Transcript pelayanan paliatif_2014
PELAYANAN PALIATIF DI RUMAH OLEH DOKTER KELUARGA
Dr.Hj.tri ratih agustina.dr.MARS
OUTLINE
• • • • • Pendahuluan Definisi Kriteria penentuan Kegiatan Sumber daya terkait • • • • • Perawatan di rumah Pain management Monitoring Evaluasi Kesimpulan
DAFTAR PUSTAKA
• McWhinney IR. A Textbook of Family Medicine. 2 nd ed. Oxford:Oxford University Press ; 2009 • Rubin RH, et all. Medicine A Primary Care Approach. Philadelphia:WB Saunders Company ; 1996 • Kinzbrunner BM, et all. End of Life Care. New York:McGraw Hill; 2002
PENDAHULUAN
Pusat perhatian pelayanan kesehatan : ‘Core’ : Pasien ‘Cure’ : Pengobatan ‘Care’ : Perawatan Pada kondisi dimana pasien telah berada pada stadium terminal, ‘Cure’ sudah tidak dominan, maka ‘Care’ yang paling berperan
DEFINISI
W.H.O : ‘Semua kegiatan aktif dilakukan pada penyakit dimana pengobatan sudah tidak lagi berguna ’ .
Pencapaian kualitas hidup yang maksimal pada pasien dan keluarganya anak-anak - orang tua, stadium lanjut penyakit, gagal organ kronik.
PENENTUAN KEBUTUHAN PELAYANAN PALIATIF
• KRITERIA UMUM • • Perkembangan penyakit Penurunan status fungsional • • Penurunan status nutrisi Keinginan yang tidak tercapai
PERKEMBANGAN PENYAKIT
• • • • • Keluar masuk RS, UGD Pemanfaatan fasilitas kesehatan lain yang cukup sering Hasil pemeriksaan serial yang menunjukkan progresivitas penyakit secara konsisten Perubahan data minimal Perburukan keadaan pasien
PENURUNAN STATUS FUNGSIONAL
•
Kasus Keganasan
• Karnofsky Performance Status (KPS) <=50 • Penurunan KPS minimal 20 unit dalam 2-3 bulan •
Kasus Non Keganasan
• KPS <=50 • Ketergantungan ½ aktivitas harian
KPS
Karnofsky Performance Status (KPS)
CRITERIA
60 50 40 30 100 90 80 70 20 10 0 Normal, no complaints of evidence of disease Able to carry on normal activity, minor disease symptoms Normal activity with effort, some disease symptoms Cares for self; unable to do normal activity of work Requires occasional assistance, able to care for most needs Requires considerable assistance and frequent medical care Disable, requires special care and assistance Severely disables, death not imminent Very ill, active care and attention required continuously Moribund Death
FUNCTIONAL STATUS (International Clasification of Primary Care / ICPC 2)
• • • • • 1 = No difficulty at all 2 = Started to have difficulties 3 = Several difficulties 4 = Lots of difficulties 5 = No activity at all
INDIKATOR TAMBAHAN
• Penurunan status nutrisi • Penurunan BB tidak direncanakan >= 10% BB normal • Keinginan yang tidak tercapai • • Harapan pasien Beban pemeriksaan dan pengobatan vs potensi hasil yang didapatkan
Kriteria Pelayanan Paliatif
• Sesuai Indikator sebelumnya • Pasien memiliki satu/lebih co-morbid, namun tidak terbatas pada: • Penyakit jantung, demensia, MCI, dekubitus, DM, COPD, sepsis, infeksi berulang, dll • Pasien dan/atau keluarga berhak memilih untuk tidak meneruskan pemeriksaan/perawatan di rumah sakit selanjutnya
Pelayanan Paliatif
Kegiatan aktif : Menghilangkan keluhan yang mengganggu simptomatis Menjaga keseimbangan psikologis dan spiritual menerima kondisi penyakit Dukungan kepada pasien untuk tetap hidup aktif-kreatif Dukungan kepada keluarga dalam menghadapi penyakit dan masa duka
Kondisi Pasien Paliatif
Pasien cenderung mengalami kelemahan dan kerapuhan fisik dan mental Kemungkinan pasien tidak mampu mengatasi stress fisik atau mental yang timbul dari luar atau dari lingkungannya
Kondisi Pasien Paliatif
Faktor non medis yang menjadi masalah dominan Keluarga dan kerabat terdekat yang dapat meringankan beban masalah pasien Untuk mewujudkannya, rumah menjadi alternatif perawatan pasien
Perawatan Di Rumah
Diawali dengan pernyataan kesediaan dan kesiapan keluarga untuk merawat pasien di rumah. Perekrutan dan pelatihan anggota keluarga untuk perawatan di rumah
PROGRAM PENTING PELAYANAN PALIATIF
• Penatalaksanaan nyeri sesuai panduan dan protokol tertulis • Merawat pasien dalam setting rumah sekaligus RS • Dukungan komunikasi tenaga kesehatan yang memuaskan ‘Menyampaikan Kabar Buruk’
PROGRAM PENTING PELAYANAN PALIATIF
Peran serta keluarga sangat luas dan menyeluruh, mulai dari perhatian, menyapa, mengajak bicara, menjadi pendengar yang baik, merawat, akan membuat kemungkinan pasien bersosialisasi kembali -
Family counseling / Family conference
