Pengelolaan Obat Puskesmas

Download Report

Transcript Pengelolaan Obat Puskesmas

Pengelolaan Obat Puskesmas

Pengelolaan Obat Puskesmas

Latar Belakang

• KONAS menjamin tersedianya obat dgn mutu yang terjamin dan tersebar secara merata dan teratur, sehingga mudah diperoleh pd tempat dan waktu yang tepat.

• DOEN Efisiensi dana dan penggunaan obat rasional • Tujuan Pengelolaan Obat di Puskesmas Meningkatkan mutu pelayanan obat kepada masyarakat Pengelolaan Obat Puskesmas

Penyimpanan

Pengelolaan Obat

Dinkes Kab/Kota Permintaan/Penerimaan LPLPO Puskesmas Capor Yan dan Gun Pendistribusian Pengelolaan Obat Puskesmas

Penerimaan Obat

• Mengajukan Permintaan Sisa Stok, Pemakaian rata2 perbulan, waktu kosong obat dan waktu tunggu.

• Memantau Permintaan • Menerima Obat Jenis dan jumlah obat sesuai dgn dokumen Keadaan obat Masa Kadaluarsa • Permintaan Optimum = Stok kerja + Waktu kosong obat + stok penyangga + waktu tunggu – Sisa stok Pengelolaan Obat Puskesmas

Penyimpanan

• Tempat dan fasilitas penyimpanan memenuhi persyaratan >>>> ventilasi, rak, cahaya, kunci pengaman • Pencatatan (Kartu Stok) • Penyimpanan berdasarkan bentuk sediaan dan disusun secara alfabetis • Penyimpanan khusus : Narkotika dan vaksin • FIFO dan FEFO Pengelolaan Obat Puskesmas

Beberapa hal yang perlu diperhatikan pd penyimpanan obat

Kelembaban Sinar matahari

Udara lembab dpt menimbulkan kerusakan pd tablet, kapsul, oralit Sinar Matahari langsung dpt merusak injeksi Suhu (Panas) Suhu yg terlalu tinggi kerusakan: salep, suppositoria

Kerusakan Fisik

Disebabkan menumpuk terlalu tinggi Dus berdempetan dgn benda tajam

Kontaminasi bakteri Pengotoran

Wadah obat yg rusak atau terbuka akan mudah tercemar oleh bakteri Ruang yg kotor dpt menyebabkan adanya insek/roden.

Pengamatan mutu obat dilakukan secara organoleptis

Bau Warna Pecah Kering Meleleh Terjadi perubahan bau spt pd tab asetosal (Krn panas) Perubahan Warna menjadi kecoklatan contoh : Vit C (krn SM) Tablet menjadi mudah pecah contoh : Tablet Etambutol (krn Lembab) Volume cairan berkurang contoh : alkohol (krn penguapan) Perubahan konstituen menjadi leleh contoh : Salep, Supp (krn suhu panas) Pengelolaan Obat Puskesmas

Jenis kerusakan pd sediaan obat Tablet Tablet Salut Kapsul Salep Perubahan warna, bau, rasa, bintik, pecah, retak, benda asing, wadah rusak Salutnya pecah, basah, lengket satu sama lain, wadah rusak Kapsul terbuka, lengket satu sama lain, wadah rusak Warna berubah, berbintik-bintik, wadah rusak Cairan Injeksi Warna berubah, endapan/keruh, perubahan kekentalan, wadah rusak Warna berubah, endapan/keruh, benda asing kekentalan, wadah rusak Pengelolaan Obat Puskesmas

Pendistribusian

Sasaran

• Sub Unit di lingkungan Pusk : kamar obat, kamar periksa • Pustu • Pusling • Posyandu, Polindes dsb

Kegiatan

- Menentukan sistem distribusi - Menentukan Frekwensi - Menentukan Jumlah Obat yg diserahkan - Melaksanakan penyerahan obat

Alat Bantu

- LPLPO Sub Unit - Buku Pengeluaran Obat Pengelolaan Obat Puskesmas

Pelayanan dan Penggunaan

Kegiatan • Pemahaman isi resep • Menyiapkan obat • Formulasi ( menyediakan obat, Puyer, syrup kering) • Pengemasan dan pemberian etiket • Penyerahan obat • Pemberian Informasi Pengelolaan Obat Puskesmas

Penggunaan Obat

Hal-hal yang perlu mendapat perhatian • Diagnosa yang tepat • Peresepan yang rasional, efektif, aman dan ekonomis • Pelayanan yang baik • Kemasan dan etiket yang benar dan baik • Penggunaan obat oleh pasien, disertai dgn pemberian informasi Pengelolaan Obat Puskesmas

Pencatatan dan Pelaporan

Tujuan :

Tersedia informasi untuk pengendalian persediaan, perencanaan, pengadaan, perencanaaan distribusi baik di Puskesmas maupun Tingkat Kabupaten/Kota Kegiatan :

Sarana

Puskesmas melakukan kompilasi data obat dan kunjungan Resep : kartu Stok, LPLPO, LPLPO Sub Unit

Periode

: antara tgl 1-10 bulan berikutnya

Cakupan laporan

Kasus : Pola Konsumsi, keadaan Stok, Kunjungan Pengelolaan Obat Puskesmas