materi item dev newes
Download
Report
Transcript materi item dev newes
Item Development
Oleh :
I MADE KARIASA ,SKp.,MM.,MKep.,SpKMB.,PG.Cert
Objektif
Memahami prinsip:
1. Dasar-dasar ujian regional/nasional
2. Prinsip dasar assesment
3. Standar kualitas soal MCQ (type A)
4. Prinsip-prinsip proses review
Mampu melakukan
1. Self review
2. Review soal orang lain
Manfaat ukom nasional
• Era perdagangan bebas barang & jasa
• Dampak ganda: kesempatan kerja yang luas
dan persaingan yang semakin ketat
peluang
MENINGKATKAN DAYA SAING & KEUNGGULAN
KOMPETETITIF YANG MEMENUHI STANDARD
KEBUTUHAN GLOBAL
ISU STRATEGIS
1
2
3
4
• Kompetensi lulusan baru dan perawat yang telah bekerja
sangat bervariasi dan belum terstandard
• Pelayanan keperawatan belum secara umum dipandang sebagai
penentu mutu pelayanan kesehatan
• Lemahnya perlindungan profesi terhadap kemungkinan tuntuan
hukum akibat semakin tingginya kesadaran masyarakat
• Peran nyata perawat di masyarakat dan pengakuan profesionalismenya
semakin banyak dipertanyakan (dunia?)
Pengembangan Bank Soal
Bottom Up
Semi Transparent (fungsi pengembangan)
Soal
Institusi
Reviewer
Propinsi/Re
Bank Soal
Propinsi /R
Bank Soal
Nasional
Reviewer
Nasional
Highly Confidential (fungsi credential)
Pengembangan soal nasional
Item writer
Local Item Bank
Administrator
Regional Item Bank
Administrator
National Item
Review
Item Bank 2
Panel expert
National Item Bank
Administrator
Item Bank 1
Non scored items
Item Bank 3
Item Selection
process
Question book
Item Bank 4
Mekanisme Soal Institusi?
•
•
•
•
Kisi-kisi untuk mecapai ‘graduate attribute’
Standarisasi pengetahuan ‘pembuatan soal’
Pembuatan soal peer review
Telaah soal setelah diujikan perbaikan
UNIT ASSESMENT
Langkah Pengembangan Soal UJI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
menyusun spesifikasi tes,
menulis soal,
menelaah soal tes,
melakukan uji coba tes,
menganalisis butir soal,
memperbaiki tes,
marakit tes,
melaksanakan tes,
menafsirkan hasil tes
Pilihan assessment
• Menentukan level kompetensi lulusan baru
• Menentukan kompetensi mana yang paling
penting dalam perspektif public safety
• Menentukan apa yang bisa di tes dengan alat
ukur yang telah ditetapkan
Reliability berkaitan lamanya test
Testing
Time
Hours MCQ1
1
2
4
8
CaseBased
Mini
Oral Long
Short
CEX6
1
3
4
5
2
Essay PMP Exam Case OSCE
0.62
0.68
0.36
0.50
0.60
0.47
0.76
0.73
0.53
0.69
0.75
0.64
0.93
0.84
0.69
0.82
0.86
0.78
0.93
0.82
0.82
0.90
0.90
0.88
1Norcini
et al., 1985
2Stalenhoef-Halling et al., 1990
3Swanson, 1987
4Wass
et al., 2001
5Petrusa, 2002
6Norcini et al., 1999
Practice
Video
InAssess- cognito
ment7
SPs8
0.73
0.84
0.92
0.96
7Ram
0.62
0.61
0.76
0.76
0.93
0.92
0.93
0.93
et al., 1999
2002
8Gorter,
10
Blue Print Assessment Program Study
(contoh)
Kompetensi Tahun I
Tahun II
Tahun III
Komunikasi
MCQ/OSCE
OSCE
OSCE
Ketrampilan
Klinis
OSCE
OSCE
Mini CEX, Direct
observation
Manajemen
kasus
MCQ
MCQ, MINI CEX, log MCQ,, MINI CEX,
book
log book, portfolio,
Clinical rating form
Pengemban
gan prof.
PBL/tutor/peer
rating
PBL/tutor/peer
rating
Masfuri
PBL/tutor/peer
rating
12
Blue print: Manajemen Kasus (contoh MCQ)
Level Kognitif
Kompetensi Pengetahuan
Aplikasi
Berpikir
Kritis
AnFisPatkon 4
4
0
Farmakologi 5
5
3
Kompre.
