PERPAJAKAN - Bayu Bagas Hapsoro

Download Report

Transcript PERPAJAKAN - Bayu Bagas Hapsoro

PERPAJAKAN
Bayu Bagas Hapsoro
PERPAJAKAN

MATERI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Pengantar perpajakan
Teori pemungutan pajak
Pembaharuan perpajakan nasional
KUP
Penagiha pajak dengan surat paksa
Bea materai
PBB & BPHTB
Pajak dan Retribusi Daerah
2
PENGERTIAN PAJAK
•
•
•
•
•
•
Pajak adalah gejala masyarakat
Negara adalah masyarakat yang mempunyai tujuan tertentu
Kehidupan negara berarti kehidupan individu
Kelangsungan hidup negara membutuhkan biaya Pajak
Pajak a/ pembayaran (iuran) kepada negara yang dapat
dipaksakan berdasarkan UU tanpa memperoleh kontra
prestasi secara individual melainkan secara umum
Pajak merupakan peralihan kekayaan rakyat kepada kas
negara
3
CIRI-CIRI PAJAK
 Pajak dipungut berdasarkan UU/ aturan hukum
 Pajak merupakan peralihan kekayaan orang/ badan ke dalam kas
negara
 Tanpa ada imbalan langsung yang dapat ditunjukkan dalam
pembayaran pajak secara individual
 Dapat dipaksakan
4
LANJUTAN CIRI -CIRI PAJAK
 Pembayaran berulang-ulang atau sekaligus
 U/ membiayai pengeluaran pemerintah
 Alat u/ mencapai tujuan tertentu
 Pemungutan dapat langsung/ tidak langsung
5
PERLAWANAN PAJAK

Perlawanan pasif: kead sos ek masyarakat di neg ybs

Perlawanan aktif : usaha yg dilak WP u/ tdk membayar pjk
atau mengurangi jml yg sehrsnya dibayar
a.
Penghindaran pjk(tax avoidance)
b.
Penggelapan pjk (tax avision)
6
FUNGSI PAJAK
 Fungsi Budgetair/Finansial memasukkan uang sebanyakbanyaknya ke kas neg.
 Fungsi Regulerend / Mengatur  pjk digun sbg alat u/ mengatur
masy di bid ek, sos, pol dg tujuan ttt
7
ASAS PEMUNGUTAN &
STELSEL PAJAK

a.
b.
c.
Asas – Asas Pemungutan Pajak:
Asas domisili (tempat tinggal) dsr a/
domisili WP dlm suatu neg tnp melihat
drmnasal pendapatan / penghasilan diperoleh
& kebgsaan WP.
Asas sumber dsr a/ sumber pendapt/
penghsln dlm suatu neg.T’ memperhat domisili
atau kewarganegaraan WP
Asas kebangsaan (Nationalitiet)dsr a/
kebangsaan/ kewarganegaraan WP tanpa
melihat sumber & domisili.
8
LANJUTAN
 Stelsel Nyata pengenaan pjk didsrkan pd oby/ penghsln yg
sungguh2 diperoleh dlm setiap th pjk. Kelemahan & kelebihan?
 Stelsel Fiktifpengenaan pjk didsrkan pd suatu anggapan tergant
pd perat yg berlakuangg th berjalan atau penghsln th lalu.
 Stelsel Campuranawal th mengg stelsel fiktif & akhir th
berdasarkan stelsel riil
9
TARIF PAJAK
 Tarif proporsional trf pjk yg mrp prosentase yg tetap
 Tarif Progresif trf pjk yg prosentasenya smkn besar jk dsr
pengenaan pjk meningkat. Bentuknya; progresif-proporsional,
progresif-progresif, progresif-degresif.
10
TEORI PEMUNGUTAN PAJAK
1.
Adam Smith The Wealth Of NationThe Four Maxim

Equality n Equity

Certainty

Convinience of payment

Economics of collection
2.
T.Asuransipajak sebagai premi asuransi yang harusdibayar karena orang
mendapatkan perlindungan atas hak-haknya dari pemerintah
11
LANJUTAN TEORI PAJAK
3.
4.
5.
T. Daya PikulSetiap orang wajib membayar
pajak sesuai dengan daya pikul masing-masing.
T.Kepentingan Besarnya pajak sesuai dengan
kepentingan wajib pajak yang dilindungi. Makin
besar yang dilindungi makin besar pajaknya.
T.Daya BeliPemungutan pajak seperti
jalannya pompa yaitu menyedot daya beli
individu/angg.masy kemudian dikembalikan
kepada masy dlm btk layanan &sarana fisik.
12
LANJUTAN TEORI PAJAK
6.
T. Kewajiban Pajak Mutlak Neg sbg organisasi dan gol dg
memperhatikan syrt2 keadilan, bertgs menyelengg kepent
umum & hrs mengambil tindakan2 spt pemungutan pjk
7.
T. BaktiHub ant neg dan rakyat
13
REFORMASI PAJAK

Latar belakang:
1.
Sblm th 1984 terlalu bnyk UU yg membuat rakyat bingung.
2.
Pemb membut bnyk uang diusahakan diperoleh dr DN dlm
btk pjk.
3.
Tk pendidikan masyarat yg msh rendah butuh sist yg
sederhana, tegas dan lugas
14
LANJUTAN REF PAJAK

Sebab perombakan pjk : negara hrs membangun dg kekuatan
sendiri shg hrs meningkatkan penerimaan neg dr sektor pjk.

Tujuan:
1.
UU pjk nas yg sesuai dg Pancasila& UUD 1945
2.
Mencipt masy yg sadar akan pjk
3.
Meningkatkan pemb dg meningkatkan public saving  pajak
15
PAJAK PUSAT & DAERAH

Pajak Pusat (Pajak Negara)
a.
Pjk yg dipungut oleh Dirjen Pjk

PPh, PPN&PPnBM, PBB, Bea Materai dan Bea Lelang
b.
Pjk yg dipungut oleh Dirjen Bea Cukai

Bea Masuk, Pjk Ekspor, Pjk Pertamb Nilai (impor)
16
LANJUTAN
c.



a.




Pjk yg dipungut oleh Dirjen Moneter
Pjk atas minyak bumi sbg hsl prod
Pjk daerah
Pjk yg dipungut oleh Pem Daerah
Pjk di tk propinsi
Pjk kdr bermtr & kend di atas air
Bea balik nama kendaraan bermtr
Pjk bhn bakar kend bermtr
Pjk pengambl & pemanfaatan air dibwhtnh & air
permukaan
17
LANJUTAN
b.
Pjk yg dipungut oleh Kabupaten/Kota:

Pjk hotel

Pjk restoran

Pjk hiburan

Pjk reklame

Pjk penerangan jln

Pjk pengambilan & pengolahan bhn galian C

Pjk parkir
18
RETRIBUSI DAERAH

Retribusi Daerah jasa umum, jasa usaha dan perijinan
tertentu

Jenis retribusi jasa umum11 mcm

Jenis retribusi jasa usaha13 mcm

Jenis retribusi perizinan tertentu6 mcm
19
TERIMA KASIH