Transcript pertemuan14
DATABASE ADMINISTRATION
Pertemuan ke-14
DBA Tools dan DBA rules
source : Database Administration the complete guide to practices and procedures chapter 22 dan 23 by. Craig S. Mullins
• Setiap DBMS produk, memiliki database manajemen yang komplit dan fungsional yang digunakan untuk manage data • Meski perusahaan dapat menginsatall DBMS dengan seluruh fiturnya, pada akhirnya akan menyadari bahwa tidak semua kebutuhan dapat disupport DBMS • Administration dan maintanance database application memakan banyak waktu jika admin hanya menggunakan standar fitur dari DBMS • Beruntung banyak fitur dari third-party vendor yang menyediakan beragam fitur untuk DBA
Types and Benefits of DBA Tools
• DBA tool mengurangi waktu, effort, dan human error yang terjadi ketika DBA melakukan maintance sebuah DBMS • Beberapa tools mengurangi beban dan mengurangi terjadinya error ketika maintenance • Kebutuhan akan tools akan sangat terlihat dengan banyaknya third party tools yang beredar • Umumnya perusahaan memiliki lebih dari satu add on tools untuk DBMS • Chapter ini akan membahas kategori dan tipe-tipe produk yang dapat digunakan DBA untuk membantu tugas mereka
Data Modeling and Design
• Database modeling and design tools menyediakan kemampuan untuk membuat sebuah conceptual data models dan menjadikannya sebuah physical database design • Database modeling and design tools tidak spesifik pada satu database, tapi bisa mensupport banyak DBMS • Tools yang dapat mensupport design database akan mengurangi banyak waktu yang terbuang untuk desain • Contoh : power designer, rational rose, open modelsphere, toad data modeler, dll
Database Change Management
• • •
Database Change Management Tools
– Ex: ALTER,DROP,CREATE(DDL)
Database Comparison Tools
– Hanya struktur saja, bukan konten – Ex: SQLDelta, red-gate,open DbDiff, dll
Database Object Migration Tools
– Cara manual menggunakan export import – Ex: SwisSQL, Api pada beberapa Framework (.Net, Yii, dll),ESF Database Convert ,dll
• • •
Referential Integrity Tools
– Referential integrity (RI) digunakan untuk relational databse untuk memastikan validitas primary key ke foreign key relationships – Masing-masing DBMS umumnya sudah memiliki fitur ini
Auditing Tools
– Database auditing software membantu untuk monitoring data control, data definition,dan data integrity pada database environtment – Umumnya dbms memilki fitur ini tetapi sangat terbatas – Ex : eyeLog
Catalog Query and Analysis Tools
– Penggunaan system catalog / data dictionary – Ada yang sudah memiliki visual untuk system catalog – Ex yang lain : aquaData studio, penggunaan OLAP
Security Tools
• Database security umumnya menggunakaan internal database fitur seperti GRANT dan REVOKE SQL statements dengan berbagai macam strateginya • Penggunaan VPN (virtual private network)
Table Editors
• Ada 2 metode untuk update relational data dan dimiliki oleh hampir semua DBMS: – SQL DELETE, INSERT, and UPDATE statements – Database utilities such as LOAD or IMPORT • Tapi dua metode tersebut hanya khusus untuk masing-masing kasus individual query atau bulk query • table editing tool dan mengurangi waktu yand dibutuhkan untuk membuat simple data dengan menampilkan full screen editing capability untuk database tables
Performance Management
• • •
System Performance Tools
– System performance tools mengevaluasi database server, configuration, dan penggunaan storage. – Penggunaan paling banyak dalam system performance tool adalah dengan performance monitor – Selain itu Ex : pctools, pctuneup,dll
Database Performance Tools
– banyak DBMS tidak mensupport analisa untuk – DBA harus menggunakan performance tools, atau system catalog view untuk mengamati semua database dan objek databasenya – Contoh tools : igniteFree, DB Performance Center XE , SQL Solution,dll
Application Performance Tools
– OPTIMALISASI query
Backup and Recovery
• •
Database Utilities
– The typical utilities that are provided are LOAD, UNLOAD, REORG, BACKUP, and RECOVER, as well as utilities for integrity checking.
Utility Management Tools
– Variasi lain dari database utilitas menawarkan utilitas manager – Tipe tools ini memiliki fitur administrative support utuk membuat dan mengeksekusi database
Data Warehousing and Business Intelligence
• •
ETL Tools
– ETL singkatan dari Extract, Transform, and Load. – ETL tools mengurangi hambatan dari data movement dan transforamation, karena tools ini meliputi data format dan environtment DBMS dimana tools tersebut dijalankan
Query and Reporting Tools
– Tools yang memiliki kemampuan untuk menampilkan report tanpa programing dan ini adalah kemampuan terbesar dari tools ini – Fitur yang lain adalah kemampuan untuk melakukan manipulasi request tanpa menuliskan kode SQL yang kompleks
Programming and Development Tools
• • •
Checkpoint/Restart Tools Testing Tools Debugging Tools
Miscellaneous Tools
• •
Space Management Tools Compression Tools
Evaluating DBA Tool Vendors
• Perusahaan besar memfasilitasi staff DBA-nya dengan advance software tools untuk mengotomatisasi tugas dari database administrator • Multiple categories dari database tool tersedia bagi perusahaan untuk meningkatakan efisiensi database administration. • Terkadang DBA harus memilih dari list beberapa tools yang mirip dari beberapa vendor, untuk melakukan testing tools mana yang sesuai dengan DBMS yang disediakan • Meski yang terpenting dalam pemilihan tool adalah fungsionalitas, tetapi dba harus memperhatikan stabilitas tools
DBA Rules
• Write Down Everything • Keep Everything • Automate! • Share Your Knowledge • Analyze, Simplify, and Focus • Don't Panic!
• Measure Twice, Cut Once (analyze, test, and then apply ) • Understand the Business, Not Just the Technology • Don't Become a Hermit • Use All of the Resources at Your Disposal • Keep Up-to-Date
Summary
• Third-party DBA tools dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dari aplikasi yang mengakses relational data • Ketika mengevaluasi produk harus dilihat fitur penting apa untuk perusahaan • Ketika membandungkan beberapa produk, harus ada checklist fitur yang dimiliki produk third party • Third-party DBA tools dapat meminimalkan kelemahan dari administrasi database