Pengkajian
8
10
3
Rencana
5
8
3
Implemen
10
14
5
Evaluasi
5
5
3
Berbagai Tahap Pembelajaran dan Soal
Kuliah
Memberi
Framework
Knowledge
Compre.
Tugas
Penerapan
Prinsip
?
Laborat
Dasar
Ketrampilan
?
Klinik
Aplikasi &
Journey
?
Apa yang akan diujikan ?
Kompetensi Perawat
Berpengalaman
Kompetensi Lulusan
Kompetensi Transisi (menengah)
Kompetensi awal (masuk)
Kedalam (kompleksitas) Soal
No.
Level Kompetensi
Contoh Kedalam Kajian
1
Kompetensi perawat
profesional berpengalaman
Mampu melakukan setting ventilator
berdasarkan hasil analisa gasa darah dan
tanda-tanda vital pasien
2
Kompetensi lulusan perawat
(diujikan)
Mampu melakukan monitoring tandatanda vital non invasive pada pasien syok
dan melakukan tindakan awal yang
Diperlukan
3
Kompetensi transisi (mahasiswa
perawat)
Mampu melakukan berbagai cara
pengukuran tanda-tanda vital
4
Kompetensi awal (saat masuk
kuliah)
Mampu menjelaskan anatomi dasar tubuh
manusia.
Kenapa MCQ A type ?
• Paling umum digunakan ujian lisensi oleh
profesi-profesi (standardized test)
• Sejarah panjang riset tentang psychometric
• Cost effective untuk skala besar
• Paling objektif & reliable (tanpa halo effect)
• Memungkinkan berbagai variasi dan topik
• Sulit & memakan waktu untuk dibuat
Evidence…
• Health Education Institution Exit exam (HESI E2)
predictor of NCLEX RN employment success
(Reiter, 2005; Joho, 2007)
• HESI Exit Exam (E2) was 96.30% to 98.30%
accurate in predicting NCLEX-RN success (Britt,
2007)
• E2 scores are potentially useful determinants of
the new graduate nurses’ ability to assume entrylevel positions within the practice setting (Pine,
2007)
Masalah Ujian
• Isi yang diujikan kurang relevan dg
kompetensi
• Dominasi soal recalling
• Proporsi tidak konsisten
• Soal ada yg terlalu mudah/sulit
• Soal yang tidak layak masih sering keluar
• Tidak ada review thd soal yang digunakan
• Tidak melalui analisis item
Tahap penjagaan Mutu
Input
Process
Output
1. Review Process
1. Blueprinting
2. Item Writer
Standard
3. Item Reviewer
Standard
4. ICT support
2. Try-out
3. Examination
guideline
4. Report on
Examination
5. Feedback
process.
6. Item Bank
•
Criterionreference.
•
Standard
setting
exercise
Kompetensi Esensial Terujikan
Ujian diharapkan memenuhi tingkat safety
Bagi PWT baru lulus:
• Penciri PWT (Kompetensi Inti)
• Sangat penting dan prinsip untuk dikuasai
• Sangat sering dilakukan
SEBUTKAN KOMPETENSINYA?
