kilomikron di atas plasma puasa Kenaikan LDL Kenaikan LDL , disertai VLDL Terdapat bentuk Intermediate ( floating ß ) kilomikron mungkin meningkat Kenaikan VLDL saja Kenaikan kilomikron & VLDL pada plasma puasa
TES KILOMIKRON (PLASMA STANDING TEST)
• SERUM/PLASMA DALAM TABUNG DIDIAMKAN SEMALAM PADA SUHU 4 0 C
N N I IIA IIB III IV V
DISLIPIDEMIA SEKUNDER
HIPERKOLESTEROLEMIA HIPOTIROID SINDROMA NEFROTIK DIS-GAMMAGLOBINEMIA PORPHYRIA PENYAKIT HATI HIPERTRIGLISERIDEMIA DIABETES MELLITUS OBESITAS ALKOHOLISME PANKREATITIS GAGAL GINJAL KRONIS DIS-GAMMAGLOBULINEMIA GLIKOGEN STORAGE DISEASE
Penanggulangan gangguan metabolisme lemak
• • •
Pengaturan “gaya hidup” : diet, BB, olahraga Pengobatan farmakologis: 1. Sequestran asam empedu 2. Asam nikotinat 3. Golongan Fibrat 4. Golongan Statin (HMG-CoA reductase inhibitor) Pembedahan
TERIMAKASIH
26