4. Hi. POT TESTER

Download Report

Transcript 4. Hi. POT TESTER

DIELECTRIC STRENGTH TEST

(untuk melihat kemampuan isolasi)

“ hi-pot tester “

HI-POT TEST.

Bahwa belitan stator maupun rotor pada generator perlu dilakukan uji

“ dielectric

strength tes

t “

yg tujuannya utk melihat kemampuan isolasi apakah masih baik atau tidak utk melindungi adanya tegangan tinggi pada belitan/kumparan terhadap ground.

Untuk melakukan test ini alat yang dipakai biasa disebut

“ hi-pot tester “

, Hi-potest ini tegangan suplainya (source) ada AC dan DC.

Rangkaian peralatan hi-pot test DC

Standart tegangan test yang dilakukan, menurut standart IEC :

Vac = 2 Un + 1000

dan

Vdc = 1,7 x Vac

Un = Tegangan nominal

NEMA MG1 Part 22

Large Machine Synchronous Generator

Voltage rating from: 208 V to 13800 V, 60 Hz KVA Rating from : 1.25 to 75 000 KVA Speed from : 138 RPM to 3600 RPM

Jika dikehendaki (dgn perjanjian khusus) besar tegangan uji untuk mesin yang di overhaul

UT= 500 V test applied for UN < 100 V UT = 1.5 U, with min 1000 V, for UN ≥ 100 V UT = test voltage UN = Voltage rated of machine Hi-pot test dilakukan selama 60 second dan selama dilakukan test tidak boleh terjadi flash-over atau break down.

•

Test Voltage Armature Winding.

UT = 2 UN + 1000 V, Un = rated voltage

•

Field Winding Gen. with Slip Rings

Uex

≦

500 Vdc . UT = 10 Uex,. UT min = 1500 V Uex > 500 Vdc . UT = 4000 V + 2Uex

•

Assembled Brushless Gen. Field & Exciter

Uex

≦

350 Vdc . UT = 10 Uex,. UT min = 1500 V Uex > 350 Vdc . UT = 2800 V + 2Uex

• •

Rotor Exciter

UT = 1000 V + 2Uex Komponen (Diode, thyristor, dll) yang terpasang pada brushless exciter dan field winding selama test harus dishort dan tidak di groundkan.

Hal-hal yg perlu diperhatikan dlm melakukan test ini adalah sbb : 1) Yakinkan bahwa sebelum dilakukan test, kondisi kumparan Stator atau Rotor dalam kondisi bersih dan kering, bebas dari debu dan kotoran atau serbuk logam.

2) Melakukan test ini hrs ada persetujuan antara user dan manufacturer atau user dg workshop.

3) Lokasi yang akan ditest harus bebas dari gangguan lalu lalang orang bila perlu diberi tali pembatas.

4) Yakinkan peralatan test telah terhubung dengan ground. 5) Sebelum dilakukan test, cek tegangan output pd hi-pot tester lebih dulu.

6.

Hi-pot test diaplikasikan antara winding dengan ground mesin, dan winding yang tidak ditest harus digroundkan.

7.

8.

Hi-pot test biasanya dilakukan untuk belitan baru.

Test winding dilakukan antara phase-ground, dan circuit yg sedang tidak diuji harus dishort dan tdk diground, mis: Surge capasitor, CT, Arrester, dll. yang terhubung dengan terminal mesin harus dilepas dari connection. 9.

10.

Setelah melakukan test segera ujung kabel tester di discharge.

Selama dilakukan test jangan terjadi “ flash over “.

11. Jika mesin akan ditest ulang setelah diinstalasi, test voltage hanya diizinkan sebesar 75 % X original test.