Memilih materi uji dalam tataran
kompetensi
MATERI
Ter U J I A N kan
KOMPETENSI LULUSAN BARU
KOMPETENSI PERAWAT
Ujian Tulis
Multiple Choice Question
One Best Answer
Why… One Best Answer
Jenis soal 1-2-3-4 lebih mudah ditebak
Soal sebab akibat sering membingungkan, aspek
bahasanya terlalu rumit
Soal Salah benar bukan alat untuk uji kompetensi
Satu pilihan terbaik, mencerminkan peran
profesional yang harus mencari alternatif terbaik
bagi klien
Membuat Soal MCQ
UNTUK LEVEL TINGGI (PROVINSI/NASIONAL)
Tidak semudah yang dibayangkan
Kedalam, aplikasi, berpikir kritis sesuai
kompetensi
Perlu sounding multidiscipline team
Perlu ketetapan istilah bersama
Perlu Standarisasi bahasa
Perlu Standarisasi struktur
Ciri Soal Uji Nasional
Taxonomy Cognitive Bloom:
C1
X
Mengetahui (menyebutkan)
Pengethuan umum, konsep umum,
nilai/fakta
Memahami (menjelaskan)
Interprestasi chart, grafik, nilai, justifikasi
C1. C2 Urutan
C. 3prosedur
C2
X
C3
Menerapkan (menghubungkan)
Aplikasi konsep dlm situasi baru, aplikasi
prosedur, memecahkan hitungan
matematika
Bloom …
C4
Menganalisa (membandingkan)
Menggunakan logika untuk pemecahan
masalah, mengevaluasi relevansi data
C5
Mensintesa (menyimpulkan, menyusun)
mengungkap sebuah konsepsi dengan
baik, merumuskan konsepsi baru,
C6
Mengevaluasi (mengkritik, SOAP)
Menyesuaikan, menjustifikasi suatu
pekerjaan
RANAH KOGNITIF dlm UJIAN
Penggabungan:
• Pengetahuan komprehensif (C1-C2)
(nilai normal, definisi, konsep, dasar patofisiologi, dll)
• Aplikasi klinis (C3)
(ketrampilan prosedural, diagram masalah, tetesan,
dosis)
• Berpikir kritis (C4-C6)
(menegakan masalah, prioritas, analisa hubungan,
prediksi, evaluasi perkembangan, dll)
• Afektif (A1-A5)
(sikap dalam bekerja bersama klien/keluarga, tim
kes)
Langkah pengembangan soal
Lihat blue print (kisi-kisi)
2. Gunakan tinjauan2 dlm blue print dalam
mengkonstruksikan soal
3. Buat soal sesuai panduan no 1 dan 2 diatas
1.
Kasus/vignet
Pertanyaan
Pilihan jawaban
4. Review soal sendiri, review soal oleh orang lain (tim)
Tinjauan dalam Blue Print
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
kompetensi
Domain
Sistem tubuh
Kebutuhan dasar
Jenis upaya kesehatan
Proses keperawatan
Keilmuan
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
Etik/legal, askep, prof
Kritis, prosedur, afek
Cardio, respirasi, dll
Rasa nyaman, oksi, dll
Promotive, kuratif, dll
Pengkajian, diag., dll
Anak, dewasa, dll
Domain
Kompetensi
•Etik/legal/bud
•Praktek/mng
keperawatan
•Pengembangan
profesional
Level
Kognitif
•Kognitif
•Konatif
•procedural
Upaya
Kebutuhan
•Promotiv
•Preventif
•Kuratif
•rehabilitatif
•Oksigenasi
•Cairan dan el
•Nutrisi
•Mobilisasi
•dll
Setiap soal harus memiliki
semua tinjauan Blue Print
Contoh penggunaan tinjauan: KMB
Managemen
Keperawatan
Berpikir
Kritis
Kuratif
Pengkajian
Oksigenasi
Seorang pria berusia 45 tahun, dirawat dengan keluhan
sesak dan batuk darah. Klien terlihat kurus, kelelahan,
dan terlihat retraksi dada saat bernafas.
Manakah data penting yang harus dicari untuk bisa
menegakan masalah prioritas klien diatas?
Tahap Pengembangan Soal
Pikirkan sesuatu yg Essensial dlm
pekerjaan perawat baru lulus
Buat Vignet yang logis dan sistematis
Buat Pertanyaan yang fokus
Buat pilihan jawaban yang
HOMOGEN
ISI
• Apakah secara isi, topik soal yang
ditanyakan esensial dalam menjalankan
pekerjaan ?
• Rujukan: Standard Kompetensi
STOP: Baca Soal Anda
… !
Apakah soal anda sangat penting untuk
dapat menjalankan pekerjaan sehari-hari?
Menanyakan hal yang bermanfaat untuk
ditanyakan dalam pekerjaan?
Kaidah - kaidah pembuatan soal
Yakinkan setiap soal dapat diduga jenis jawabannya
Data atau informasi pada badan soal (stem) optimal
Hindari informasi berlebihan pada soal.
Hindari soal bersifat menjebak dan terlalu kompleks
serta tidak relevan.
Pilihan jawaban sesingkat mungkin
Gunakan pilihan jawaban secara gramatikal konsisten
dan logis.
Hindari kata absolut spt, selalu, tidak pernah, pada
pilihan jawaban, dan hindari pula istilah yang tidak
jelas spt ; biasanya atau sering.