SUMBER DAYA TERKAIT
• Pendekatan interprofessional • Dokter keluarga Ahli Gizi • • Dokter spesialis Suster Psikolog Dll • • • • Asisten rumah tangga Pekerja sosial Tokoh agama Fisioterapis
HOSPICE PHYSICIAN ATTTENDING PHYSICIAN PRIMARY HOSPICE NURSE SOCIAL WORKER CHAPLAIN PATIENT AND FAMILY TEAM MANAGER OTHER CARE GIVER MAID OR CLEANING LADY VOLUNTEER
Tim Pelayanan Paliatif
• Dokter keluarga : • Mengkoordinasikan seluruh kegiatan pelayanan paliatif (care coordinator) • Pelayanan profesional, komprehensif, dan berkesinambungan • Konsultasi, rujukan serta perawatan rumah sakit sesuai kebutuhan Melibatkan pasien dan keluarganya dalam mengambil jalan yang terbaik untuk semuanya
Hubungan Dokter-Pasien
• Dokter keluarga : • • • Koordinator pelayanan paliatif Bekerja sama dengan berbagai tenaga kesehatan (integrasi) Menjadi dokter, teman, konselor Membantu pasien mengatasi masalah medis dan non medis dalam menghadapi penyakit stadium terminal
Hubungan Dokter-Keluarga
• Identifikasi salah satu anggota keluarga terdekat pasien yang dapat berkomunikasi efektif suami, istri, anak tertua (tidak mutlak)
Hubungan Dokter-Keluarga
Sikap dan kebutuhan keluarga : Ingin membantu pasien sepenuhnya Ingin selalu bersama pasien Ingin mendapat kepastian bahwa pasien tetap nyaman Ingin mendapat segala informasi tentang perkembangan pasien Ingin melepaskan/mencurahkan isi hati Ingin mendapat dukungan dan dampingan dari anggota keluarga/kerabat lain Ingin diterima, mendapat bimbingan dan dukungan dari para petugas medik/paramedik
Hubungan Dokter-Keluarga
Kontak keluarga dengan tim paliatif secara teratur dan saling proaktif. (telpon, konsultasi keluarga ke RS, kunjungan rumah) Kekhawatiran keluarga umumnya teratasi bila telah berkomunikasi dengan dokter, perawat atau anggota tim lainnya.
Perawatan Di Rumah
Manajemen dalam keluarga : Mengatur giliran jaga Mengatur pendanaan Memenuhi kebutuhan fasilitas pasien - Pasien dapat diajak bicara diminta pertimbangan Pasien merasa ‘dianggap’ dan dihargai walaupun fisiknya tidak berdaya
Perawatan Di Rumah
Pasien mengalami stress, namun keluarga ternyata dapat lebih stress dan mengalami kesulitan Keluarga pasien stadium paliatif adalah subjek dari suasana tegang, serta stress fisik dan psikologis, disertai ketakutan dan kekhawatiran kehilangan orang yang dicintainya
Perawatan Di Rumah
Kelelahan fisik dan psikis anggota keluarga mengakibatkan penurunan kualitas perawatan di rumah Bila hal ini terjadi, untuk sementara pasien ‘dititipkan’ di RS Memberi kesempatan keluarga beristirahat
PSIKOTERAPI
• Tujuan psikoterapi : • Menurunkan kadar stress, cemas, dan kebingungan • • Memberi kesempatan pasien dan keluarga menceritakan segala sesuatu yang mengkhawatirkan diri (ventilasi) Dukungan terhadap keluarga dan pasien
Keluhan-Keluhan Tersering
• • • • • • • Nyeri analgetik tk 1, 2, 3 Mual-muntah Konstipasi Depressi antiemetik- antimual laktulosa anti depressan Sulit bernapas posisi, oksigen bronkodilator, perubahan Agitasi, kebingungan Tidak nafsu makan frekuensi-jumlah, konsistensi, roboransia neuroleptik PERLU KONSULTASI SPESIALIS TERKAIT
P Q R S T
The PQRST Pain Management
MEANING
PALLATIVE PROVOCATIVE QUALITY RADIATION SEVERITY TEMPORAL
EXAMPLE
Apa yang meringankan rasa nyeri ?
Apa yang memperberat rasa nyeri ?
Seperti apa gambaran nyeri yang dirasakan ?
Nyerinya menjalar? Bila menjalar ke mana ?
Derajat nyeri berdasarkan Visual Analogue
Scale
Apakah nyeri menetap terus menerus atau hilang timbul ?
PAIN MANAGEMENT
STEP 3. SEVERE (VAS 7-10) Strong Opioid + Non opioid dan Adjuvant STEP 2. MODERATE (VAS 4-6) Opioid + Non Opioid dan adjuvant STEP 1. MILD (VAS 1-3) Non opioid dan Adjuvant
PAIN SEVERITY (VAS 1-10)
3 2 1 0 10 6 5 4 9 8 7 N N Y Y N N N Y Y Y Y PAIN SEVERITY (VAS 1-10) 0 1 2 3 4 5 6 Tidak Sakit Sangat Ringan Ringan Ringan Sedan g Sedan g Sedan g 7 8 9 Parah Sangat Parah Sangat Parah 10 Tidak Tahan Lagi
Contoh Monitoring Berbasis Patient Centered
• Dalam pelayanan home care, apakah dokter dan perawat berkomunikasi dengan anda sehingga anda bisa mengerti? Y/ T • Apakah anda dan dokter bersama-sama membuat serta menyepakati rencana tatalaksana yang akan difollow selanjutnya? Y/T
Kesimpulan
Pendekatan kedokteran keluarga (holistik, keluarga pasien Keberhasilan tidak dijamin tanpa kerjasama mempertimbangkan etika pelaksanaannya.