Transcript pengelolaan ppt
PENGELOLAAN KELAS H. Nur Syahid
1. Mengajar dan me-manajemen kelas.
2. Pengertian dan tujuan manajemen kelas.
3. Aspek, Fungsi dan masalah manajemen kelas.
4. Kelas yang nyaman dan menyenangkan.
Penyiapan siswa pada saat masuk kelas
Ketua kelas menyiapkan para siswa masuk kelas
Berdoa sebelum memulai pelajaran'
PENDEKATAN.
• Guru mengingatkan kembali tugas
rutin sehari-hari para Slswa
• • • • • • Pendekatan otoriter.
Pendekatan intimidasi.
Pendekatan permisif.
Pendekatan buku masak.
Pendekatan instruksional.
Pendekatan pengubahan perilaku.
• Pendekatan sosioemosional.
• Pendekatan proses kelompok.
• Pendekatan eklektik.
• Pendekatan analitik.
• Pendekatan pluralisme.
PROSEDUR DAN RANCANGAN
Guru sebagai model • pemberi keseimbangan • pemberi pengalaman • pemberi gagasan baru dari pemodelan
•Prosedur manajemen kelas.
•Rancangan prosedur manajemen kelas
.
Guru sebagai pengembang • bekerja sesuai format yang tepat dan benar • tidak senang me!ihat siswa bolos atau malas • pengembang segaia bidang
• Guru sebagai fasilitator – yang merespon siswa – yang suka mendengar dan bcrtanya kepada siswa – yang menginginkan siswa belajar mencapai tujuan sesuai harapan siswa
Pengaturan Kondisi Dan Penciptaan Iklim Belajar Yang Menunjang
• Kondisi dan situasi belajar mengajar.
• Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar.
• Mengajar yang efektif.
• Perilaku siswa yang membadut akan
mengganggu keterliban kelas
PRINSIP-PRINSIP DISIPLIN KELAS
• Usaha guru membawa siswa kepada
pemahaman tata tertib
• Pengertian disiplin kelas.
• Hak, kebutuhan siswa dan tampilan guru dan disiplin.
• Disiplin pada level kelas/ sekolah.
• Membina hubungan sekolah dengan masyarakat.
• Sumber pelanggaran disiplin.
• Peraturan dan tata tertib kelas.
Penguatan dengan pemberian hadiah bagi siswa teladan
Tahapan Dan Penanggulangan Pelanggaran Disiplin
• Tahapan memelihara disiplin.
• Jenis-jenis gangguan dan cara penanggulangan gangguan disiplin.
• Kebiasaan hidup tertib
MANAJEMEN KELAS • Menciptakan suasana positif • Menentukan tujuan bersama • Menentukan prinsip, prosedur, dan aturan bersama • Meningkatkan minat dan keyakinan belajar • Peka terhadap feedback pendengar • Libatkan peserta • Tangani situasi sulit dengan cerdas dan polusi minimal • Mengelola alat bantu • Musik dan belajar • Mengatur lingkungan
(Enriched environment)
• Pengaturan bangku
TEKNIK MEMOTIVASI
• Sentuh minat dengan Apa MBAK • Kompetisi • Tujuan yang jelas • Tujuan jangka pendek • Pengalaman sukses • Penilaian
SUMBER MOTIVASI
Dari diri Peserta • Tujuan Pribadi • Minat • Keyakinan diri • Pengalaman • Faktor kepribadian • Keadaan emosi Dari Lingkungan Belajar • Tujuan pelatihan • Hasil interaksi sosial • Reinforcement • Stimulus instruksional • Performance
models
• Teaching models
Tips Memberikan Reinforcements
• Penguatan verbal • Penguatan non verbal: – Penguatan gerak isyarat – Penguatan dengan pendekatan – Penguatan dengan sentuhan – Penguatan dengan kegiatan yang menyenangkan – Penguatan simbol atau benda – Penguatan tidak penuh
Feedback PENDENGAR
• Kontak mata • Anggukan dan gelengan kepala • Ekspresi wajah • Menghadap pada pembicara • Mengatakan “ya”, “saya mengerti”, “oh” • Isyarat antusias, tidak bosan, tidak cemas • Tidak melakukan hal lain • Mengurangi gangguan dari luar
Fungsi-fungsi Fasilitatif
1. Emotional stimulation 2. Caring 3. Meaning attribution 4. Executive functions
Gaya Belajar
Richmann & Grasha DePorter & Hernacki
1. Competitive 2. Collaborative 3. Avoidant 4. Dependent 5. Independent 1. Visual 2. Auditif 3. Kinestetik
4 JENIS PERTANYAAN
• Pertanyaan Permintaan • Pertanyaan Retoris • Pertanyaan Mengarahkan • Pertanyaan Eksplorasi
KOMPONEN KETRAMPILAN BERTANYA • Pertanyaan jelas dan singkat • Pemberian acuan • Pemindahan giliran • Penyebaran • Pemberian waktu berpikir • Pemberian tuntunan
V-SHAPE THEATER ACAK
Tips Merespon Peserta Sulit
• Berikan kesan profesional dan kredibel • Berikan penekanan pada manfaat pelatihan • Berikan rangsangan dan kebebasan mengekspresikan diri • Teguran tidak bersifat personal • Sampaikan humor dan energizer • Gunakan alat peraga
Waspadai beberapa Komentar Berikut
• “Hebat sekali. Bermanfaat sekali untuk kita” • “Ini sih begitu-begitu juga, tidak ada yang
baru”
• “Itu kan teorinya, prakteknya dalam kenyataan
bagaimana?”
• “Katakan bagaimana seharusnya, kan Anda ahli!” • “Semua ini tidak ada yang cocok dengan
keadaanku”
• “Kebiasaan kita kan sudah baik, mengapa mesti
mengubahnya?”
Perilaku EFEKTIF
• WITH-IT-NESS • OVERLAPPING • TRANSITION SMOOTHNESS • GROUP ALERTNESS • WANDERING AROUND
SEKIAN
H. Nur Syahid