Hindari kalimat atau frase negatif seperti
KECUALI, TIDAK, atau BUKAN.
Fokuskan soal pada konsep-konsep penting,
dan hindari hanya menguji kemampuan
mengingat fakta (C1)
Fokuskan soal-soal pada konsep penting dan
kasus-kasus yang sering, serta memiliki potensi
masalah serius.
Setiap soal diusahakan agar menilai aplikasi
Setiap soal tidak terlalu subspesialis.
Setiap soal menekankan pada pertanyaan
pengambilan keputusan klinik
Struktur Soal
1. Vignete/Kasus/Pernyataan
2. Pertanyaan soal
3. Option
Vignete
isi:
• Pernyataan
• Situasi
• Kasus pasien
Ketentuan:
• Fokus
• Logis
• Sistematis
Jangan terlalu panjang / pendek (maksimal
5 baris atau 50 kata)
Penulisan Stem
”vignette”) terdiri dari deskripsi data pasien dan skenario
kliniknya dengan beberapa atau seluruh informasi di bawah
ini:
Umur dan jenis kelamin
Tempat perawatan (contoh, Unit Emergensi)
Keluhan utama
Durasi dari keluhan
Riwayat pasien lainnya yang berhubungan dengan keluhan
Temuan Pemeriksaan Fisik
Hasil-hasil pemeriksaan investigasi diagnostik
Hasil-hasil terapi sebelumnya, atau penemuan selanjutnya.
Cara membuat kasus/vignet
• Pikirkan suatu kejadian atau potret satu
peristiwa.
pemberian cairan IV
• Fokuskan pada aspek tertentu
penghitungan tetesan
• Tuliskan secara runtut, fokus, singkat
• Baca ulang Logis? Sistematis?
revisi
Kasus / vignete
Seorang pasien datang ke puskesmas
dengan keluhan anemia. Tekanan darah
110/80mmHg,
•Apakah ada pasien mengeluh anemia?
•Apakah ada hubunganya antara anemia dengan
tekanan darah?
•Apakah ada arah yang jelas dari kasus?
•Kasus terlalu pendek, tidak lengkap
• Ny TR, 46 tahun dirawat di Rumah Sakit Cepat Sehat
dengan riwayat multiple trauma akibat kecelakaan
lalulintas. Terdapat fraktur humerus dextra post ORIF
(open reduction internal fixation), post amputasi jari
manis dan saat ini (hari ke 50) terpasang external
fixation untuk stabilisasi fraktur tibia fibula sinistra
dengan bone loss dan fraktur terbuka. Keluhan saat ini
adalah nyeri hebat, terutama pada tungkai kirinya.
Mengatakan”para suster tidak mengerti betapa sakitnya
saya.” Tungkai kiri terlihat mengecil, kondisi luka
terbuka menembus tulang, infeksi minimal.
Kesan Kasus Ini?:
•Kasus terlalu panjang dan terlalu kompleks
•Bahasa tidak efisien
•Hubungan antara diagnosa medik dan keluhan pasien terlalu kompleks
•Arah kasus menjadi tidak fokus
Kasus (Vignete)
• Seorang pria berusia 70 tahun datang ke
poliklinik dengan keluhan tidak mampu
mengontrol pengeluaran urine. Keluhan ini
menyebabkan pasien merasa malu
dengan kondisinya dan membatasi
aktifitas normalnya. Sebelumnya pernah
dilakukan tindakan operasi prostat
1. Apakah ini penting untuk menjalankan
tugas sebagai perawat baru ?
2. Apakah ini bermanfaat?
Seorang ibu membawa bayinya berusia 15 bulan
kerumah sakit dengan keluhan buang air besar 10 kali
disertai muntah-muntah. Ibu mengatakan bayinya
sering menangis dan tidak mau makan dan minum. Hasil
pemeriksaan fisik di dapat : ubun-ubun cekung, kulit
kering, mata cekung. Ibu gelisah melihat kondisi
bayinyanya.
Apakah ini penting untuk menjalankan
tugas sebagai perawat baru ?
Apakah ini bermanfaat?
• Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa keruang gawat
darurat karena kecelakaan dengan luka terbuka pada tibia
sinistra disertai perdarahan dan terpasang bidai. Hasil
pemeriksaan tampak gelisah dan kesakitan, skala 6-7,
diaphoresis. Tekanan darah 110/80 mmHg, frekuensi nadi
110 X/menit, frekuensi napas 28 X/menit.
Pertanyaan :
• Apakah saudara dapat menebak arah
pernyataan di atas?
• Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa keruang
gawat darurat karena kecelakaan dengan luka
terbuka pada tibia sinistra disertai perdarahan
hebat dan masih mengalir dan mengeluh
kesakitan.
Hasil Pengkajian menunjukan :
Tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi nadi
110 x/menit, frekuensi napas 28 X/menit.
Pertanyaan :
• Apakah saudara dapat menebak arah
pernyataan di atas?
Seorang perempuan berusia 39 tahun dirawat dengan diagnosis
CKD on HD. Hasil pengkajian didapatkan data: pasien tampak
sesak, edema seluruh tubuh, Tekanan darah 150/90 mmHg,
frekuensi nadi 100 x/menit, frekuensi nafas 29 x/menit ronchi
pada dua lapang paru, dan urin output 500cc/24 jam.
Apa intervensi yang tepat dilakukan pada pasien tersebut ?
A.Kolaborasi pemberian terapi diuretik
B.Timbang berat badan setiap hari
C.Beri posisi tidur semi fowler
D.Ukur intake output cairan
E.Batasi intake cairan
49
Kasus (vignete)
Seorang laki-laki berusia 34 tahun dilakukan pemasangan kateter
urine (Foley chateter) untuk persiapan operasi pemasangan plate
and screw tibia dextra, data status urinarius tidak ada kelainan.
Setelah pelumasan kateter dengan jelly, kateter dimasukan dengan
mudah dan tanpa hambatan, segera urin terlihat keluar dan
ditampung dalam bengkok/penampung yang telah disiapkan.
Pertanyaan soal
• Apakah tindakan yang harus dilakukan perawat selanjutnya ?
Pilihan jawaban :
A.
B.
C.
D.
E.
Meneruskan pemasukan kateter sampai percabangannya
Memfiksasi kateter dengan penis menghadap keatas
Menggembungkan balon dengan NaCl 0,9 %
Menyambungkan kateter ke kantung urin
Menekan pubis pasien dengan lembut
Lead in (pertanyaan)
• Kata tanya di depan (apakah, manakah,
dll)
• Diakhiri dengan tanda tanya (?)
• Terpisah satu baris dari kasus (vignette)
agar jelas terlihat
Arah pertanyaan
•
•
•
•
•
Prioritas waktu – prosedural
Prioritas diagnosa
Prioritas pilihan tindakan
Prioritas evaluasi
Dll
Contoh Pertanyaan yang
Kurang tepat
• Penyebab klien tidak bisa BAB sejak
masuk kemungkinan disebabkan oleh:
• Apakah penyebab klien tidak bisa BAB?
• Dari kasus diatas terdapat …….. masalah
utama
• Manakah masalah utama pada kasus
diatas?
Tip !
• Vignette / kasus dianggap berfungsi jika
tanpa vignete, pertanyaan tidak berfungsi
dengan jelas
• Pertanyaan baik, terlihat bila peserta
kompeten bisa menebak jawaban tanpa
melihat pilihan jawaban
Controh kasus tidak berfungsi
• Seorang anak usia 13 bulan dengan berat
badan 15 kg masuk rumah sakit untuk
dirawat dengan diagnosa typhoid. Anak
tidak mau makan dan minum. Suhu tubuh
38,8C. Sesuai order dokter, anak tersebut
dipasang infus.
• Bagimanakah cara fiksasi infus yang tepat
untuk anak diatas?
Contoh stem baik
• Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa keruang gawat darurat
karena kecelakaan dengan luka terbuka pada tibia sinistra disertai
perdarahan dan terpasang bidai. Hasil pemeriksaan
tampak
gelisah dan kesakitan, skala 6-7, diaphoresis. Tekanan darah
110/80 mmHg, frekuensi nadi 110 X/menit, frekuensi napas 28
X/meni
Apakah tindakan keperawatan yang tepat harus dilakukan pada kasus
diatas?
a. Nyeri
b. gangguan cairan
c. gangguan mobilisasi fisik
d. gangguan piola napas
e. resiko infeksi
• Seorang laki-laki usia 50 tahun dibawa
keruang gawat darurat karena kecelakaan
dengan luka terbuka pada tibia sinistra
disertai perdarahan hebat dan masih
mengalir dan mengeluh kesakitan. Hasil
Pengkajian menunjukan : Tekanan darah
90/60 mmHg, frekuensi nadi 110 x/menit,
frekuensi napas 28 X/menit.
