Bab 3. Lanj. Elemen Multimedia.

Download Report

Transcript Bab 3. Lanj. Elemen Multimedia.

ELEMEN MULTIMEDIA
(LANJ..)
ELEMEN – ELEMEN MULTIMEDIA
Objek
 Layout Spasial
 Dimensi Temporer
 Interaksi Pemakai
 Logika Aplikasi

Interaksi Pemakai
Level Interaksi Pemakai :
Pasif : hanya visualisasi.
Reaktif : interaksi terbatas,
ex : fs. Scroll panel.
Proaktif : memilih jalur atau
penyeleksian,
ex : button.
Lanj..
 Model Interaksi :
 Navigasi :
Memilih jalur yang diinginkan.
 Perancangan :
Pemakai memodifikasi gaya visual dari presentasi,
ex : warna, volume audio.
 Bioskop :
Pemakai dapat mengontrol waktu keseluruhan
(pada VCR, ex : play, stop).
Definisi Peta Navigasi
• Peta navigasi menggambarkan hubungan diantara
bermacam area untuk membantu mengorganisasi
isi dan pesan.
• Sebuah peta navigasi menyajikan daftar isi dan
sebuah aliran logis antarmuka interaktif.
• Peta navigasi merupakan rancangan hubungan dan
rantai kerja dari beberapa area yang berbeda dan
dapat membantu mengorganisasikan seluruh
elemen aplikasi multimedia dengan pemberian
perintah dan pesan.
• Peta navigasi juga memberikan kemudahan dalam
menganalisa keinteraktifan seluruh objek dalam
aplikasi multimedia dan bagaimana pengaruh
keinteraktifannya terhadap pengguna.
Jenis Peta Navigasi
Linear
 Hirarki
 Non Linear
 Campuran

Linear
Linier merupakan struktur yang hanya
mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut.
 Struktur ini menampilkan satu demi satu
tampilan layar secara berurut menurut
urutannya dan tidak diperbolehkan adanya
percabangan.
 Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu
halaman sebelumnya atau satu halaman
sesudahnya.

Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang
mengandalkan percabangan untuk menampilkan
data berdasarkan kriteria tertentu.
 Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai
master page, halaman utama ke satu. Halaman
utama ini akan mempunyai halaman percabangan
yang dikatakan slave page, halaman pendukung.
 Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan,
maka tampilan tersebut akan bernama master
page, halaman utama kedua. Pada struktur
navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan
secara linier.

Hirarki (Lanj...)
Non Linear
Pada struktur nonlinier diperkenankan
membuat struktur navigasi bercabang,
percabangan ini berbeda dengan
percabangan pada struktur hirarki.
 Pada percabangan nonlinier walaupun
terdapat banyak percabangan tetapi tiaptiap tampilan mempunyai kedudukan yang
sama tidak ada pada master page dan salve
page.

Non Linear (Lanj..)
Campuran
Struktur navigasi campuran merupakan
gabungan dari ketiga struktur sebelumnya.
 Struktur navigasi ini banyak digunakan
dalam pembuatan aplikasi multimedia sebab
dapat memberikan keinteraksian yang lebih
tinggi.

Logika Aplikasi
Presentasi multimedia tradisional, tidak perlu logika :
Kunjungan virtual ke museum, menu DVD.
Sistem interaktif real-time :
Dunia virtual reality, permainan.
Logika aplikasi membutuhkan bahasa pemrograman
(if case, goto ...)
Bahasa terkompilasi : C, C++.
Virtual machine : Java.
World Wide Web, MPEG-4, Director : scripting.
LATIHAN
Buat peta navigasi dari tugas multimedia
minggu lalu.
 Analisis peta navigasi tersebut, termasuk
jenis apakah peta navigasi tersebut.
(Linier, Non Linier, Hirarki atau
Campuran)

Hubungan diantara Objek
•
Content Relationships
– E.g. Hyperlinks in web pages, citation links within documents etc.
•
Spatial Relationships: Layout relationship
– Mendifinisikan lokasi spatial pada keluaran devais
– Video conference, itu lebih baik jika tempat spatial audio dimana
peserta diperlihatkan
– Didalam pengajaran, jika anda mendengar suara saya dari speaker tapi
melihat saya berjalan disekitar ruang, itu akan sangat mengganggu.
•
Temporal Relationships:
Playback pada waktu yang sama, setelah peristiwa tertentu dst.
– E.g. lip-synching issues
•