• Pertanyaan :
• Apakah saudara dapat menebak arah
pernyataan di atas?
Cara menyusun OptiON
• Ingat sesuatu yang SERING tetapi SALAH
• Masuk dalam SATU aspek dari kasus
• Ingat KESEJAJARAN option yang dibuat
– Ada yang terlalu luas, terlalu spesifik?
– Aneh dibanding option lain?
Contoh pilihan kurang baik
a.
b.
c.
d.
End colostomy
Simple colostomy
Double barrel colostomy
Loop colostomy
Simple colostomy tidak ada dalam terminology
Contoh pilihan yang kurang baik
a. Pernah mengalami cedera kepala
b. Adanya luka pada telinga tengah atau
penyakit telinga lainnya.
c. Sering mengalami ISPA
d. Mungkin secara hematogen
e. Benar semua
1. Jawaban b panjang tidak homogen
2. Benar semua, tidak diperkenankan
Penulisan Option
Option yang salah disebut distractor.
Option terdiri dari pilihan yg bersifat homogen spt;
semua diagnosis, tinndakan, penanganan pasien,
dsb).
Option yang masuk akal dan membuat mahasiswa
yang tidak tahu akan memilihnya.
Distraktor memiliki bentuk maupun panjang yang
menyerupai jawaban yang benar
Tidak mengandung kesalahan susunan kalimat dan
sesuai dengan bentuk kalimat pada stem.
Kesalahan option
Hindari kesalahan jenis , “testwiseness” dan
“irrelevant difficulty”.
“Testwiseness”
dapat menjawab
soal bukan karena
penguasaan materi tetapi karena kepintaran
dalam menebak jawaban yang benar.
“irrelevant difficulty”
kesulitan menjawab soal, bukan karena materi
sulit tapi karena struktur soal buruk .
Kesalahan testwiseness:
•
•
•
•
•
Grammatical Cues
Logical Cues
Istilah yang absolut
Jawaban benar yang panjang
Pengulangan kata dari badan soal ke
jawaban
• Konvergensi soal
Grammatical Cues
Contoh soal :
Seorang pria, berusia 60 tahun, dibawa ke bagian gawat
darurat oleh seorang polisi, yang menemukannya dalam
keadaan tergeletak tidak sadarkan diri di sisi jalan. Setelah
memastikan bahwa saluran pernafasan dalam keadaan tidak
tersumbat.
Apakah langkah pertama dalam administrasi intravena?
A. pemeriksaan cairan serebrospinal
B. glukosa dengan vitamin B1 (thiamine)
C. ct scan kepala
D. fenitoin
E. diazepam
Cat: lihat yang berwarna merah. Apakah cocok dg pertanyaan ?
Logical Cues
Contoh
Apakah itu Kejahatan ?
A. terjadi secara merata pada berbagai kelas social
B. lebih sering muncul pada golongan orang miskin
C. lebih sering muncul pada kelompok masyarakat menengah
sampai kaya.
D. pada dasarnya merupakan suatu indikasi psychosexual
maladjustment
E. mencapai keadaan toleransi yang plateau terhadap negara
Cat: A,B,C : orang pintar mungkin akan benar
D & E, orang kurang mampu sering berfikir ini
Istilah yang absolut
Contoh soal :
Apakah defek yang terjadi pada pasien Alzheimer ?
A. dapat diberikan terapi secara adekuat dengan fosfatidilkolin
(lesitin)
B. dapat merupakan sekuel dari parkinsonism dini
C. tidak pernah terjadi pada pasien dengan neurofibrillary tangles
pada otopsi
D.tidak pernah menjadi berat
E.mungkin melibatkan sistem kolinergik
Istilah yang absolut: kata “selalu” atau “tidak pernah” digunakan dalam opsi jawaban
Pada soal di atas, opsi A, B, dan E mengandung makna yang tidak mutlak sebagaimana opsi C dan
D. Mahasiswa yang cerdas akan menyingkirkan jawaban C dan D karena kedua opsi itu terlihat lebih
tidak mungkin sebagai jawaban yang benar karena sifatnya yang cenderung mutlak tersebut. Perlu
dicatat bahwa kesalahan semacam ini tidak akan terjadi apabila kalimat pertanyaan terfokus dan opsi
jawabannya pendek, hal ini muncul ketika kata kerja dimasukan kedalam opsi jawaban dan bukan di
dalam pertanyaan „lead-in“
Jawaban benar yang panjang
Contoh soal :
Secondary gain adalah
A. synonym dengan malingering
B. orang dengan gangguan obsessive-compulsive
C. Komplikasi dari berbagai penyakit dan cenderung untuk
memperlama waktu penyakit
D. timbul pada gangguan otak organic
E. Gangguan psikososial
Jawaban benar yang panjang:
jawaban C lebih panjang dari yang lain.
penyebab terdapat 2 hal :
1. pilihan benar di beri perhatian yang terlalu berlebih
2. Distraktor tidak mendapat perhatian, sehingga pernyataan pendek
Pengulangan kata dari badan soal ke jawaban
Contoh soal:
Seorang pria berusia 58 tahun dengan riwayat
penggunaan alkohol yang berat dan sebelumnya
pernah dirawat karena gangguan psychiatric
mengalami kebingungan dan agitasi. Dia
mengatakan bahwa dunia ini tidak nyata (unreal).
Keadaan ini disebut:
A. depersonalisasi
B. derailment
C. derealisasi
D. focal memory deficit
E. tanda anxietas
Konvergensi soal
Anestesi lokal akan bekerja paling efektif pada kondisi:
A. dalam bentuk anionic, bekerja dari dalam membrane
syaraf
B. dalam bentuk cationic, bekerja dari dalam membrane
syaraf
C. dalam bentuk cationic, bekerja dari luar membrane
syaraf
D. dalam bentuk tidak bermuatan, bekerja dari dalam
membrane syaraf
E. dalam bentuk tidak bermuatan, bekerja dari luar
membrane syaraf
Kesalahan “irrelevant
difficulty”
Kesalahan “irrelevant difficulty”
Pilihan jawaban yang panjang, kompleks, atau
duplikasi
Pilihan yang berupa angka tidak diurut sesuai
dengan besarnya
Pilihan yang mengandung unsur frekuensi suatu
kejadian bersifat multi interpretasi
Pilihan jawaban tidak parallel dan urutan tidak
logis
Penggunaan BSSD (bukan salah satu diatas)
Badan soal terlalu panjang, sulit, dan kompleks
Pilihan jawaban panjang, kompleks, atau
duplikasi
Komite Peer review di HMO bisa menolak keputusan dokter dalam
penanganan kesehatan anggotanya. Berkaitan dengan hal ini dokter
sebelumnya harus telah menerima proses klarifikasi. Proses
kalrifikasi tersebut termasuk apa saja?
A. Peringatan, sebuah forum tertutup, pengadilan, kesempatan untuk
didengar dan ditunjukkan bukti yang memberatkan.
B. Peringatan yang tepat, pengadilan pengambilan keputusan,
kesempatan untuk bertemu di pengadilan dengan saksi yang
memberatkan dan kesempatan untuk menunjukkan bukti yang
meringankannya.
C. Peringatan yang tepat waktu dan dipercaya, pengadilan tertutup untuk
pengambilan keputusan, kesempatan untuk mendengarkan bukti yang
memberatkan dan bertatap muka dengan saksi yang memberatkan
dan kesempatan untuk menunjukkan bukti yang meringankan.
Pilihan jawaban yang panjang, dan kompleks: pada soal di atas dapat
terlihat bahwa pilihan jawaban terlalu panjang sehingga menimbulkan
kesulitan bagi peserta untuk menjawabnya karena hal teknis tersebut.
Pilihan berupa angka tidak diurut sesuai
dengan besarnya
Apabila terjadi infeksi pada rongga pelvis yang
berulang ( kedua kalinya), berapa kemungkinan
seorang wanita mengalami keadaan infertile?
A. kurang dari 20%
B. 20 - 30%
C. Lebih dari 50%
D. 90%
E. 75%
Pilihan mengandung unsur frekuensi suatu kejadian
bersifat multi interpretative
Penderita obesitas berat dewasa muda:
A. biasanya berrespon secara dramatis terhadap regimen
diet
B. sering berkaitan dengan kelainan hormon
C. memiliki kemungkinan 75 % untuk kembali normal secara
spontan
D. mempunyai prognosis yang buruks
E. biasanya berrespon terhadap terapi obat dan psikoterapi
intensif
Pakai kata kata :
tafsir
„biasanya“, „sering“, dll. Multi
Pilihan jawaban tidak paralel dan urutan tidak logis
Pada penilitian terhadap suatu vaksin, 200 anak laki – laki yang
berusia 2 tahun diberikan vaksin terhadap suatu penyakit tertentu
kemudian diikuti selama 5 tahun untuk melihat apakah penyakit
tersebut muncul atau tidak. Dari kelompok ini, 85 % tidak pernah
bersinggungan dengan penyakit ini.
Manakah dari pernyataan di bawah ini yang benar untuk hasil
penelitian tersebut?
a.
b.
c.
d.
Tidak ada kesimpulan yang dapat diambil karena follow – up
dilakukan terhadap anak – anak yang tidak divaksinasi
Jumlah kasus yang diteliti (30 kasus selama 5 tahun) terlalu
sedikit untuk menghasilkan kesimpulan yang secara statistic
Tidak ada kesimpulan yang dapat diambil karena percobaan
hanya melibatkan anak laki – laki
Vaccine efficacy (%) dihitung dengan 85-15/100
Penggunaan BSSD (bukan salah satu
di atas) pada pilihan jawaban
• Kota apa yang terdekat dengan kota
New York?
a.
b.
c.
d.
e.
Boston
Chicago
Dallas
Los Angeles
bukan salah satu di atas
Cermati dan komentari!
Kasus (vignette) Case Based 1
• seoarang perempuan uberusia 70 tahun masuk RS karena
mempunyai tanda-tanda gagal ginjal akut. Saat ini dia dalam
keadaan fase oligouri dan mengeluh mual (nausea) dan pusing.
Pertanyaan soal
• Hasil pemeriksaan urine gravitas rendah dan data lab
memperlihatkan hiponatremia dan hiperkalemia. Apa pengkajian
yang dilakukan ners
Pilihan jawaban
• a. mendengarkan bunyi paru-paru*
• b. memperhatikan tanda-tanda hipokalemia
• c. mengobservasi hipotensi postural
• d. mengkaji kekurangan volume cairan
Cermati dan komentari!
• Seorang perawat komunitas bekerja pada daerah pinggiran kota
Jakarta. Selama ini anak-anak balitanya terbiasa melakukan
aktivitas di gang perkampungan dan pinggiran sungai, tanpa alas
kaki. Berdasarkan pengamatan tampak anak balita bermain tanpa
alas kaki dan kuku tangan kotor dan panjang.
• Apa tindakan yang harus dilakukan perawat untuk
menyelesaikan permasalahan di atas?
a. Advokasi pentingnya sistem rujukan
b. Surveilans epidemiologi
c. Penyuluhan hygiene dan sanitasi
d. Pengobatan diare secara massal
e. Pemberdayaan kader kesehatan
Cermati dan komentari!
•
•
Seorang pasien dirawat di Ruang ICU setelah
dilakukan laparatomi. Pasien kemudian dilakukan
pemasangan cateter vena central, perawat
kemudian melakukan pengukuran tekanan vena
sentral didapatkan nilai 15 cm H2O. Saat ini pasien
terpasang Infus RL 20 tts/mnt.
Apa tindakan yang anda lakukan sehubungan kasus
tersebut ?
A. Memasang infus tambahan
B. Memonitor turgor kulit
C. Melakukan auskultasi suara jantung
D. Mengusulkan pemasangan NGT
E. Memantau balance cairan secara ketat
Merubah Soal ingatan
agar lebih baik (contoh)
• Apakah efek samping dari obat Capoten
(captopril) yang harus diwaspadai?
Bisa dirubah menjadi:
• Klien dengan hipertensi diberikan dosis
awal Capoten 12,5mg. Apakah data
penting yang harus diwapadai dari terapi
tersebut?
Refleksi
• Berdasarkan diskusi sebelumnya, apakah
yang bapak /ibu pikirkan dan rasakan?
• Apa yang bapak/ibu inginkan ?
Terima kasih